The Chance – Part 7

Author

Choineke

Title

The Chance

Cast

Β Choi Siwon, Choi Yongri (OC)

Other cast

Lee Donghae, Choi Siyong (OC), Lee Hara (OC), Lee Hanna–Siwon’s Grandmother (OC), and others

Genre

Romance

Length

Chapter

Rating

PG-15

——

–Give me one more chance to be with you again–

——

Author POV

Yongri mengepalkan kedua tangannya. Merasa panik dan juga takut dengan pertanyaan yang begitu tiba-tiba dari Siwon. Kenapa Siwon bertanya tentang ayah Siyong? Bukankah selama ini Siwon mengira jika Siyong adalah anak Donghae?

Dan kenapa tatapan Siwon terlihat marah saat ini? Yongri meneguk ludah dengan susah payah. Jangan katakan jika Siwon tahu bahwa Siyong adalah anaknya. Tidak. Siwon tidak akan mengetahuinya. Yongri sangat yakin.

“S–siyong anak Donghae.” Suara Yongri terdengar tidak yakin.

“Jangan berbohong!” Bantah Siwon langsung hampir membentak.

Membuat Yongri terkesiap. Ia merasa telapak tangannya basah oleh keringat. Ia benar-benar tidak siap dengan pertanyaan tiba-tiba seperti ini.

“A–apa maksud–“

“Kau tahu apa yang aku temukan saat menjemput Siyong di tempat bermainnya?” Tanya Siwon. Tentu saja Yongri tidak mengetahuinya, karena itu dia menggeleng.

“Siyong sedang menangis.” Siwon menjawab pertanyaannya sendiri.

Mata Yongri melebar saat mendengar jawaban Siwon. Siyong menangis? Kenapa? Selama ini Yongri tidak pernah menjemput Siyong dalam keadaan menangis.

“Kenapa Siyong menangis?” Tanya Yongri pelan.

“Teman-temannya mengejeknya.” Jawab Siwon.

Yongri terdiam. Ia benar-benar tidak mengetahuinya. Selama ini Siyong tidak pernah mengatakan apapun. Dan guru di sana juga tidak mengatakan apapun padanya.

“Dan kau tahu apa yang mereka ejekkan padanya?” Siwon kembali bertanya.

Kali ini Yongri tidak mengangguk maupun menggeleng. Ia sibuk memikirkan fakta yang tidak diketahuinya selama ini.

“Mereka mengejeknya karena dia tidak memiliki ayah!” Ucap Siwon dengan geram.

Wajah Yongri memucat saat mendengar ucapan Siwon. Matanya tampak mengabur saat melihat Siwon. Tidak. Siwon pasti bercanda. Siwon pasti tidak bersungguh-sungguh dengan ucapannya.

“Karena itu jangan berbohong dengan mengatakan jika dia adalah anak Lee Donghae!” Bentak Siwon.

Siwon menambah langkahnya dan mencengkram kedua lengan Yongri. Membuat Yongri yang sempat kehilangan fokus, menjadi tersadar.

“Katakan padaku siapa ayahnya. Siapa ayah Siyong, Choi Yongri?!” Tanya Siwon.

Siwon tahu bahwa ia tidak seharusnya semarah ini. Tetapi Siwon tidak bisa mengendalikan dirinya sendiri. Ia merasa sangat marah saat melihat Siyong menangis. Ia marah melihat anak-anak itu mengejeknya. Dan Siwon marah karena apa yang dipikirkannya selama ini salah.

“Apakah kau berhubungan dengan pria lain sebelum berkencan dengan Donghae?” Tuduh Siwon membuat mata Yongri yang berkaca-kaca menjadi melebar.

Airmata tampak mengalir diwajah Yongri. Ia merasa sakit hati mendengar tuduhan dari Siwon. Tetapi Yongri tidak bisa mencegah Siwon mengatakan itu, karena Yongri yang memilih untuk menutupi semuanya.

“S–siyong anakku.” Ucap Yongri sembari mendorong Siwon agar melepaskannya.

“Aku tahu, sialan!” Umpat Siwon sembari menyugar rambutnya.

“Aku tahu dia adalah anakmu! Pertanyaanku adalah siapa ayahnya!! Apa kau tidak mengerti itu?!” Siwon terlihat benar-benar marah.

“Dia anakku! Aku ibu dan ayahnya!” Yongri juga tampak marah.

“Dia tidak membutuhkan seorang ayah. Tidak, dia akan mendapatkan seorang ayah setelah aku menikah dengan Donghae. Lalu, kau!” Yongri menunjuk dada Siwon.

“Kau tidak perlu ikut campur, Choi Siwon-ssi!”

Siwon terdiam. Ia tidak menyangka jika Yongri bersungguh-sungguh akan membuat Donghae menjadi ayah dari Siyong. Dan kenapa Siwon merasa tidak rela? Kenapa Siwon ingin dirinyalah yang menjadi ayah anak itu?

“Siapapun ayahnya, kau tidak perlu ikut campur. Kau tidak ada hubungannya denganku ataupun Siyong. Kau hanya orang asing untuk kami!” Bentak Yongri.

“Orang asing?” Ucap Siwon tidak percaya.

“Bagaimana bisa aku menjadi orang asing?” Tanya Siwon dengan terluka.

“Hubungan kita sudah lama berakhir. Hanya karena kita kembali bertemu dan terus bertemu, bukan berarti kita menjadi sebuah hubungan lagi.” Jawab Yongri.

“Karena itu berhentilah ikut campur. Siapapun ayah Siyong, tidak ada hubungannya denganmu.”

“Aku menyayanginya!” Sergah Siwon.

“Kenapa kau menyayangi anakku?!” Tanya Yongri membuat Siwon terdiam.

“Anakku tidak kekurangan kasih sayang, jika itu yang kau takutkan. Dia akan mendapatkan kasih sayang dariku sebagai ibunya. Dan dia akan mendapatkan kasih sayang dari Donghae sebagai ayahnya.” Jelas Yongri.

“Dan sekarang, pergilah!” Usir Yongri.

“Ahjussi! Ayo, kita pergi makan eskrim!” Siyong tiba-tiba datang sembari memeluk paha Siwon.

Siwon dan Yongri sama-sama terkejut dengan kehadiran bocah itu. Siwon menunduk untuk menatap Siyong, sedangkan Yongri menyeka airmata diwajahnya. Siyong tidak boleh melihatnya menangis.

“Ayo, ahjussi!” Ajak Siyong dengan manja.

Siwon baru saja hendak menggendong Siyong, tetapi Yongri lebih dulu menariknya menjauh dari pria itu.

“Eomma..” Gumam Siyong. Nampak terkejut dengan gerakan tiba-tiba dari ibunya.

“Masuk ke dalam, Siyong-ah.” Suruh Yongri.

“Aku ingin makan eskrim bersama ahjussi, eomma.” Rajuk Siyong.

“Eomma akan mengajakmu makan eskrim, sekarang masuk ke dalam!”

“Tidak. Aku tidak mau makan eskrim bersama eomma. Aku ingin makan eskrim bersama Siwon ahjussi!” Bantah Siyong. Ia hendak mendekati Siwon, tetapi Yongri menahannya.

“Eomma!”

“Jangan melawan, Choi Siyong! Cepat masuk!” Bentak Yongri.

“Choi Yongri!” Siwon balas membentak saat mendengar wanita itu membentak anaknya.

“Jangan ikut campur. Ini urusanku dan anakku.” Ujar Yongri.

“Cepat masuk, Siyong-ah. Kau tidak akan kemana-mana bersama Siwon ahjussi.”

“Kenapa? Kenapa aku tidak bisa pergi bersama ahjussi tampan?!” Rengek Siyong.

“Ahjussi tampan?” Ucap Yongri dengan mata melebar.

Siyong seolah tersadar bahwa dia menyebutkan sesuatu yang seharusnya disembunyikan. Bocah itu langsung menutup mulutnya dan menatap Yongri dengan takut.

Siwon menyadari ketakutan yang dirasakan Siyong. Ia harus memikirkan cara untuk membela bocah itu. Tetapi saat ini Siwon tidak bisa memikirkan apapun.

“Apakah Siwon adalah ahjussi tampan yang selalu kau bicarakan itu?” Tanya Yongri pada Siyong. Siyong menundukkan kepalanya.

“Choi Siyong, jawab eomma!”

“Yongri–“

“Kau mendekati anakku selama ini tanpa sepengetahuanku?!” Tuduh Yongri sembari mengacungkan jari telunjuknya pada Siwon.

“Ahjussi tampan orang yang baik, eomma.” Lirih Siyong.

“Kau berbohong pada eomma?” Ucap Yongri. Siyong menatap Yongri dengan pandangan menyesal.

“Maafkan aku, eomma.” Sesalnya.

“Masuk!” Perintah Yongri sembari menunjuk ke dalam.

“Tapi aku ingin–” ucapan Siyong terhenti saat melihat Yongri menatapnya tajam.

Siyong menatap Yongri dengan mata yang berkaca-kaca. Kemudian ia menatap Siwon untuk meminta bantuan pria itu.

“Masuklah, Siyong-ah. Kita akan makan eskrim nanti, ya?” Bujuk Siwon.

Siwon hanya tidak ingin bocah itu dimarahi oleh Yongri. Karena itu Siwon akan mengalah dan tidak memaksa Yongri untuk mengajak Siyong pergi untuk saat ini.

Dengan langkah gontai akhirnya Siyong menuruti perintah Yongri. Siwon menatap punggung mungil itu hingga akhirnya menghilang dari pandangannya.

“Kau tidak perlu memarahinya.”

“Sekarang pergilah! Dan jangan harap untuk bisa bertemu dengan anakku lagi!”

“Kenapa kau menjauhkanku darinya? Apa salah jika aku bertanya tentang ayahnya? Apa itu sangat mengganggumu?!” Tanya Siwon tidak habis pikir.

