Stop to Loving You

Author : Choineke

Title : Stop to Loving You

Cast : Choi Yongri (OC), Choi Siwon, Cho Kyuhyun

Genre : Sad Romance

Length : Oneshoot

Rating : PG-15

 

Author POV

“Aku akan dijodohkan.” Suara Yongri memecah keheningan yang sedari tadi tercipta antara dirinya dan sang kekasih, Choi Siwon. Siwon dengan segera menatap Yongri dan meminta penjelasan lebih dari gadis itu. Gadis yang sudah selama 3 tahun menjalin hubungan dengannya.

“Dengan seorang laki-laki yang merupakan anak dari rekan bisnis appa.” Jelas Yongri.

“Kalau tidak salah namanya Cho Kyuhyun. Entahlah, aku tidak terlalu mengingat namanya.” Lanjutnya.

“Lalu?” Tanya Siwon. Yongri menatap Siwon dan tersenyum kecil pada laki-laki itu. Laki-laki yang sangat-sangat dicintainya melebihi apapun. Sayangnya orangtuanya tidak mengerti itu.

“Lalu? Aku pun tidak tau apa yang akan kulakukan. Menerima perjodohan ini atau menolaknya.” Jawab Yongri.

“Choi Yongri!” Suara Siwon terdengar tidak suka atas jawaban Yongri.

“Kenapa?” Tanya Yongri dengan wajah polos.

“Bukankah seharusnya kau menolak perjodohan itu? Apa kau tidak memikirkan perasaanku?” Ucap Siwon kesal. Yongri menatap Siwon dengan serius. Beberapa saat kemudian, gadis itu tertawa dengan keras. Sangat keras hingga membuat beberapa pengunjung cafe –tempat mereka berada sekarang– melihat ke arah mereka. Siwon yang melihat Yongri tiba-tiba tertawa tentu saja bingung. Pasalnya, ia tidak menemukan sesuatu yang lucu disini.

“Apa yang kau tertawakan?” Tanya Siwon.

“Kau.” Jawab Yongri setelah berhasil menghentikan tawanya.

“Aku?” Siwon menunjuk dirinya sendiri.

“Eo. Kau tidak lihat bagaimana ekspresi wajahmu tadi. Benar-benar sangat lucu.” Kata Yongri dengan tertawa kecil.

“Ini bukan sesuatu yang patut dibercandakan, Choi Yongri.” Desis Siwon. Yongri benar-benar menghentikan tawanya dan tersenyum kecil.

“Pertanyaanmu yang membuatku tertawa, oppa. Bagaimana mungkin kau masih menanyakan apa yang akan aku lakukan dengan perjodohan itu? Tentu saja aku akan menolaknya. Alasannya? Tentu saja karena kau. Aku mencintaimu, dan hanya akan menikah denganmu.” Ujar Yongri. Siwon terlihat bernafas lega. Laki-laki itu menyunggingkan senyumnya.

“Aku hanya tidak tau lagi bagaimana caranya agar menjelaskan semua ini pada appa. Kenapa appa begitu tidak suka padamu?” Yongri terlihat benar-benar bingung.

“Tentu saja karena aku tidak berada di tingkat yang sama dengan keluargamu. Aku hanya seorang laki-laki yang beruntung dapat bekerja di perusahaan appamu.”

“Benarkah hanya karena itu? Kenapa aku tidak terlalu yakin, ya? Sepertinya ada sesuatu yang appa sembunyikan.” Kata Yongri membuat Siwon sedikit memucat. Laki-laki itu menelan salivanya untuk membasahi kerongkongannya yang terasa kering.

“A–apa maksudmu? Memangnya..memangnya apa yang appamu sembunyikan?” Tanyanya terbata.

“Entahlah.” Gumam Yongri dan memilih mengaduk-aduk minumam yang terletak dihadapannya.

Suara ponsel Siwon yang berdering membuat Yongri segera mendongak untuk menatap laki-laki itu. Siwon merogoh saku di dalam jasnya dan mengeluarkan ponselnya. Siwon menatap Yongri saat tau siapa yang meneleponnya.  Sesaat kemudian ia segera menjawab teleponnya.

“Ya?”

“….”

“Arraseo, aku akan segera ke sana.” Siwon segera memutuskan sambungan telepon dan kembali memasukkannya ke dalam saku jas. Laki-laki itu berdiri dari duduknya dan menunduk untuk menatap Yongri.