Yongri mengalihkan pandangannya dari Siwon. Tidak berniat untuk menjawab pertanyaan dari pria itu.

“Apa Siyong anakku?” Tanya Siwon tanpa sadar.

Membuat tubuh Yongri kembali menegang dengan jantung yang berdetak dengan keras. Ia kembali mengepalkan kedua tangannya untuk menghalau tubuhnya yang mungkin bergetar.

Siwon tidak tahu kenapa ia bertanya seperti itu. Tiba-tiba saja pemikiran itu terlintas dikepalanya. Yongri tidak harus menjauhkan Siyong darinya jika ia tidak memiliki hubungan apapun dengan Siyong.

“Siyong anakku.” Ucap Donghae tiba-tiba.

Yongri merasa sangat bersyukur saat melihat kehadiran Donghae. Walaupun ia masih kesal dengan sikap pria itu terakhir kali mereka bertemu, setidaknya saat ini Donghae bisa membantunya untuk mengusir Siwon pergi.

“Dia bukan anakmu.” Bantah Siwon sembari menatap Donghae tajam.

“Dia akan jadi anakku. Siapapun ayah Siyong, pada akhirnya dia akan jadi anakku.” Ujar Donghae.

“Apa kau sudah puas? Bisakah kau pergi dari sini? Aku pikir akhir-akhir ini kau terlalu sering menghabiskan waktu dengan calon istri dan anakku. Sekedar pengingat untukmu jika kami akan menikah. Dan jangan lupa jika kau sudah bertunangan.” Kata Donghae dengan santai.

Siwon tampak mengepalkan kedua tangannya. Merasa marah karena ia tidak bisa mengatakan apa-apa untuk membalas ucapan Donghae. Dan juga Siwon merasa bahwa ia tidak memiliki hak apapun untuk bertahan di sana.

“Aku katakan ini kepadamu sebagai mantan suamimu, Choi Yongri.” Ucap Siwon sembari menatap Yongri. Mengabaikan kehadiran Donghae.

“Kau terlalu egois untuk seorang ibu. Kau mementingkan perasaanmu sendiri dan mengabaikan putrimu. Kau tidak pantas untuk menjadi ibu Siyong.” Tukas Siwon sebelum akhirnya meninggalkan butik Yongri.

Sepeninggalan Siwon, tubuh Yongri merosot dan ia menangis dengan kencang. Donghae segera memeluknya untuk menenangkan wanita itu. Pria itu mendengar semua pembicaraan Siwon dan Yongri tadi. Cukup terkejut karena Siwon sudah mengetahui jika Siyong bukanlah anaknya.

“Dia benar, Donghae-ya. Aku memang egois. Aku ibu yang egois.” Isak Yongri.

“Tenanglah, Yongri-ya.” Bisik Donghae.

“Seharusnya aku mengatakan pada Siwon jika dia adalah ayah Siyong. Tetapi aku takut. Aku takut Siwon akan mengambil Siyong dariku.”

“Aku tahu. Tenanglah. Siyong bersama kita. Sampai kapanpun Siyong akan tetap bersama kita.” Janji Donghae sembari mencium puncak kepala Yongri.

——

Siwon melempar jas yang telah di bukanya ke dalam mobil. Ia memukul stir mobil dengan keras untuk melampiaskan kemarahannya. Ia marah saat melihat Donghae yang tiba-tiba datang dan menghancurkan segalanya.

Siwon benci melihat Donghae yang bersikap pahlawan untuk melindungi Yongri dan Siyong. Ia membenci fakta bahwa Donghae adalah pria yang dekat dengan ibu dan anak itu.

“Sialan!” Umpatnya.

Siwon menyandarkan punggungnya dan memejamkan matanya. Ia memaksa otaknya untuk berpikir saat ini. Bisa dipastikan jika setelah ini ia tidak akan pernah bisa bertemu Siyong lagi. Dan tentu saja Siwon tidak akan membiarkan hal itu.

Siwon memikirkan alasan dibalik kemarahan Yongri. Kenapa Yongri harus marah hanya karena Siwon bertanya tentang ayah Siyong? Kenapa Yongri harus merahasiakannya?

Tubuh Siwon tampak menegang. Apa mungkin Yongri diperkosa hingga hamil? Siwon menggeleng keras. Tidak. Tidak mungkin. Membayangkannya saja membuat Siwon ngeri.

Lalu siapa ayah Siyong?

Siwon kembali memikirkan kemungkinan jika dia adalah ayah Siyong? Mungkinkah? Jika memang Yongri hamil anaknya, kenapa Siwon tidak mengetahui apapun?

“Yongri meninggalkanku enam tahun yang lalu.” Gumam Siwon.

Apakah Siwon pernah bertanya tentang usia Siyong? Siwon memejamkan matanya dan mencoba mengingat-ingat. Ia merasa putus asa dengan otaknya yang terlalu lambat berpikir akhir-akhir ini.

Jadi, berapa usiamu?

Kata eomma sebentar lagi usiaku enam tahun.

Mata Siwon terbuka dengan lebar. Usia Siyong sebentar lagi enam tahun. Sama dengan waktu semenjak Yongri meninggalkannya. Apakah itu berarti jika…? Kenapa Siwon tidak menyadarinya dari awal? Seharusnya ia tahu jika Siyong bukan anak Donghae.

Yongri dan Donghae berkencan selama lima tahun. Sedangkan usia Siyong jauh di atas itu. Yang berarti jika Siyong telah ada saat mereka berkencan.

“Sial!”

Jantung Siwon berdetak dengan sangat cepat. Ia menyugar rambutnya dengan frustasi. Kenapa ia terlambat menyadarinya? Kenapa selama ini ia seolah menutup mata karena kebenciannya pada Yongri?

Mungkinkah Yongri sedang hamil saat meninggalkannya? Jika benar seperti itu, kenapa Yongri pergi? Kenapa Yongri tidak mengatakan apapun?

Siwon merasa ingin menangis memikirkan semua kemungkinan tentang dirinya adalah ayah Siyong. Dan sekarang yang harus Siwon lakukan adalah mencari bukti jika Siyong memang anaknya.

Jika Siwon dapat membuktikan semuanya, ia akan meminta penjesalan pada Yongri. Kenapa wanita itu menyembunyikan keberadaan Siyong darinya. Siwon akan menuntut haknya kepada Yongri, bagaimana pun caranya.

——

“Siyong-ah..” Panggil Yongri untuk kesekian kalinya.

Siyong marah padanya dan tidak ingin berbicara padanya. Bocah itu terus duduk dengan memunggunginya. Walaupun Yongri merasa lega karena Siyong tidak menangis. Ia takut putrinya itu sakit jika terlalu banyak menangis.

Kehadiran Donghae di sana pun tampak tidak meredakan kemarahan Siyong. Sepertinya yang dibutuhkan Siyong saat ini hanyalah Siwon. Tetapi Yongri tidak bisa menghadirkan Siwon untuk meredakan kemarahan bocah itu.

“Kau benar-benar tidak ingin bicara dengan eomma?” Tanya Yongri.

Siyong masih betah dengan kebisuannya. Membuat Yongri merasa putus asa. Kemarahan Siyong memang selalu dihindari oleh Yongri. Tetapi tadi Yongri tidak bisa memikirkan apapun di saat dirinya sedang panik.

“Eomma minta maaf, Siyong-ah.” Ucap Yongri.

“Aku tidak mau bicara dengan eomma!” Rajuk Siyong.

“Princess..” Donghae berlutut di hadapan Siyong.

“Kau tidak boleh seperti itu pada ibumu, sayang.” Ujar Donghae mencoba menasehati.

“Aku membenci eomma!” Tukas Siyong.

Yongri merasa sedih saat mendengarnya.

“Hei, ibumu akan sedih jika kau membencinya.” Kata Donghae.

“Eomma juga membuatku sedih karena tidak memperbolehkanku makan eskrim dengan ahjussi tampan!” Balas Siyong.

“Ahjussi tampan?

“Siwon ahjussi. Aku ingin makan eskrim dengannya. Tetapi eomma melarangku!” Jelas Siyong.

Yongri menyadari perubahan raut wajah Donghae saat mendengar nama Siwon dari mulut Siyong. Tetapi Yongri tahu jika Donghae mencoba menyembunyikannya.

“Apa sekarang aku kalah tampan dengan Siwon ahjussi?” Tanya Donghae berpura-pura merajuk.

“Kau nomor dua, ahjussi. Siwon ahjussi adalah ahjussi tertampan nomor satu.” Jawab Siyong dengan polos.

“Wah, aku terluka.” Donghae bermaksud bercanda. Walaupun sejujurnya ia benar-benar merasa terluka.

Tetapi nampaknya Siyong tidak terpengaruh dengan candaan Donghae. Bocah itu masih menekuk wajahnya dan cemberut.

Donghae berdeham pelan dan menggenggam kedua tangan mungil Siyong.

“Kau ingin makan eskrim?” Tanya Donghae. Siyong mengangguk.

“Bagaimana jika kita pergi makan eskrim bersama? Kau, ahjussi dan eomma?”

“Aku tidak mau pergi bersama eomma!” Tolak Siyong.

Donghae melirik Yongri yang tampak bersedih. Sepertinya Siyong tidak main-main dengan kemarahannya.

“Kau ingin meninggalkan ibumu sendiri?”

Siyong mengangguk.

“Baiklah, kita pergi berdua saja. Bagaimana?” Tanya Donghae.

Siyong tidak langsung menjawab dan tampak berpikir terlebih dahulu. Ia ingin pergi bersama Siwon. Tetapi keinginannya untuk makan eskrim lebih besar. Biar bagaimanapun dia hanya seorang anak-anak.

“Aku mau.” Jawab Siyong.