“Aku harus pergi. Ada rapat dikantor.” Kata Siwon. Yongri hanya mengangguk kecil dan menatap kepergian Siwon dengan perasaan tidak menentu. Akhir-akhir ini Yongri merasakan sesuatu yang aneh pada Siwon. Ah, tidak. Sebenarnya sudah sejak lama. Tetapi Yongri selalu seolah tidak peduli. Ia mencoba membutakan matanya menggunakan cinta yang diberikan Siwon padanya.

——

Yongri memasukki rumahnya saat langit telah berubah menjadi gelap. Siang tadi, setelah Siwon meninggalkannya karena ada urusan kantor, gadis itu memutuskan untuk berjalan-jalan terlebih dahulu sebelum pulang. Yongri berjalan pelan untuk menuju kamarnya yang berada di lantai dua. Namun langkahnya terhenti saat melihat Nyonya Choi yang berjalan mendekatinya.

“Kau baru pulang.” Ujar Nyonya Choi. Yongri tersenyum dan mengangguk.

“Ayahmu menunggu di ruang kerja. Ia ingin bicara denganmu. Temuilah.” Yongri menghela nafas pelan. Ia tau pasti apa yang akan Tuan Choi katakan. Namun biarpun begitu, gadis itu tetap melangkah menuju ruang kerja Tuan Choi.

Yongri membuka pelan pintu ruang kerja Tuan Choi, dan melihat sang ayah yang tampak sibuk dengan pekerjaannya di atas meja. Yongri mendekatinya dan berdiri tepat dihadapannya.

“Appa ingin bicara denganku?” Tanya Yongri membuat Tuan Choi dengan segera mendongak. Pria paruh baya itu melepas kacamata bacanya dan berdiri dari duduknya. Ia menuju sofa yang terdapat diruang kerjanya dan duduk disana. Diikuti Yongri dibelakangnya.

“Kau darimana?” Tanya Tuan Choi. Yongri hanya diam saja dan tak berniat menjawab pertanyaan Tuan Choi.

“Bertemu dengan laki-laki itu?” Tebak Tuan Choi. Yongri menatap Tuan Choi tidak suka.

“Dia mempunya nama, appa. Namanya Choi Siwon! Dan dia adalah pegawaimu.” Kata Yongri.

“Berapa kali harus ku katakan bahwa laki-laki itu tidak baik untukmu?!” Ujar Tuan Choi mencoba menahan amarah.

“Kenapa? Apa karena ia miskin?” Tanya Yongri. Tuan Choi berdecak kesal.

“Itu salah satunya. Tetapi bukan hanya itu saja. Banyak hal yang tidak kau ketahui tentangnya.” Jawab Tuan Choi.

“Apa? Hal apa yang tidak kuketahui tentangnya? Aku mengetahui semua tentangnya, appa! Dan aku sangat mencintainya.” Jelas Yongri.

“Appa tidak ingin berdebat denganmu. Tidak sadarkah kau bahwa hubungan kita semakin merenggang karena laki-laki itu?” Suara Tuan Choi mulai melembut. Yongri kembali menghela nafas dan membenarkan ucapan Tuan Choi. Semenjak ia menjalin hubungan dengan Siwon, semenjak itu pula hubungannya dengan sang ayah menjadi sangat renggang.

“Lalu sebenarnya apa yang ingin appa katakan? Tidak mungkin hanya ingin menanyakan itu saja, kan?”

“Besok kau harus menemui Cho Kyuhyun. Appa sudah mengatur pertemuanmu dengannya. Kalian akan makan siang bersama.”

“Bagaimana jika aku tidak pergi?”

“Kau tau apa yang bisa appa lakukan. Appa akan memecat laki-laki itu.”

“Appa!!” Teriak Yongri marah. Yongri marah karena Tuan Choi selalu saja mengancamnya untuk memecat Siwon, jika Yongri tidak menuruti keinginannya.

“Kau bisa kembali ke kamarmu. Appa banyak pekerjaan.” Tuan Choi segera berdiri dari duduknya dan kembali melanjutkan pekerjaannya yang tertunda. Yongri menatap Tuan Choi dengan kesal sebelum akhirnya memutuskan untuk meninggalkan ruang kerja Tuan Choi.

Tuan Choi terlihat menghela nafas panjang setelah putrinya keluar dari ruang kerjanya. Ia benar-benar kehabisan akal dengan sifat keras kepala Yongri. Tuan Choi tidak tau harus melakukan apa lagi supaya Yongri meninggalkan Siwon. Tuan Choi benar-benar tidak menyetujui hubungannya dengan Siwon. Bukan hanya karena Siwon miskin, tetapi karena Siwon bukanlah pria baik-baik. Sayangnya, Tuan Choi tidak bisa mengatakan itu pada Yongri. Ia tidak mau melihat Yongri menangis karena terluka. Hingga akhirnya Tuan Choi memilih untuk menjodohkan Yongri dengan putra dari rekan bisnisnya. Berharap Yongri menerima perjodohan itu dan meninggalkan Siwon.

——

“Hwajangnim memanggil saya.” Siwon berdiri tepat dihadapan Tuan Choi. Tuan Choi menatap Siwon dengan tajam.

“Menjauh dari kehidupan anakku.” Kata Tuan Choi datar. Siwon tersenyum sinis mendengar perkataan Tuan Choi.

“Yongri tidak akan membiarkan saya melakukannya.” Ucap Siwon membalas perkataan Siwon.

“Aku akan menjodohkannya dengan laki-laki yang lebih baik darimu.” Ujar Tuan Choi. Siwon memasukkan kedua tangannya ke dalam saku celana.

“Benarkah? Tetapi sepertinya Yongri akan menolaknya.”

“Kau.. Aku tau kau laki-laki seperti apa. Berhenti memanfaatkan anakku hanya untuk merebut posisiku!!” Tuan Choi mulai tidak bisa mengontrol emosinya. Tatapan matanya terlihat benar-benar akan membunuh Siwon.

“Memangnya saya laki-laki seperti apa, hwajangnim? Dimata anak Anda, saya adalah laki-laki baik dan dia sangat mencintai saya. Saya harap, Anda berhenti melakukan apapun untuk memutuskan hubungan kami. Karena itu tidak akan pernah berhasil. Jika tidak ada lagi yang akan Anda katakan, saya permisi.” Siwon membungkukkan badannya sebentar sebelum akhirnya keluar dari ruangan Tuan Choi.

“Brengsek!” Maki Tuan Choi dengan kesal.

——

Yongri menatap jam yang melekat di pergelangan tangan kirinya untuk kesekian kalinya. Gadis itu menghela nafas kasar sekaligus kesal. Ini sudah melebihi waktu 15 menit dari waktu yang dijanjikan. Tetapi laki-laki yang bernama Cho Kyuhyun itu belum juga menapakkan batang hidungnya. Yongri benar-benar tidak suka jika disuruh menunggu seperti ini. Itu adalah hal yang paling menyebalkan untuknya.

Yongri benar-benar tidak dapat menunggu lagi, ketika sudah setengah jam gadis itu duduk sendiri disebuah restoran mewah. Yongri berdiri dari duduknya dan hendak keluar dari restoran. Tetapi gerakannya terhenti saat melihat seorang laki-laki dengan pakaian formal dan berjalan sedikit tergesa kearahnya. Ketika sudah berdiri tepat dihadapan Yongri, laki-laki itu tersenyum walaupun nafasnya tersengal-sengal.

“Choi Yongri-ssi?” Laki-laki itu memastikan. Yongri mengangguk. Senyum laki-laki itu semakin lebar dan ia mengulurkan tangannya dihadapan Yongri.

“Cho Kyuhyun.” Ujarnya. Dengan enggan Yongri menyambut uluran tangan itu.

“Choi Yongri.” Balasnya. Yongri kembali duduk dan Kyuhyun pun ikut duduk dihadapan Yongri.

“Maaf aku terlambat.” Kata Kyuhyun.

“Sangat terlambat.” Ralat Yongri. Kyuhyun sedikit terperangah saat mendengar nada suara Yongri yang terdengar ketus. Namun laki-laki itu hanya menunjukkan senyum kecilnya.

“Rapatku baru selesai sekitar setengah jam yang lalu. Dan setelah itu aku langsung menuju kemari. Sialnya, jalanan sangat padat membuatku terjebak macet.” Jelas Kyuhyun.

“Seharusnya kau tolak saja saat ayahku mengatur pertemuan ini.”

“Kenapa aku harus menolaknya?”

“Kau menyukaiku?” Kata Yongri percaya diri. Membuat Kyuhyun tertawa kecil.

“Tingkat percaya dirimu benar-benar tinggi, Yongri-ssi. Bagaimana mungkin aku menyukai seseorang yang belum pernah kutemui?” Kyuhyun menggelengkan kepalanya pelan dan tersenyum.

“Lalu kenapa kau menerima perjodohan ini?” Tanya Yongri kesal. Kyuhyun terlihat sedikit berpikir sebelum menjawab pertanyaan Yongri.