Donghae tersenyum dan mencubit pelan hidungnya. Kemudian Donghae menggendongnya membuat Yongri ikut berdiri. Siyong masih menolak untuk menatap Yongri. Ia melingkarkan tangannya di leher Donghae dan membuang wajahnya.

“Aku akan membujuknya.” Bisik Donghae pada Yongri.

“Jaga dia, Donghae-ya.” Pinta Yongri.

“Tentu saja. Jangan khawatir.” Kata Donghae dan kemudian pergi meninggalkan Yongri sendiri.

Yongri menghela nafas dan kembali duduk. Hampir saja semuanya terbongkar. Hampir saja ia kehilangan Siyong. Yongri benar-benar tidak bisa membayangkan dirinya kehilangan Siyong. Yongri lebih baik mati jika harus berpisah dari putrinya.

Yongri merasa bersalah pada Siwon. Tetapi ia tidak memiliki pilihan lain. Ia memang egois, tetapi karena Yongri menyayangi Siyong. Siwon baik-baik saja tanpa Siyong. Tetapi Yongri tidak akan baik-baik saja tanpa Siyong. Karena itulah Yongri melakukan semua ini.

“Maafkan aku, Siwon-ah.” Lirihnya.

——

Donghae menatap Siyong yang sedang menyantap eskrimnya dengan lahap. Sesekali Donghae menyeka sudut bibir Siyong yang tampak kotor oleh eskrim.

Alasan utama Donghae tidak bisa meninggalkan Yongri adalah karena ia sangat mencintai wanita itu. Alasan lainnya adalah karena dia sangat menyayangi Siyong. Ia benar-benar menyayangi Siyong layaknya putrinya sendiri. Ia tidak bisa kehilangan Yongri dan juga Siyong.

Donghae tidak bisa merelakan mereka berdua untuk Siwon. Walaupun Siwon memang lebih berhak daripada dirinya. Namun tetap saja dialah yang menjaga keduanya selama ini. Bagaimana bisa ia melepaskan Yongri dan Siyong begitu saja?

“Kenapa ahjussi terus melihatku?” Tanya Siyong.

“Karena kau cantik.” Jawab Donghae dengan tersenyum.

Siyong mengangguk seolah menyetujui jika dirinya memang cantik. Dan Donghae tertawa tanpa suara melihatnya.

“Apa kau masih marah pada ibumu?” Tanya Donghae kemudian.

Siyong menghentikan lidahnya menjilat eskrim. Ia menatap eskrimnya dengan pandangan menerawang.

“Aku tidak suka eomma melarangku pergi bersama ahjussi tampan.” Keluh Siyong.

“Kenapa?”

“Karena aku menyayangi ahjussi tampan.”

Donghae merasa iri saat medengar ucapan Siyong. Ia tahu bahwa Siyong juga menyayanginya. Hanya saja selama ini Siyong hanya menyayangi dirinya seorang, selain Yongri. Namun sekarang perlahan-lahan posisinya seakan bergeser dan digantikan oleh Siwon.

“Apa ahjussi tampan bersikap baik padamu?” Tanya Donghae. Siyong mengangguk semangat. Matanya tampak berbinar saat membicarakan tentang Siwon.

“Siapa yang lebih baik? Aku atau ahjussi tampan?”

“Kalian sama-sama baik. Aku tidak bisa memilih.” Ucap Siyong.

Donghae tersenyum. Setidaknya itu lebih baik daripada Siyong memilih Siwon.

“Siyong-ah..” Panggil Donghae.

“Ya, ahjussi?” Sahut Siyong tanpa menatap Donghae.

“Kau ingin memiliki ayah, kan?” Tanya Donghae. Siyong menatap Donghae dengan mata bulatnya. Kemudian mengangguk.

“Kau boleh memanggilku appa, jika kau mau.” Kata Donghae membuat mata bulat Siyong melebar.

“Biar bagaimanapun sebentar lagi aku akan menjadi ayahmu. Kau bisa memanggilku appa dari sekarang.”

“Benarkah?” Siyong tampak senang.

“Tentu saja.” Sahut Donghae.

“Donghae appa..” Ucap Siyong.

Donghae tidak bisa menutupi rasa hangat yang menjalari hatinya saat mendengar Siyong memanggilnya appa. Ia tidak tahu bahwa rasanya akan sebahagia ini. Donghae pikir bahwa semuanya sama saja seperti saat bocah itu memanggilnya ahjussi.

“Bisa kau ulangi lagi?” Pinta Donghae.

“Appa..” Ucap Siyong.

Donghae tersenyum dengan lebar. Ia menghampiri Siyong dan memeluk bocah itu dengan erat. Mengabaikan eskrim di tangan Siyong yang bisa saja menetes ke pakaiannya.

“Appa menyayangimu, sayang.” Bisik Donghae.

“Aku juga menyayangimu, appa.” Balas Siyong.

——

Keesokan harinya, Siwon kembali datang ke tempat bermain Siyong. Ia akan menjemput bocah itu. Dan kali ini tanpa seizin Yongri. Karena Siwon yakin jika ia meminta izin pada wanita itu, Yongri tidak akan mengizinkannya.

Karena itulah Siwon memilih untuk langsung datang tanpa meminta izin. Lagipula kedatangan Siwon bukan hanya untuk menjemput Siyong. Ia harus membawa Siyong ke suatu tempat.

Siwon keluar dari mobilnya. Berlari kecil memasuki tempat bermain Siyong. Ia langsung menemukan bocah itu. Beruntung hari ini Siyong tidak dalam keadaan menangis seperti kemarin.

“Siyong-ah.” Panggil Siwon. Siyong menoleh dan tampak terkejut dengan kehadiran Siwon.

“Oh? Ahjussi!” Pekiknya senang. Ia berlari untuk menghampiri Siwon.

Siwon ikut berlari dan menangkap bocah itu ke dalam pelukannya. Telinganya menangkap tawa riang Siyong. Dan Siwon merasa semua beban pikirannya hilang entah kemana. Ia tidak menyangka jika kehadiran Siyong begitu penting untuknya.

“Aku merindukanmu.” Ucap Siwon.

“Aku juga merindukanmu, ahjussi.” Balas Siyong.

Siwon melepaskan pelukannya dan mengusap pipi Siyong. Ia memberikan kecupan pelan pada pipi tembam bocah itu.

“Apa kau sedang menunggu ibumu?” Tanya Siwon. Siyong mengangguk.

“Ahjussi sudah meminta izin pada ibumu untuk menjemputmu.” Kata Siwon berdusta.

“Benarkah? Eomma mengizinkannya?” Siyong tampak tidak percaya.

“Tentu saja ibumu mengizinkannya.” Sahut Siwon.

Siwon yakin jika Yongri sampai disini nanti, wanita itu akan panik karena Siyong tidak ada. Tetapi Siwon tidak memiliki pilihan. Semua ini karena Yongri yang tidak mengizinkannya untuk bersama Siyong.

“Ahjussi ingin mengajakmu pergi.” Kata Siwon.

“Kemana?” Tanya Siyong.

“Rahasia.” Jawab Siwon. Siyong mengerucutkan bibirnya.

“Ayo!” Ajak Siwon sembari menggendong bocah itu.

Siwon memasukkan Siyong ke dalam mobilnya. Setelah ia menyusul, Siwon segera menjalankan mobilnya. Ia takut Yongri melihatnya di sana. Siwon benar-benar tidak berniat untuk menculik Siyong. Ia akan mengembalikan anak itu setelah urusannya selesai.

Mereka mengobrol ringan selama di dalam perjalanan. Seperti biasa Siyong selalu mampu membuat Siwon tertawa dengan semua kepolosannya. Bocah itu juga beberapa kali tertawa mendengar lelucon yang diberikan Siwon padanya.

Tawa riang Siyong mendamaikan hati Siwon. Ia benar-benar senang mendengar tawa anak itu. Siwon pernah memimpikan untuk memiliki anak saat masih bersama Yongri. Tetapi setelah Yongri meninggalkannya, semua mimpi itu sirna.

Karena itu Siwon tidak menyangka jika ia akan berhubungan dengan seorang anak kecil di saat ia tidak lagi menginginkan seorang anak. Walaupun begitu, Siwon tidak menyesal karena telah mengenal Siyong di dalam hidupnya.

“Kita sudah sampai.” Kata Siwon beberapa saat kemudian setelah memarkirkan mobilnya.

Siwon keluar dari mobil dan kemudian kembali membawa Siyong ke dalam gendongannya. Seperti biasa, Siyong akan melingkarkan kedua tangannya pada leher Siwon.

“Dimana ini, ahjussi?” Tanya Siyong.

“Rumah sakit.” Jawab Siwon.

“Untuk apa kita ke rumah sakit? Apa ahjussi sakit?” Siwon mendengar nada khawatir dalam pertanyaan Siyong.

“Aku baik-baik saja.” Kata Siwon.

“Lalu, untuk apa kita ke sini?” Tanya Siyong lagi.

“Aku membutuhkan bantuanmu. Kau mau membantuku, kan?”

Walaupun merasa bingung, Siyong akhirnya menganggukkan kepalanya.

Siwon berniat untuk melakukan tes DNA antara dirinya dan Siyong. Ia ingin mencari tahu apakah Siyong anaknya atau bukan. Sikap Yongri yang ingin menjauhkan mereka membuat Siwon sangat curiga.

Walaupun seandainya Siyong bukan anaknya, Siwon tidak akan memperdulikan itu. Ia akan tetap menyayangi bocah itu seperti anaknya sendiri. Dan ia akan mencari cara untuk membuat Yongri mengizinkannya bertemu Siyong.

Dan jika Siyong terbukti adalah anaknya, Siwon akan meminta penjelasan pada Yongri kenapa ia menutupinya pada pria itu selama ini. Ia akan meminta haknya sebagai ayah Siyong. Dan ia tidak akan mengizinkan Donghae menjadi ayah dari putrinya.