“Kenapa, ya? Entahlah, mungkin karena aku belum memiliki seorang kekasih.” Jawab Kyuhyun.

“Tetapi aku sudah memiliki kekasih. Dan aku tidak mau dijodoh-jodohkan!” Balas Yongri. Kyuhyun tidak dapat menutupi keterkejutannya saat mengetahui Yongri telah memiliki kekasih. Ia tidak menyangka jika akan dijodohkan dengan gadis yang mempunyai kekasih.

“Benarkah? Lalu, kenapa Tuan Choi masih ingin menjodohkanmu denganku?” Tanya Kyuhyun ingin tau. Yongri hanya diam, karena tidak tau harus menjawab apa. Ia tidak mungkin bercerita pada Kyuhyun, bahwa Tuan Choi tidak merestui hubungan mereka.

“Ah,, sepertinya aku bisa menebak.” Kata Kyuhyun dengan senyum miringnya.

“Apa?” Tantang Yongri.

“Tuan Choi tidak menyetujui hubungan kalian?” Skakmat!! Yongri hanya dapat terpaku saat Kyuhyun berhasil menebak jawaban dari pertanyaannya sendiri. Sedangkan Kyuhyun, laki-laki itu tersenyum saat mengetahui permasalahan gadis itu. Gadis yang menurutnya sangat unik.

“Apapun itu, aku tidak mau dijodohkan denganmu. Aku akan menolak perjodohan ini. Dan kau harus melakukan hal yang sama.” Kata Yongri ketus. Kyuhyun memajukan wajahnya dan menatap Yongri dengan serius.

“Kenapa aku harus melakukannya?” Tanya Kyuhyun.

“Bukankah kau bilang tidak menyukaiku?” Tanya Yongri balik.

“Aku memang tidak menyukaimu. Tetapi bukan berarti aku akan menolak perjodohan ini. Melihat sikapmu yang seperti ini, aku malah semakin tertarik untuk mengenalmu.” Ujar Kyuhyun membuat mata Yongri terbelalak. Menurutnya, laki-laki ini terlalu terang-terangan.

“Aku sudah memiliki kekasih!”

“Aku tau, tetapi menurutku laki-laki itu tidak akan lebih baik dariku.”

“Terserah apa katamu! Sampai kapanpun aku tidak akan mau menikah denganmu.” Ujar Yongri dan segera berdiri dari duduknya. Gadis itu menatap Kyuhyun sebentar sebelum akhirnya pergi meninggalkan restoran, tanpa menyentuh sama sekali makanan yang ada di restoran tersebut.

Kyuhyun menatap kepergian Yongri dengan senyum tipis. Ia tidak main-main dengan kata-katanya. Kyuhyun memang ingin mengenal Yongri lebih jauh. Melihat sikap Yongri yang menolaknya dengan terang-terangan, membuat Kyuhyun penasaran. Penasaran dengan laki-laki yang berhasil menaklukan hati gadis itu. Karena menurutnya, Yongri memiliki hati yang tidak lunak.

——

Yongri menaiki taksi untuk menuju kantor Tuan Choi. Tidak. Ia bukan ingin menemui Tuan Choi. Ia ingin menemui Siwon dan menceritakan pada Siwon, laki-laki seperti apa yang akan dijodohkan dengannya. Walaupun Yongri tidak menapik bahwa Kyuhyun memiliki wajah di atas rata-rata, tetapi tetap saja gadis itu tidak menyukai Kyuhyun. Menurutnya, laki-laki tertampan hanya Siwon saja. Tidak ada yang lain.

Setelah sampai dikantor, Yongri segera menuju lift untuk menuju ruangan Siwon. Siwon yang memiliki jabatan sebagai manager umum, tentu saja memiliki ruangan sendiri. Beberapa pegawai membungkuk hormat pada Yongri, karena mereka mengetahui siapa Yongri. Yongri hanya menunjukkan senyum seadanya hingga akhirnya berada di depan ruangan Siwon.

Yongri langsung membuka pintu ruangan Siwon, karena sejujurnya gadis itu lupa mengetuk pintu. Dan wajahnya langsung kecewa saat melihat tidak ada siapa-siapa disana. Ruangan Siwon kosong. Yongri memasukki ruangan itu dan tampak melihat-lihat. Sesaat kemudian, ia mengeluarkan ponselnya untuk menghubungi Siwon.

Yoboseo..

“Oppa, kau dimana?”

Aku? Tentu saja dikantor.” Yongri terdiam mendengar jawaban Siwon. Di kantor? Kantor yang mana lagi?

“Kantor?” Yongri memastikan.

Iya, aku dikantor dan sedang bekerja. Ada apa? Jika tidak ada sesuatu yang penting, aku akan menutup teleponnya. Aku sangat sibuk sekarang.

“Sibuk? Ah, ya. Tentu saja sibuk. Baiklah, maaf mengganggu.” Yongri segera mengakhiri sambungan telepon dengan tangan sedikit bergetar. Siwon membohonginya. Itu yang ada dipikiran gadis itu sekarang. Ia tidak tau mengapa Siwon membohonginya. Sebenarnya laki-laki itu sedang dimana dan melakukan apa? Kenapa ia harus berbohong? Yongri merasakan jantungnya berdetak berkali-kali lipat. Pertama kalinya Siwon membohonginya, dan Yongri benar-benar merasa terluka. Namun di dalam sudut hati kecil Yongri sedikit ragu, apa benar ini kebohongan pertama Siwon? Dengan mata yang berkaca-kaca, Yongri keluar dari ruangan Siwon dan meninggalkan kantor.

——

“Kau tidak menemuinya?” Tanya seroang gadis yang berada di dalam pelukan Siwon. Siwon meletakkan ponselnya di meja nakas disamping tempat tidurnya. Kemudian laki-laki itu menatap gadis yang berada di dalam dekapannya.

“Sedang malas.” Jawab Siwon asal. Gadis itu tertawa kecil.

“Semakin hari, semakin menyebalkan. Dia mau dijodohkan oleh ayahnya yang sok berkuasa itu.” Kata Siwon kesal.

“Jika begitu, bukankah kau seharusnya bersikap baik padanya? Bagaimana jika dia meninggalkanmu dan menerima perjodohan itu?” Ujar gadis itu. Siwon tersenyum sinis dan mengusap pipi gadis yang masih berada di dalam pelukannya.

“Itu tidak akan mungkin terjadi. Yongri terlalu tergila-gila padaku.” Kata Siwon yakin. Gadis itu kembali tersenyum dan mengusap dada polos Siwon.

“Bukankah kau juga tergila-gila padanya?” Ejek gadis itu. Siwon berdecak dan tampak tidak suka dengan pertanyaan itu.

“Aku bukan tergila-gila padanya. Tetapi pada hartanya.” Balas Siwon.

“Yang membuatku tergila-gila adalah kau.” Bisik Siwon dan mendekatkan wajahnya untuk mencium gadis itu. Memberikan lumatan penuh nafsu disana.

“Ciumanmu, belaianmu, dan tubuhmu. Semuanya membuatku gila.” Ucap Siwon setelah melepaskan ciumannya. Gadis itu tersenyum malu saat mendengar penuturan Siwon.

“Mau melanjutkan ke ronde baru?” Tanya Siwon.

“Dengan senang hati.” Jawab gadis itu. Siwon tersenyum dan mengubah posisinya menjadi diatas gadis itu.

“Aku tau kau tidak akan menolak.” Kata Siwon dan segera membungkam bibir gadis tersebut dengan penuh nafsu.

——

“Kau?!” Yongri terlihat sangat terkejut saat menemukan Kyuhyun didepan rumahnya.

“Hai.” Sapa Kyuhyun dengan tersenyum. Hari ini laki-laki itu menggunakan pakaian santai. Sebuah kaos polos yang dipadukan dengan cardigan. Dan celana jeans yang terlihat sangat nyaman. Benar-benar pas ditubuhnya.

“Untuk apa kau kerumahku?!” Tanya Yongri tidak suka.

“Apa salah jika aku mengunjungi rumah calon istriku?” Tanya Kyuhyun balik. Yongri membulatkan matanya.

“Calon istri?!” Pekiknya.

“Jangan katakan kalau kau lupa akan menjadi istriku.” Kata Kyuhyun dengan tatapan protes.

“Dasar gila! Kau pikir siapa yang mau menjadi istrimu?! Lagipula, darimana kau mengetahui rumahku?”

“Kau pasti akan menjadi istriku. Kita lihat saja nanti. Dan aku mengetahui rumah ini, tentu saja calon ayah mertuaku yang memberitahukannya.” Jawab Kyuhyun masih dengan tersenyum. Yongri semakin kesal mendengarnya. Sepertinya Tuan Choi tidak main-main dengan acara perjodohan ini.