“Tunggu disini sebentar.” Kata Siwon.

Siwon kemudian mengisi formulir dan melengkapi syarat-syarat yang harus dipenuhinya untuk melakukan tes DNA. Ia merasa sangat gugup, tetapi Siwon berusaha untuk menyembunyikannya.

Siwon kembali menggendong Siyong dan mengikuti seorang perawat yang menuntun jalan mereka. Ia tersenyum saat melihat wajah Siyong yang tampak bingung, namun tidak mengatakan apa-apa.

Karena pengambilan darah terlalu beresiko untuk diketahui oleh Yongri, Siwon memutuskan untuk melakukan tes DNA menggunakan air liur. Perawat memasukkan sebuah alat ke dalam mulutnya dan mulut Siyong untuk mengambil sampel air liur mereka.

Siyong yang tidak mengerti apa-apa hanya mengikuti apa yang diperintahkan oleh perawat itu. Karena Siwon bersamanya, Siyong tidak merasa khawatir ataupun takut.

“Anda akan mendapatkan hasilnya dalam tiga hari lagi, tuan.” Kata perawat itu.

“Tiga hari? Aku rasa aku tidak bisa menunggu selama itu. Aku ingin dalam satu hari hasilnya sudah ada.” Perintah Siwon dengan nada tegas.

Siwon mengeluarkan kartu namanya dan memberikannya kepada perawat itu.

“Aku minta kerjasamanya karena ini sangat penting untukku.” Ucap Siwon.

“Saya akan mengusahakannya, tuan.”

“Terima kasih.” Ucap Siwon sembari tersenyum tipis. Kemudian dia menunduk menatap Siyong.

“Kita pulang sekarang.” Kata Siwon dan dibalas anggukkan kepala dari Siyong.

Siwon menggandeng tangan Siyong dan mereka berjalan bersama keluar dari rumah sakit. Pria itu merasa cukup bangga saat melihat beberapa orang yang tampak kagum menatap kecantikan Siyong.

“Apa yang kita lakukan tadi, ahjussi? Dan untuk apa kita melakukannya?” Tanya Siyong.

“Untuk menemukan ayahmu.” Jawab Siwon.

“Benarkah? Aku akan menemukan ayahku jika melakukannya?” Tanya Siyong tidak percaya.

“Kita sedang mencobanya, sayang.”

“Tetapi aku sudah memiliki ayah.” Kata Siyong membuat langkah Siwon terhenti.

“Apa maksudmu?” Tanya Siwon.

“Donghae ahjussi memintaku memanggilnya appa. Karena dia akan menjadi ayahku, dia bilang tidak apa-apa jika aku memanggilnya appa dari sekarang.” Jawab Siyong menjelaskan. Wajahnya tampak sangat senang saat berbicara.

Siwon merasa kecewa saat mendengar jawaban Siyong. Ia pikir panggilan appa akan menjadi miliknya. Tetapi Donghae sudah lebih dulu mendapatkannya. Siwon tersenyum miris. Dari awal semua itu memang bukan miliknya. Siwon yang egois karena ingin merampasnya dari Donghae.

“Kau senang?” Tanya Siwon pelan.

“Ya, ahjussi. Aku sangat senang. Aku sangat ingin memiliki appa.” Jawab Siyong.

Bocah itu kemudian melanjutkan langkahnya hingga membuat Siwon mau tidak mau mengikutinya. Walaupun merasa kecewa, Siwon tetap tidak bisa mengabaikan rasa leganya karena melihat Siyong yang tampak bahagia. Perasaan Siyong yang terpenting untuknya saat ini.

“Siyong-ah, kau harus merahasiakan apa yang kita lakukan hari ini pada ibumu.”

“Rahasia lagi?” Siyong mengerucutkan bibirnya.

“Ahjussi yang akan mengatakan padamu ibumu nanti. Untuk saat ini kau harus merahasiakannya. Mengerti?” Pinta Siwon. Siyong hanya bisa menganggukkan kepalanya dengan pasrah.

——

Yongri benar-benar tidak bisa menutupi rasa khawatirnya. Ia tidak tahu dimana keberadaan Siyong saat ini. Hampir saja Yongri menuntut tempat bermain Siyong karena mereka membiarkan anaknya di jemput oleh orang lain.

Walaupun penjelasan guru Siyong mengarah kepada Siwon, tetap saja Yongri tidak bisa menutupi rasa cemasnya. Apa yang dilakukan Siwon pada Siyong? Apakah pria itu tidak akan mengembalikan Siyong padanya?

“Tenanglah, Yongri-ya. Siyong pasti baik-baik saja.” Kata Donghae sembari merangkul Yongri.

“Bagaimana aku bisa tenang?! Aku tidak tahu apakah anakku benar-benar bersama Siwon atau tidak!”

“Kita sama-sama tahu jika Siyong bersama Siwon, Yongri-ya. Kau dengar sendiri penjelasan guru Siyong tadi. Siwon yang membawa Siyong. Dan kau tahu jika Siwon tidak akan menyakiti Siyong.” Jelas Donghae.

Yongri melepaskan rangkulan Donghae dan memilih menjauh. Ia berjalan mondar-mandir dengan perasaan tidak menentu. Hari sudah hampir malam dan Siwon belum juga memulangkan Siyong padanya.

“Yongri-ya..”

“Jangan memintaku untuk tenang, Lee Donghae! Dia anakku! Kau tidak akan tahu bagaimana perasaanku!” Bentak Yongri.

“Aku tahu. Dia juga akan menjadi anakku. Dan aku juga mengkhawatirkannya.” Balas Donghae.

“Tidak, kau tidak tahu. Walaupun kau akan menjadi ayahnya, kau tetap bukan ayah kandungnya. Dan perasaanmu padaku tidak akan sama.” Ucap Yongri. Ia tidak menyadari bahwa ucapannya itu menyakiti Donghae.

Donghae tahu Yongri mengatakan semua itu karena wanita itu terlalu khawatir dengan keberadaan Siyong. Namun tetap saja Donghae tidak bisa menutupi rasa terlukanya saat mendengar ucapan Yongri.

“Maafkan aku.” Bisik Donghae.

Yongri terkejut mendengar permintaan maaf dari Donghae. Membuatnya tersadar dengan apa yang baru saja diucapkannya. Yongri ingin menarik kata-katanya, tetapi pikirannya terlalu kalut saat ini.

Beberapa saat kemudian terdengar bel rumahnya berbunyi. Yongri berlari dan dengan cepat membukakan pintu. Ia merasa bisa kembali bernafas normal saat melihat Siyong telah pulang.

Yongri menarik Siyong ke dalam pelukannya. Wanita itu menghembuskan nafas lega karena dapat merasakan Siyong di dalam pelukannya. Putrinya kembali. Ia tidak akan berpisah dengan putrinya.

“Eomma..” Ucap Siyong. Sepertinya bocah itu merasa sesak nafas karena Yongri memeluknya terlalu erat.

“Kau baik-baik saja?” Tanya Yongri setelah melepaskan pelukannya.

“Ya, eomma. Aku baik-baik saja. Ahjussi tampan–

“Bawa Siyong ke dalam, Donghae-ya.” Pinta Yongri sembari mendorong Siyong kepada Donghae.

Mata Yongri menatap Siwon dengan tajam.

“Ayo, Siyong-ah.” Ajak Donghae.

“Sampai jumpa lagi, ahjussi tampan.” Kata Siyong sembari melambaikan tangannya.

Yongri melihat Siwon membalas lambaian tangan Siyong. Kemudian ia merasakan Donghae dan Siyong berjalan menjauh dari mereka.

“Yongri, aku–“

Siwon tidak dapat melanjutkan ucapannya karena Yongri menamparnya dengan keras. Ia menyentuh pipinya yang terasa perih sembari menatap Yongri dengan terkejut. Ia tahu Yongri akan marah, tetapi Siwon tidak menyangka jika ia akan mendapatkan tamparan dari wanita itu.

“Kau seharusnya berterima kasih karena aku tidak melaporkanmu pada polisi.” Ucap Yongri dengan mata yang berkaca-kaca.

“Jauhi anakku!!” Bentak Yongri.

Siwon yang masih terlalu terkejut tidak bisa mengatakan apa-apa selain menatap wanita itu.

“Jika kau melakukan ini lagi, jangan salahkan aku jika melakukan sesuatu di luar dugaanmu.” Ujar Yongri sembari mendorong pintu rumah untuk menutupnya.

Namun ia terkejut karena Siwon menahannya. Hingga pintu kembali terbuka.

“Apa yang kau–“

“Kenapa kau ingin menjauhkan Siyong dariku? Apakah karena aku ayahnya?” Tanya Siwon. Yongri tersentak. Siwon kembali menanyakan hal itu.

“K–kau bukan ayahnya!” Jawab Yongri setelah tersadar dari keterkejutannya atas pertanyaan Siwon.

“Jika kau berbohong dan ternyata Siyong adalah anakku, kau harus membayar semua ini, Choi Yongri.” Ucap Siwon penuh penekanan. Dan kemudian pergi meninggalkan rumah Yongri.

Sepeninggalan Siwon, Yongri langsung menutup pintu dan mencari keberadaan Siyong. Putrinya itu berada di kamarnya bersama dengan Donghae. Yongri langsung menariknya untuk menatapnya.

“Apa yang kau lakukan bersama Siwon?” Tanya Yongri.

“Aku–” Siyong terlihat ketakutan.

“Jawab pertanyaanku, Choi Siyong!” Bentak Yongri membuat Siyong terkejut.

“Kenapa kau pergi bersama Siwon?!” Bentaknya lagi.

Beberapa saat kemudian bocah itu menangis. Selain karena takut, cengkraman Yongri pada lengannya menyakitinya. Namun sepertinya Yongri tidak menyadarinya.

“Jangan menangis!” Ujar Yongri.

“Yongri-ya, kau menyakitinya!” Donghae melepaskan tangan Yongri dan menarik Siyong ke sisinya. Pria itu memeluk Siyong untuk menenangkannya.

“Tenanglah, sayang.”

“Apa yang terjadi padamu?! Tidak sadarkah kau sudah membuatnya takut?” Omel Donghae.

Yongri tersentak oleh omelan Donghae. Matanya menatap tangannya yang baru saja menyakiti putrinya. Putri yang sangat disayanginya. Kemudian ia menatap Siyong yang menangis. Rasa bersalah memenuhi hatinya.

“S–siyong-ah, maaf–maafkan eomma.” Ucap Yongri sembari berusaha menyentuh Siyong. Tetapi Siyong memilih menjauh dan semakin meringkuk di dalam pelukan Donghae.

“Aku benci eomma! Aku benci eomma!” Isak bocah itu sembari menyembunyikan wajahnya di dada Donghae.

“Maafkan eomma, Siyong-ah. Eomma hanya takut kehilanganmu.” Lirih Yongri.

Saat mendengar ucapan lirih Yongri, Siyong menoleh dan menatap ibunya itu dengan pandangan bingung. Ia menyeka airmata di wajahnya dan mencoba berhenti menangis.

“Kenapa eomma harus kehilanganku?” Tanyanya.

Yongri menarik Siyong ke dalam pelukannya. Memeluk putrinya itu dengan begitu erat. Membiarkan airmatanya membasahi rambut Siyong.

“Berjanjilah bahwa kau tidak akan pernah meninggalkan eomma, Siyong-ah.” Pinta Yongri.

“A–aku tidak akan meninggalkanmu, eomma.” Ucap Siyong dengan bingung.

Yongri melepaskan pelukannya dan menatap Siyong. Menangkup wajah bocah itu dengan kedua tangannya.

“Apapun yang terjadi, kau tidak akan meninggalkan eomma, kan?” Tanya Yongri.

“Aku tidak akan meninggalkan eomma. Karena aku anak eomma dan aku menyayangimu.” Jawab Siyong.

Yongri merasa terharu dan kembali memeluk Siyong. Airmatanya semakin banyak mengalir.

“Benar. Kau anakku dan aku juga menyayangimu.” Bisik Yongri.

Siyong yang sempat merasa kesal pada Yongri hanya bisa memberikan tepukan pelan pada punggung Yongri. Sekesal apapun ia pada ibunya, ketika melihat Yongri menangis, Siyong juga akan merasa sedih. Karena itu ia akan melakukan apapun untuk membuat Yongri berhenti menangis.

——

Siwon masuk ke dalam rumahnya sembari mengusap tengkuknya yang terasa pegal. Sesekali ia juga mengusap pipinya yang masih terasa perih akibat tamparan dari Yongri. Siwon benar-benar tidak menyangka jika ia akan mendapatkan tamparan dari wanita yang cintainya.

Ya. Siwon menyadari perasaannya akhir-akhir ini bahwa ia masih mencintai Yongri. Masih sangat mencintai wanita itu. Karena itulah Siwon ingin menghabiskan waktu bersama wanita itu dan anaknya beberapa hari terakhir ini. Perasaannya pada Yongri masih sama dan tidak berubah.

“Siwon-ah, kau sudah pulang.”

Siwon terkejut saat mendengar suara Hanna. Saat menoleh, ia lebih terkejut lagi dengan kehadiran Hara dirumahnya. Perempuan itu tidak mengatakan apapun tentang keberadaannya di sana. Dan Siwon dapat melihat wajah Hara yang tampak tertekan.

“Hara-ya..” Ucap Siwon.

“Oppa..” Balas Hara sembari memaksakan senyumnya. Perempuan itu berdiri dan menghampiri Siwon.

“Apa yang kau lakukan disini?” Tanya Siwon.

“Kami sedang membicarakan tanggal pernikahan kalian.” Hanna menjawab pertanyaan Siwon.

Mata Siwon melebar saat menatap Hanna. Kemudian ia menatap Hara yang tampak putus asa. Siwon dapat menebak jika Hanna membuat Hara tertekan. Ia merasa bersalah pada tunangan sekaligus sahabatnya itu.

“Halmoni–“

“Bagaimana dengan bulan depan?” Tanya Hanna menyela.

“Sepertinya bulan depan adalah bulan yang baik.” Ucapnya.

“Hara-ya, aku sudah katakan padamu untuk mengajak orangtuamu ke sini, bukan? Kita harus membicarakan tanggal pernikahan.” Kata Hanna sembari menatap Hara.

Siwon menatap Hara yang menundukkan kepalanya. Membuat pria itu menghela nafas panjang sebelum akhirnya mengalihkan pandangan pada Hanna.

“Kami tidak akan menikah, halmoni.” Tukas Siwon. Hanna menatapnya tajam, namun hanya sesaat. Selanjutnya wanita itu menatapnya sembari tersenyum.

“Kau mungkin terlalu sibuk untuk mengurusnya. Aku yang akan mengurus semuanya. Kau hanya perlu datang ke altar saat tanggalnya telah ditetapkan.” Ujar Hanna.

Siwon menarik nafas panjang dan kembali mengusap tengkuknya.

“Apa ucapanku sulit di mengerti, halmoni? Aku tidak akan menikah.” Tegas Siwon. Senyum diwajah Hanna menghilang.

“Kau akan menikah.” Balas Hanna.

“Jika kau memang ingin ada pernikahan, kenapa tidak kau saja yang menikah?” Tanya Siwon dengan santai. Hanna terlihat marah mendengar ucapan Siwon.

“Oppa..” Hara juga terkejut mendengarnya.

“Kau!” Bentak Hanna.

“Aku tidak ingin menikah dengan Hara atau wanita manapun! Hara juga tidak ingin menikah denganku. Kami tidak saling mencintai, halmoni!”

“Kalian tidak harus saling mencintai untuk menikah! Banyak pernikahan yang bahagia walaupun tanpa cinta! Dan banyak pernikahan yang berakhir dengan perceraian karena cinta.” Hardik Hanna.

“Seperti pernikahanku dan Yongri?” Sahut Siwon.

“Jangan menyebut nama wanita itu dirumahku!”

Siwon mengalihkan pandangannya dan tersenyum sinis.

“Aku tidak tertarik untuk menikah lagi, halmoni. Kecuali wanita itu adalah Yongri.” Kata Siwon membuat Hanna terkejut sekaligus bertambah marah.

“Apa kau sudah gila?!”

“Ya. Aku sudah gila. Aku tergila-gila padanya, halmoni.” Ucap Siwon dengan putus asa.

“Bahkan saat ini aku sedang–“

Siwon menghentikan ucapannya. Ia tidak bisa mengatakan kepada Hanna tentang tes DNA yang dilakukannya pada anak Yongri. Ia belum mengetahui hasilnya, akan lebih baik jika Hanna tidak tahu.

“Aku..tidak akan menikah.” Ucap Siwon sekali lagi sembari melepas cincin pertunangan dijarinya. Kemudian ia meraih jari Hara yang juga memakai cincin pertunangan.

“Apa kau keberatan jika aku melepasnya?” Tanya Siwon. Hara menatap Siwon sebelum akhirnya menggeleng.

Siwon tersenyum berterima kasih dan kemudian melepas cincin itu dari jari Hara. Ia meraih tangan Hanna dan meletakkan cincin pertunangan mereka pada wanita paruh baya itu. Mengabaikan wajah Hanna yang memerah karena marah.

“Maafkan aku, halmoni. Jika kau memaksaku menikah, bukan hanya aku yang tidak akan bahagia, tetapi Hara juga tidak akan bahagia.” Ujar Siwon.

“Aku akan mengantarmu pulang, Hara-ya.” Kata Siwon sembari menggenggam tangan Hara dan membawanya pergi dari rumahnya.

“Oppa, kau baik-baik saja?” Tanya Hara setelah mereka berada di dalam mobil.

Siwon memejamkan matanya dan menyandarkan kepalanya pada sandaran jok mobil.

“Aku senang dengan sikap tegasmu pada halmoni. Tetapi apa halmoni akan baik-baik saja?” Hara tampak cemas.

“Hara-ya, aku mungkin memiliki seorang anak.” Kata Siwon tanpa memperdulikan rasa cemas Hara.

“Apa?! Anak?!” Pekik Hara. Siwon mengangguk.

“T–tunggu. Apa maksudmu, oppa? Kenapa kau tiba-tiba memiliki anak? A–apa kau menghamili seorang wanita?” Tanya Hara dengan ngeri.

“Sepertinya Siyong adalah anakku dan Yongri.” Jawab Siwon.

Hara menutup mulutnya yang terbuka lebar menggunakan kedua tangannya. Jawaban Siwon benar-benar membuatnya terkejut. Ada rasa tidak percaya, tetapi saat melihat wajah serius Siwon, Hara yakin jika Siwon tidak bercanda.

“K–kau memiliki a–anak dengan Yongri eonni?”

“Aku belum tahu pasti. Tetapi aku sudah melakukan tes DNA tanpa sepengetahuan Yongri.” Kata Siwon.

“Wah!” Gumam Hara takjub. Ia mengalihkan pandangannya dari Siwon. Mencoba mencerna informasi yang baru saja didapatkannya.

“Walaupun aku belum tahu hasilnya, firasatku mengatakan jika Siyong adalah anakku. Saat pertama kali aku berkenalan dengannya, hatiku seolah terikat pada bocah itu. Semakin aku dekat dengannya, semakin aku tidak ingin menjauh darinya. Dan kau tahu, Donghae bukan ayahnya. Siyong tidak memiliki ayah.” Jelas Siwon. Hara kembali menatap Siwon.

“Saat aku bertanya pada Yongri siapa ayah Siyong, Yongri justru menjauhkanku dari Siyong. Tidakkah menurutmu itu aneh?” Tanya Siwon meminta pendapat.