Bersamaan dengan itu, perhatian keduanya teralihkan oleh sebuah mobil yang memasukki perkarangan rumah mewah Yongri. Yongri tersenyum saat tau siapa pemilik mobil tersebut. Ia segera keluar untuk menyambut sang pemilik mobil.

Siwon keluar dari mobil dan tampak tersenyum saat melihat Yongri. Namun senyum itu langsung memudar saat melihat seorang laki-laki yang tak dikenalnya, sedang berdiri di samping Yongri. Siwon dengan segera menghampiri Yongri.

“Siapa dia?” Tanya Siwon pada Yongri.

“Ah, ini–”

“Kau siapa?” Tanya Kyuhyun tampak tidak suka.

“Kenalkan, aku Choi Siwon. Kekasih Yongri.” Ujar Siwon sembari mengulurkan tangannya. Kyuhyun menatap tangan serta wajah Kyuhyun bergantian. Sesaat kemudian laki-laki itu tersenyum sinis dan menyambut uluran tangan Siwon.

“Cho Kyuhyun. Calon suami Yongri.” Balas Kyuhyun dengan senyum penuh kemenangan, manakala melihat wajah terkejut Siwon.

“Ya!” Yongri terlihat protes saat Kyuhyun memperkenalkan diri sebagai calon suaminya. Siwon dengan segera melepaskan tangannya yang masih berjabatan dengan Kyuhyun dan menatap Yongri. Meminta penjelasan dari kekasihnya itu.

“Calon suami? Diakah orang yang akan hwajangnim jodohkan denganmu?” Tanya Siwon. Yongri terlihat salah tingkah dan menggangguk pelan.

“Tapi kau tenang saja, oppa. Aku tidak akan mau menikah dengannya. Dia laki-laki gila.” Kata Yongri sembari menatap Kyuhyun sinis. Kyuhyun tersenyum kecil mendengar kata-kata Yongri.

“Ada apa kemari? Tidak biasanya, oppa.” Tanya Yongri. Siwon mencoba tidak memperdulikan kehadiran Kyuhyun dan menatap Yongri sembari tersenyum.

“Aku ingin mengajakmu pergi.” Jawab Siwon. Yongri terlihat antusias dengan ajakan Siwon.

“Sekarang?” Tanyanya. Siwon mengangguk pasti.

“Baiklah, ayo, kita pergi.” Kata Yongri dengan merangkul lengan Siwon. Keduanya hendak berjalan, namun Kyuhyun dengan cepat menggenggam pergelangan tangan Yongri yang bebas.

“Kau akan pergi begitu saja, sementara calon suamimu ada disini?” Kyuhyun terlihat kesal. Yongri melepaskan genggaman tangan Kyuhyun.

“Tidak ada yang menyuruhmu kemari, Kyuhyun-ssi.” Sergah Yongri.

“Kau! Aku bisa memberitahukan pada appamu jika kau terus seperti ini.” Ucap Kyuhyun dengan sedikit mengancam.

“Terserah kau saja. Mungkin dengan begitu, appa akan membatalkan perjodohan gila ini.” Kata Yongri dan terlihat tidak peduli. Siwon tersenyum mengejek pada Kyuhyun, sebelum mengajak Yongri memasukki mobilnya dan meninggalkan Kyuhyun yang masih berdiri di depan rumah Yongri. Kyuhyun terlihat sangat kesal, tetapi sayangnya ia tidak bisa berbuat apa-apa. Sia-sia saja kedatangannya hari ini. Ia bahkan rela membolos bekerja hanya untuk menemui Yongri. Tetapi respon yang diberikan gadis itu benar-benar membuatnya kecewa.

——

Siwon dan Yongri berjalan bersama disebuah taman yang terlihat cukup ramai sore itu. Belum ada pembicaraan berarti diantara keduanya. Mereka sibuk memandangi pemandangan dan apapun yang sedang terjadi di taman tersebut. Selain mereka, ada juga pasangan-pasangan kekasih yang sedang menghabiskan waktu bersama.

Yongri sedikit tersentak saat Siwon menggenggam tangannya. Terasa sangat hangat menurut Yongri. Gadis itu menatap Siwon yang juga sedang menatapnya. Keduanya sama-sama tersenyum manis. Membuat mereka terlihat sangat serasi.

“Tidak biasanya kau mengajakku berjalan-jalan seperti ini, oppa. Biasanya jika aku mengajakmu, kau justru menolak.” Kata Yongri memulai pembicaraan. Siwon menatap ke depan dan terus tersenyum.

“Hanya sedang ingin menghabiskan waktu berdua denganmu.”

“Aneh.” Gumam Yongri.

“Apanya yang aneh?” Tanya Siwon.

“Sikapmu yang aneh, oppa.” Jawab Yongri. Siwon menghela nafas dan menundukkan kepalanya. Keduanya masih terus mengelilingi taman.

“Aku hanya ingin membuat begitu banyak kenangan denganmu.” Ucap Siwon. Membuat Yongri menghentikan langkahnya. Yongri menggeser sedikit tubuhnya hingga ia berhadapan dengan Siwon.

“Kenangan? Apa maksudmu? Memangnya kita akan berpisah?” Tanya Yongri serius. Siwon tersenyum sedikit dipaksakan.

“Tidak akan ada yang tau bagaimana kedepannya. Apalagi kau akan dijodohkan. Dan sepertinya calon suamimu itu menyukaimu.” Jawab Siwon.

“Jangan menyebutnya calon suamiku! Aku tidak suka.” Ucap Yongri cepat.

“Kenyataannya memang seperti itu, Yongri-ya.” Kata Siwon lembut.

“Aku akan menolak perjodohan ini. Kau tenang saja, oppa.” Kata Yongri menyakinkan. Siwon menatap Yongri.

“Kita sama-sama tau bagaimana kerasnya hwajangnim. Jika ia sudah berkata A, maka yang akan terjadi adalah A. Bukankah itu yang terjadi pada hubungan kita? Dari awal beliau tidak pernah merestui kita. Sampai sekarang pun tetap seperti itu.” Yongri terdiam mendengar kata-kata Siwon. Ia sangat menyetujui semua yang Siwon katakan. Tuan Choi memang keras kepala. Sama seperti dirinya.

“Lalu, kau akan meninggalkanku?” Tanya Yongri pelan.

“Tidak. Tentu saja aku tidak akan meninggalkanmu.” Jawab Siwon langsung.

“Lalu kenapa sikapmu seolah-olah kau akan meninggalkanku?” Mata Yongri mulai berkaca-kaca.

“Aku hanya takut keadaan akan memaksaku meninggalkanmu. Aku takut sekali.” Ujar Siwon. Yongri mendekati Siwon dan memeluk laki-laki itu. Airmatanya mengalir dengan pelan. Ia tau ini pasti sangat berat untuk Siwon. Siwon sudah banyak bekorban untuknya.

“Kita menikah saja.” Ucap Yongri pelan. Siwon terlihat terkejut, sehingga ia dengan segera melepaskan pelukan Yongri.

“A–apa?”

“Kita menikah saja.” Ucap Yongri lagi.

“Tapi..orangtuamu?” Tanya Siwon ragu.

“Biarkan saja kita menikah tanpa restu dari orangtuaku. Asalkan kau selalu ada disisiku, aku tidak akan memperdulikan apapun lagi, oppa.”

“Kau yakin?”

“Sangat yakin.” Suara Yongri terdengar tegas. Siwon kembali tersenyum dan memeluk gadis itu.

“Terima kasih, Yongri-ya. Aku akan mengurus semuanya. Aku akan mengurus pernikahan kita.” Kata Siwon. Yongri mengangguk didalam pelukan Siwon. Yongri tidak tau jika Siwon saat ini sedang tersenyum penuh kemenangan. Laki-laki itu merasa sedikit lagi untuk mencapai tujuannya. Ia benar-benar tidak menyangka jika Yongri akan memberikannya jalan mulus untuk menjadi pimpinan dari perusahaan keluarga gadis itu.

Yongri melepaskan pelukannya dan menatap Siwon sembari tersenyum. Siwon juga ikut membalas senyumnya.

“Kau senang?” Tanya Yongri.

“Tentu saja. Aku mencintaimu.” Kata Siwon. Siwon mendekatkan wajahnya dan hendak mencium Yongri. Namun gadis itu mengalihkan wajahnya hingga bibir Siwon mendarat di pipi Yongri. Siwon terlihat kesal. Inilah salah satu yang menyebabkannya bosan terhadap Yongri. Gadis itu tidak pernah mau jika Siwon ingin menciumnya. Benar-benar munafik, pikir Siwon.

“Maaf.” Kata Siwon yang sudah kembali memasang senyum manisnya. Yongri menatap Siwon dan terlihat merasa bersalah.

“Aku yang minta maaf, oppa. Aku hanya tidak ingin melakukannya sebelum kita benar-benar menikah.” Ujar Yongri. Siwon mengangguk dan kembali memeluk gadis itu. Ia memutar kedua bola matanya dengan malas mendengar alasan gadis itu. Tetapi, Siwon tidak memperdulikan apapun lagi. Yang terpenting adalah ia akan segera menikah dengan Yongri.