Hara tampak berpikir.

“Sebentar, oppa.” Ucapp Hara.

“Siyong.. Siyong.. Tidakkah menurutmu nama itu berasal dari Siwon dan Yongri?” Tanya Hara tidak yakin.

Mata Siwon sedikit melebar saat mendengar pendapat Hara. Tidak terpikirkan olehnya arti nama Siyong. Tetapi setelah mendengarnya dari Hara, Siwon sependapat dengan sahabatnya itu.

“Kau benar.” Ucap Siwon.

“Oppa, sepertinya Siyong benar-benar anakmu.” Kata Hara dengan tersenyum lebar.

“Aku tidak mau terlalu yakin sebelum hasil tes DNA itu keluar. Aku terlalu menyayangi anak itu dan aku tidak mau kecewa karena terlalu banyak berharap.” Komentar Siwon dengan menundukkan kepalanya.

“Tapi, oppa.” Sela Hara membuat Siwon kembali menatapnya.

“Jika Siyong memang anakmu, kenapa eonni menyembunyikannya darimu? Tidak, kenapa dia meninggalkanmu? Jika dia memang hanya menginginkan hartamu, tidakkah menurutmu ia akan menggunakan Siyong untuk memerasmu?”

Siwon menghela nafas panjang.

“Aku juga ingin tahu tentang hal itu, Hara-ya. Aku semakin yakin jika ada sesuatu yang memaksa Yongri meninggalkanku.” Tukas Siwon.

Hara menepuk bahu Siwon dengan pelan.

“Seharusnya dari awal kau tahu jika eonni tidak akan pernah meninggalkanmu, oppa. Dia sangat mencintaimu.” Kata Hara untuk kesekian kalinya.

Siwon kembali menghela nafas dan mengangguk. Ia juga merasa menyesal karena telah meragukan perasaan wanita itu. Ia terlalu dibutakan oleh kemarahan dan kebenciannya pada Yongri. Siwon berharap ia bisa mengulang waktu, agar bisa mencari tahu penyebab Yongri meninggalkannya.

——

Yongri menghabiskan soju yang berada di gelas kecil yang terletak di atas meja. Ia mengernyit saat rasa pahit itu menggelitik lidahnya. Yongri berharap rasa pahit itu dapat menghilangkan perasaan kacaunya akhir-akhir ini.

Rumah sudah dalam keadaan sepi dan gelap. Hanya pencahayaan seadaanya di ruang makan. Siyong sudah tidur dan Donghae sudah pulang beberapa jam yang lalu. Ia hanya seorang diri.

Yongri kembali menuang soju ke dalam gelas, kemudian kembali meneguknya dengan cepat. Ketakutannya hari ini tanpa sengaja membuatnya menyakiti putrinya. Sifat egoisnya tanpa sadar membuat Siyong ketakutan terhadap ibunya sendiri.

Yongri benar-benar menyesal dengan apa yang dilakukannya pada Siyong tadi. Selama ini ia tidak pernah menyakiti bocah itu. Ia menyayangi Siyong dengan seluruh hatinya yang tersisa.

Tetapi Yongri tidak berbohong saat ia merasakan ketakutan akan kehilangan Siwon. Mendengar Siwon berpikir bahwa Siyong adalah anaknya membuat Yongri merasa panik. Selama ini Yongri pikir Siwon tidak akan pernah menyadarinya.

Dan sekarang Yongri tidak tahu harus melakukan apa. Jika dia menjauhkan Siyong dari Siwon, ia akan membuat putrinya merasa sedih. Tetapi jika ia membiarkan mereka bersama, ia bisa saja kehilangan putrinya. Yongri merasa dihadapkan dengan dua pilihan yang sulit.

“Lee Hanna..” Ucap Yongri tiba-tiba dengan mata berkilat tajam.

“Ini semua karena Lee Hanna.” Geram Yongri dan kembali meneguk sojunya.

Yongri menaruh gelasnya dengan cukup keras. Ia menghela nafas panjang dan menengadahkan kepalanya ke atas. Menghalau airmata yang hendak mengalir. Ia tidak mau menangis. Yongri tidak mau menangis lagi.

Tetapi ia tidak bisa.

“Seandainya kau tidak menyuruhku meninggalkan Siwon, halmoni..” Lirih Yongri.

Yongri menekuk kedua lututnya dan melipat kedua tangannya di atas lutut. Ia menundukkan kepalanya di sana dan menangis tersedu-sedu. Menangisi nasibnya yang hanya seorang anak yatim piatu dan tidak berpendidikan.

Seandainya saja ia memiliki orangtua kaya raya dan kehidupan sosialnya yang mengagumkan, ia tidak akan mengalami semua ini. Ia tidak akan terluka seperti ini dan juga tidak akan melukai Siwon.

Yongri sangat mencintai Siwon. Dari pertama ia bertemu dengan pria itu hingga sekarang. Bahkan di saat dirinya menjadi kekasih orang lain. Tidak pernah sekalipun perasaannya pada Siwon berubah.

Bahkan saat Siwon menatapnya dengan penuh kebencian, Yongri tetap mencintainya. Tetapi kenapa mereka seolah tidak diizinkan bersama? Kenapa mereka tidak dibiarkan bahagia seperti pasangan lainnya?

“A–aku..a–aku mencintaimu.” Isak Yongri dengan bahu bergetar.

Yongri tidak pernah meratapi nasibnya seperti ini. Bahkan saat ia harus pergi dari hidup Siwon dan harus membesarkan Siyong seorang diri, Yongri tidak menangis. Ia tidak pernah mengeluh apapun pada Donghae sekalipun. Tetapi saat ini Yongri merasa lelah.

Yongri merasa lelah karena harus berpura-pura sebagai wanita kuat. Dia hanyalah wanita lemah, pengecut dan juga egois. Dia membutuhkan orang lain untuk bersandar. Tetapi Yongri tidak memiliki siapapun.

Yongri menyeka airmatanya dan mengambil ponselnya. Mencari-cari nama Siwon di sana. Ia akan memberitahukan semuanya pada Siwon. Ia akan memberitahukan penyebabnya meninggalkan pria itu. Dan ia juga akan mengatakan jika Siyong adalah anaknya.

Jari Yongri hampir saja menekan tombol agar telepon tersambung, saat ia tiba-tiba memikirkan ancaman Hanna padanya. Wanita itu akan menyakiti putrinya jika Yongri membuka mulutnya. Ketakutan Yongri kembali menghantui pikirannya.

Yongri melempar ponselnya dan kembali menangis. Mengabaikan suara tangisnya yang bisa saja membangunkan Siyong dari tidur lelapnya. Sepertinya ia dan Siwon tidak akan pernah bahagia bersama. Ia dan Siwon tidak ditakdirkan untuk bersama.

——

Siwon menatap layar laptop di atas meja kerjanya. Mencoba untuk fokus pada pekerjaan yang sedang dikerjakannya. Donghae baru saja pergi dari ruangannya. Pria itu datang dan memintanya untuk tidak mendekati Yongri serta Siyong lagi.

Tentu saja Siwon tidak bisa menuruti kemauan sepupunya itu. Ada sesuatu yang membuatnya terikat pada kedua wanita itu. Dan Siwon tidak bersedia melepaskan mereka. Siwon dapat melihat ketakutan di mata Donghae.

Sejujurnya Siwon tidak ingin menyakiti Donghae. Ia bisa melihat seberapa besar cinta pria itu pada mantan istrinya tersebut. Tetapi Siwon juga tidak bisa mengabaikan perasaannya pada Yongri. Seharusnya Donghae tidak menjalin hubungan dengan wanita itu dari awal.

Siwon memejamkan matanya dan menghela nafas. Kemudian membukanya dan matanya bertemu dengan grafik-grafik di layar laptopnya tersebut. Ia mengetikkan jari-jarinya di atas keyboard.

Saat ia mulai bisa fokus bekerja, ponselnya yang berada di atas meja bergetar. Siwon melirik ponselnya yang menampilkan nomor yang tidak dikenalnya. Ia menghentikan pekerjaannya dan menjawab telepon tersebut.

“Halo..”

Selamat pagi, Tuan Choi Siwon. Saya dari Seoul International Hospital.”

Tubuh Siwon menegang saat mendengarnya.

“Ya, selamat pagi.” Balas Siwon setelah mengembalikan kesadarannya.

Kami ingin memberitahukan kepada Anda jika hasil tes DNA yang Anda lakukan kemarin, sudah keluar.

“Benarkah?” Suara Siwon terdengar tercekat.

Benar, tuan. Anda bisa datang kemari untuk mengambilnya. Atau saya bisa mengirimkan hasilnya ke alamat surel Anda.

“Aku ingin kau mengirimkannya ke surelku sekarang.” Pinta Siwon. Ia tidak bisa mengulur waktu dengan pergi ke rumah sakit.

Baik, tuan. Anda bisa mendapatkan hasilnya sepuluh menit dari sekarang. Terima kasih atas waktunya, tuan.

“Ya.”

Siwon langsung memutuskan sambungan dan menaruh ponselnya dengan suara sedikit memekakkan telinga. Ia menyatukan kedua tangannya dan menumpu dahinya. Sebentar lagi ia akan mengetahui apakah dirinya ayah Siyong atau bukan.

Siwon memikirkan dua kemungkinan yang akan tertera pada hasil tes DNA itu. Jika hasilnya positif, Siwon pasti akan merasa sangat bahagia. Tetapi bagaimana jika hasilnya negatif? Bagaimana ia akan mengatasi rasa kecewanya?

Kemarin, Siwon sudah memikirkan jika mungkin saja ia bukan ayah Siyong. Dan ia sudah membesarkan hatinya untuk menerima itu semua. Tetapi sekarang, Siwon merasa takut. Ia takut bahwa dirinya bukanlah ayah kandung Siyong.

Siwon tersentak saat mendengar suara pemberitahuan dari laptopnya. Menandakan bahwa ada sebuah pesan baru dari surelnya. Siwon mengulurkan tangannya yang bergetar untuk membuka pesan tersebut. Ia dapat melihat logo Seoul International Hospital di sana.

“Tenangkan dirimu, Choi Siwon.” Ucap Siwon saat merasa tangannya berkeringat karena gugup.

Jantung Siwon berdetak dengan begitu cepat hingga membuat dadanya terasa sakit. Beberapa kali Siwon menunda untuk membuka pesan itu karena merasa sangat takut. Ia mengalihkan pandangannya dari laptop dan menghela nafas panjang.

Siwon memejamkan matanya dengan kening yang berkerut. Ia menarik nafas panjang dan menghembuskannya dengan perlahan. Pria itu membuka matanya dan kembali menatap layar laptop.

Tangannya bergerak dengan mantap untuk membuka pesan tersebut. Kali ini Siwon benar-benar membukanya. Matanya mulai bergerak untuk membaca hasil tes DNA itu dari atas hingga ke bawah.

Dan Siwon melihat hasilnya di sana.

Tertulis dengan angka 99,99% bahwa dirinya adalah ayah kandung Siyong. Siwon tidak mempercayai matanya, tetapi berapa kalipun ia berkedip dan berpikir jika matanya salah, hasilnya tidak berubah.

Ia adalah ayah kandung Siyong.

Siwon menutup matanya dengan sebelah tangannya dan menghela nafas lega. Ia ingin menangis karena merasa bahagia. Siyong benar-benar anaknya. Ia memiliki anak selama ini. Ia memiliki anak yang begitu dekat dengannya

“Siyong anakku.. Siyong anakku..” Suara Siwon terdengar bergetar.

Siwon mengusap matanya yang berair. Ia segera berdiri dan mengambil jasnya yang tersampir di kursi. Ia berjalan dengan cepat meninggalkan kantornya. Mengabaikan semua pegawai yang menyapanya.

Siwon masuk ke dalam mobilnya dan langsung mengendarainya dengan kecepatan tinggi. Ia akan membayar semua pelanggaran yang dilakukannya nanti. Yang terpenting sekarang adalah ia harus bertemu dengan anaknya.

Buku-buku jari Siwon memutih karena ia mencengkram stir mobil dengan begitu kencang. Jantungnya masih terus berdetak dengan cepat hingga membuatnya takut mengalami kelainan jantung. Tidak apa-apa jika Siwon memang mengalaminya, tetapi ia berharap Tuhan mengizinkannya untuk bertemu dengan Siyong sekali ini saja.

Siwon tidak mengendarai mobilnya ke butik Yongri, melainkan ke rumah wanita itu. Entah kenapa Siwon yakin jika Yongri dan Siyong masih berada di rumah. Ia tersenyum saat merasakan insting seorang ayah mulai bekerja pada dirinya.

Senyum Siwon semakin lebar saat menyadari jika dirinya adalah seorang ayah. Mimpinya yang telah ia kubur tiba-tiba saja menjadi kenyataan.

Beberapa saat kemudian ia sampai di rumah Yongri. Siwon memarkirkan mobilnya dengan sembarangan. Keluar dari mobil dan menutup pintunya dengan keras. Pria itu kembali berlari dan mengetuk pintu rumah Yongri dengan tidak sabaran. Melupakan keberadaan bel di dinding yang ada didekatnya.

“Buka pintunya, Yongri-ya!” Ucap Siwon dengan tangan yang terus menggedor pintu.

“Choi Yongri, buka pintunya!” Pinta Siwon.

Jantungnya semakin berdetak di luar batas normal saat pintu perlahan-lahan berayun terbuka. Yongri membukakan pintu rumah dengan wajah terkejut. Terkejut dengan penampilan Siwon yang tampak berkeringat dengan nafas tersengal.

“Apa yang kau–“

“Dimana Siyong?” Tanya Siwon langsung sembari menerobos masuk ke dalam rumah Yongri.

“Siyong-ah! Siyong-ah!” Panggil Siwon.

“Siwon-ah, kenapa kau–“

“Ahjussi?”

Siwon menoleh saat mendengar suara cadel itu. Ia menatap Siyong yang nampak terkejut dengan kehadirannya. Siwon langsung menghampiri Siyong dan berlutut dihadapannya. Tanpa membuang waktu, ia menarik bocah itu ke dalam pelukannya.

“Anakku..” Ucap Siwon dengan penuh rasa bahagia.

“Kau adalah anakku..” Ulang Siwon tanpa menyadari wajah Yongri yang memucat saat mendengar ucapannya.

——

–To Be Continued–

HAI! Ayo, yang ninggalin comment jangan lupa pake #TeamSiwon untuk yang dukung Siwon dan pake #TeamDonghae untuk yang dukung Donghae^^

Happy reading~

BYE~

Advertisements

105 thoughts on “The Chance – Part 7

  1. Yeeeeeeeee, akhirny siwon tau siyong anakny. Tinggl nunggu yongri berkata jujur aj. Dn semoga yongri mau mnceritakan alasan. Dn semoga siwon percaya. Biar cengo tuh s nenek lampir. Lanjut jgn lama2 ya thor. Ga sabar soalny

  2. Akhirnyaaaaaa siwon tahu kalau siyong anaknya dia sama yongri, tinggal cari tahu alasan kenapa yongri ninggalin siwon dalam keadaan hamil. Dan donghae siap siap ambil tindakan kayaknya, semoga donghae engga jadi orang jahat ya. Lee Hanna hiiiiih makin benci aku sama tu nenek nenek-_- cepet pergi deh apa sadar ngeselin bangettttt. Ditunggu kelanjutan nya authornim hehe😁😁😁
    #TEAMSIWON
    #TEAMDONGHAE
    #FIGHTINGAUTHORNIMβ™₯β™₯β™₯β™₯β™₯β™₯

  3. Akhirnya dia tau klo sinyong anaknya ,suka banget saat Siwon nentang neneknya , alangkah indahnya klo mrk bisa Besama #teamsiwon

  4. Akhirnya!
    Perasaan ayah anak itu kuat. Meski diawal siwon ga tau siyong anaknya tapi hatinya udah tau.
    Aku harap siwon ga ngelakuin hal” dibawah kontrol neneknya. Ga akan ngejauh siyong dari yongri tapi berjuang biar mereka bisa jd keluarga utuh.
    Aduuhhh susah kalo milih tik begini. Donghae jg harus bahagia sama aku #ditamparfishy #ngarep

  5. Nah gtu dong Siwon.. tegas sma halmonie mu itu… knpa sih ga dri awal tegasnya.. huuh..
    Akhirnya drimu tw klo Siyong itu anakmu.. tpi tlong pelan2 ya ngomong sma Yongri jgn emosi..
    Berpikir jernih dan tenang ya.. jgn bkin Yongti tkut dan mlah bkin semuanya kacau..
    Yongri pnya alasan selama ini… #liriktajamhalmoniejahat..
    Kasihan jga ya lhat Donghae.. tpi mw gmna lgi dong, udah tw Yongri ninggalin Siwon krna paksaan.. seharusnya Hae tw dong klo Yongri msh cinta sma Siwon.. jd seharusnya dia bisa than perasaannya.. poor Haeppa.. maaf ya..
    #TeamSiwon 😘😘😍😍

  6. Tegang banget bacanya.
    Akhirnya siwon bisa mengetahui kalau siyong adalah anaknya bersama yongri.
    Berharap siwon mau mendengar penjelasan yongri, kenapa meninggalkannya, takutnya dia malah membenci yongri.

  7. Yeyyy akhirnya siwon tau kalo siyong anaknya sama yongri . Pahamlah gimana rasanya jd yongri dia hanya gk mau jauh dan kehilangan siyong justru siwon bkl kd oramh egois juga kalo dia menjauhkan atau mau mengambil siying dr yongri tp mungkin juga ini bisa jd jalan buat siwon dekef sama yongri . Huaaaa seneng buanget, but aku kasian sih sama donghae aku harap siwon tau alesan kenapa yongri pergi dan peran neneknya dibalik semua derita dia

    Aku #TeamSiwon 😊😊

  8. akhirnya Siwon tau kalau Siyong adalah putrinya itu baru bener walau berbuat nekat yang penting tau kebenarannya. siap-siap Lee Hanna bakal jantungan karena telah memisahkan Siwon dan Yongri.
    #Team Siwon.

  9. Akhirnya siwon tau kalo siyong anaknya…semoga siwon yongri bisa bersatu lagi.
    #TeamSiwon

    Makasih buat updatenya cepetπŸ˜‰

  10. Uhuuuy akhirnya ketauan, tp jd gmn coba kedepannya, neneknya siwon pasti gaakan tinggal diem deh kl udh ketauan ky gini. Aku ikut deg degan baca part ini. Walaupun donghae bakal tersakiti, but i chose #TeamSiwon

  11. Huahhhhh lega bgt….. Pas mw baca hasil tes DNA Ikutan deg2 an…. Akhirnya pjuangan ny siwon g sia2… Kasian ma siyong d bully tman y

    Moga yongri mw jujur
    Plis next kilat ne eon

  12. YeayyyyπŸŽŠπŸŽ‰πŸ‘πŸ‘πŸ‘ akhirnya siwon tahu juga kalau siyong adalah anaknya bersama yongriπŸ‘πŸ‘πŸ˜πŸ˜πŸ˜ duhhh aku sampe dagdigdug nih tangan gemeteran sampe terasa dingin karena terlalu tegang lalo^ ada yang ngerubah hasil DNA nyaπŸ˜’πŸ˜‚πŸ˜‚ Tapi akhirnya ketahuan jugaπŸ˜‚ duhh senengnyaπŸŽ‰πŸŽ‰πŸ‘πŸ‘ Siwon kenapa gak pake otak cerdas kamu dari dulu.!! Jadi kan bakal tahu dari awal kalo siyong anak kamu.!!!😣😣 tapi gapapa sekarang kan udah terbukti kalo siyong anak kamuπŸ‘πŸ‘ untungnya siwon gerak cepat yah.?? Terharu deh sama naluri seorang ayahnya😒😒 Siyong selamat kamu udah nemuin ayah kamu😊😊 Jangan sedih lagi kalo diejek sama orang soalnya kamu udah punya ayah.😍😍 buat yongri jangan takut siwon ngambil siyong, kamu jujur aja gapapa toh sekarang siwon udah tahu kan.!! Dan dengan itu siwon bakal bantu jagain siyong.πŸ‘‰πŸ‘¨ jadi kamu jujur aja gak usah taku sama tuh nenek tuirπŸ‘΅ Aaaa aku bahagia banget thor, asli ini chap terkeren yang aku bacaπŸ˜πŸ˜πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘ asli feel nya dapet banget πŸ˜πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘ #teamsiwon

  13. Akhirnya otak siwon berjalan, dari dulu lah test DNA nya ini nech kalo orang udah benci otaknya ditutupi rasa benci semua jasi otaknya gak jalan tuk mikir.
    Dan dari dulu juga lah bersikap tegas gitu sama nenekmu, masa mau aja diatur sana sini
    #teamsiwon

  14. Yeeayy akhirnya siwon tau klo siyong anak kandungnya.. duduhh cepet balikan deh siwon sma yongri trs hidup bahagian brg siyong..
    #TeamSiwon πŸ˜„πŸ˜„

  15. Dasar wanita egois menjauhkan siyong dari appa nya-_- apapun alasan donghae yg mencintai yongri maupun menyayangi siyong bukan berarti harus bersikap egois dan siyong pun masih punya appa πŸ™‚ Yongri mencintai siwon tapi kenapa berkencan dengan sepupu dari mantan suaminya dan lebih parah sudah sering tidur bersama πŸ˜₯ πŸ˜₯ Horeee siwon udah tau kalo siyong anaknya ❀ semoga yongri tidak egois lagi ya πŸ˜‰ dan semoga yongri dan siwon kembali bersama dan lawan hana bersama2 πŸ˜€ #TeamSiwon
    #TeamSiwon #TeamSiwon #TeamSiwon #TeamSiwon

  16. Aaaa lega,terharu,senang baca nya akhir nya siwon tau juga kalo siyong itu anak nya 😁 puas saya,,, yang saya masih keselin adalah nenek lampir itu!!!! Mudah2han abis ini tuh nenek gk berkutik deh >< dan moga siwon cepet tau deh kebusukan nenek nya itu!! Aku bakal pilih #TeamSiwon donk hihi..makin seru kak ff nya sumpah next nya selalu ditunggu ya^^ fighting

  17. Akhirnya siwon tau juga.
    Smoga aja yongri jujur dgan siwon kalau elama ini yang jahat neneknya siwon , .
    Kasian yongri dgan siwon nya

  18. finally siwon tau juga klo siyong itu anaknya???
    gimana reaksi yongri nanti ya psti debat dulu deh>< btw apa mungkin siwon bkl bawa siyong???? psti siwon bkl ngancem yongri klo yongri nikah ma hae mungkin siwon bkl memperebutkan hak asuh siyong

  19. β€ŒDonghae, aku tuh kasian sama kamu… Tapi Sebel aja kalo kamu muncul, entah kenapa berasa pengen skip mulu πŸ˜‚ Kamu gak cocok ada diantara mereka, cuma buat imajinasiku makin rumit πŸ˜‚ Dan udah ku bilang dari awal, kamu tuh jodohnya sama aku bukan YongriπŸ˜‚ Sok atuh udahan aja, keluar dari area mereka… Jadi orang ketiga itu gak baik apalagi kamu kaya gitu disaat ada orang(aku) yg nungguin kamu, sebelum sakitnya terlalu dalam jgπŸ˜‚ Maafkan penggemarmu yg durhaka ini ya 😭 Aku #TeamSiwon apapun yg terjadi! Yo Yo semangat Ahjussi Tampan! πŸ’ͺ

  20. Aku #TeamSiwon kak! Pokoknya gak rela kalo Donghae menang (?) πŸ˜‚

    Yongri & Siyong cuma boleh untuk Siwon. Dan Siwon juga cuma boleh untuk Yongri & Siyong πŸ˜ƒπŸ˜‚

  21. Nah lho siwon udah tau siyong anaknya..mau ngeles apa lagi yongrii….jgn sampe neneknya yg b3rtindak ya author…aduh terharu liat begitu…siwon berjuang sendiri ya dapetin yongri lagi…semangat author

  22. Kl ntrvsiwon udah tau kl siyong anaknya, semoga siwon ga lgs marah sm yongri krn udah nyembunyiin siyong dr dia. Tetep #TeamSiwon

  23. Sebenarnya kasian sama Donghae klau d tinggalin Yongri 😭😭😭😭 tapi lebih kasian lag Yongri, Siwon, Siyong klau d pisahin πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ Min ane Golput aja dech πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ tulisannya bagus banget, semNgat terus untuk nulisny😘😘😘😘😘😘

  24. Akhirnya part 7 keluar
    Sebelum berangkat ngajar sempatin baca dulu
    Hehehe
    Akhirnya siwon tau kalo siyong itu anaknya
    Dan baru nyadar jg kalo arti nama siyong itu singkatan siwon yongri
    Dan mudah”an yongri mau bicara jujur ama siwon
    Kasian donghea
    Tp kasian jg yongri yg udah dipisahkan ama siwon
    Hemmmmm
    Semakin gak sabar nunggu selanjutnya
    Semangat eonni nulisnya
    #saranghe
    #hehehehehe

  25. Yongri dan Siwon oppa sama2 msh slg mencintai tp Yongri terpaksa menjauh dan pergi disaat sdg hamil dan untungnya tdk diketahui oleh neneknya Siwon oppa kalau ia sdg hamil, sekarang fakta Siyong anak kandung Yongri Siwon oppa sdh terbukti dan Yongri tdk bs mengelak tp takutnya Siyong marah bgt krn oemma nya menutupi kenyataan siapa ayah kandungnya yg sebenarnya dan takut bgt kalau Siyong malah pergi sama Siwon oppa dan akhirnya nanti neneknya Siwon oppa tahu dan dia malah akan menyakiti Yongri kembali seperti dulu, sebetulnya dua2nya kasihan baik Siwon oppa dan Donghae oppa tp mgk yg terbaik adl #TeamSiwon krn Siyong bs pny keluarga asli yg utuh

  26. Akhirnya siwon tau kalo siyong anak kandungnya πŸ˜€πŸ˜€πŸ˜€
    Semakin penasaran kenapa yongri dulu ninggalin siwon ?
    semoga happy end πŸ™πŸ™πŸ™
    Semangat eoonnii…

  27. Jadi deg”an bacanya :v
    Akhirnya Siwon udah tau kalo siyong anak dia πŸ™‚
    Ikutan seneng jadinya πŸ˜€
    Penasaran gimana reaksi yongri, pasti dia syok berat

    Nextnya jan Lama” ya eon
    Fighting ^^
    #TeamSiwon

  28. Aku si #TeamSiwon dong. Seneng deh akhirnya siwon tau kebenerannya. Kira” ntar siyong bakalan diambil siwon kgak ya..? Aku berasa menang lotre pas siwon nentang neneknya, rasain lu nenek” hehe. Buat donghae kuatkan hatimu nak, semoga aja nanti”nya dia bisa ngedapetin yg lebih dr yongri, biar yongrinya sm siwon.

  29. Kok si hara ga ngasih tau siwon dari awal kalo siyong anak nya dia sm yongri… hara kan nguping pembicaraannya yongri sm tuh nenek lampir.

  30. Tumben Siwon gerak cepet, langsung tes DNA. Ya udah sih, akhirnya mereka sma2 sdar klo saling mencintai. Itu serius klo si nenek tau dia bakal nyelakain Siyong? Bener deh kehadiran itu nenek bikin naik darah, lahh gitu ke sekali kali Siwon tegas sma neneknya jan mau dijadikan boneka mulu…

    Tapi apa setelah Siwon nolak nikah si nenek bakalan diem aja? Disini mulai mengkhawatirkan si nenek. Lahh terus Yongri mau ngmong apa lgi? Siwon udh tau semuanya. Pliss deh Yongri jawab jujur aja ke Siwon alasan semuanya knp dia nyembunyiin anaknya dan knp dia jingga lain Siwon??? Pasti klo Siwon tau ngga bakal diem aja ko. #TeamSiwon mana suaranyaaa….. πŸ˜‚πŸ˜‚ lanjut authoorr, big Kiss buat author, kerenn…. πŸ‘πŸ‘πŸ‘

  31. Rasanya ikut deg deg an juga saat menunggu hasil tes DNA. walaupun semua tahu kalo kalo siyong memang anaknya siwon dan yongri. Tapi tetap aja terbawa emosinya siwon. Dan hasilnya taraaaaa 99%. Dan gimana nasib siyong selanjutnya ya?? Donghae dan yongri?? Maaf donghae walaupun dulu aku sangat menyayangkan kenapa kau berada diposisi yg sulit tapi sekarang aku ingin mereka bahagia. Lebih baik 1 orang yg sakit dari pada ketiganya mengalami sakit dan penyesalan. Jadi kuputuskan aku masuk tim
    .
    .
    #teamauthor
    Wkwkwkwkwk

  32. Yeayyyu akhirnya ketahuannn. Ya ampun thor aku deg degan bacanya hahahha. Bingung mau masuk tim siapa. Aishh tapi aku kayaknya masuk #timhappyendding aja thor

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s