——

Tuan Choi mendongak saat mendengar pintu ruangannya diketuk. Setelah mempersilahkan masuk, pintu ruangannya terbuka dan membuat Tuan Choi sedikut terkejut sekaligus senang.

“Cho Kyuhyun..” Ucap Tuan Choi dengan tersenyum.

“Selamat siang, ahjussi. Apa aku mengganggu?” Tanya Kyuhyun sedikit tidak enak.

“Tentu saja tidak. Ayo, duduk.” Suruh Tuan Choi. Keduanya duduk di sofa yang terdapat diruangan Tuan Choi. Kyuhyun tersenyum sedikit gugup karena hanya berdua saja di dalam ruangan itu bersama Tuan Choi. Walaupun Tuan Choi bersikap hangat padanya, tetapi tetap saja Kyuhyun tidak mengetahui bagaimana sifat Tuan Choi yang sebenarnya.

“Apa yang membuatmu kemari? Tidak mungkin, kan, kau hendak menanyakan alamat rumah lagi?” Canda Tuan Choi. Kyuhyun terlihat salah tingkah.

“Tentu saja tidak, ahjussi.”

“Kalau begitu ada apa?”

“Sebenarnya tidak ada sesuatu yang serius, ahjussi. Aku hanya ingin bertanya tentang Yongri. Hanya ingin tau lebih dalam tentangnya.” Ucap Kyuhyun jujur. Tuan Choi tertawa mendengar tujuan Kyuhyun mendatangi kantornya. Apalagi melihat wajah malu-malu Kyuhyun yang menurutnya sangat lucu.

“Astaga,, sepertinya kau benar-benar sudah terpesona pada putriku.” Kata Tuan Choi setelah berhasil menghentikan tawanya. Kyuhyun kembali dibuat salah tingkah oleh Tuan Choi.

“Baiklah, apa yang ingin kau ketahui?”

“Apapun itu, ahjussi. Bagaimana sifatnya, apa makanan favoritnya, film kesukaannya. Semuanya ahjussi.” Pinta Kyuhyun. Tuan Choi tersenyum dan mulai menceritakan tentang Yongri kepada Kyuhyun. Kyuhyun tampak mendengarkan dengan baik. Terkadang ia menunjukkan wajah terkejut, kemudian tersenyum. Bahkan tak jarang ia tertawa kencang, membuat Tuan Choi ikut tertawa. Kyuhyun benar-benar terlihat larut dalam cerita Tuan Choi. Mencoba menyimpan dengan rapi semua yang Tuan Choi katakan di dalam otaknya.

“Seperti itukah Yongri, ahjussi?” Kyuhyun kembali tertawa kecil. Menggelengkan kepalanya pelan seperti tidak percaya mendengar cerita dari Tuan Choi.

“Memang seperti itu. Kau jangan pernah tertipu dengan penampilan feminim dari gadis itu. Karena nyatanya ia sangat tomboy. Aku bahkan tidak tau harus melakukan apa lagi agar Yongri menghilangkan sifat kelaki-lakiannya itu.” Kata Tuan Choi dengan tersenyum. Kyuhyun menggantikan tawanya dengan senyuman kecil. Ia menjadi sedikit percaya diri sekarang. Karena ia sudah sedikit banyak mengetahui tentang Yongri.

“Terima kasih sudah menceritakannya padaku, ahjussi. Aku pasti menghabiskan banyak waktumu, maaf.” Ucap Kyuhyun. Tuan Choi tampak menggeleng pertanda tidak setuju dengan ucapan Kyuhyun.

“Aku senang melakukannya. Apalagi itu untuk calon menantuku sendiri. Jangan pernah sungkan padaku. Karena kita akan menjadi keluarga sebentar lagi.” Balas Tuan Choi. Kyuhyun kembali tersenyum. Namun sesaat kemudian, senyum Kyuhyun memudar. Laki-laki itu menatap Tuan Choi dengan serius. Ada sesuatu yang harus ditanyakannya pada Tuan Choi.

“Sebenarnya, ada satu hal lagi yang ingin kutanyakan padamu, ahjussi.” Kata Kyuhyun sedikit ragu. Tuan Choi menatap Kyuhyun dengan serius. Karena wajah laki-laki itu pun terlihat sangat serius sekarang.

“Apa?” Tanya Tuan Choi.

“Bukankah Yongri memiliki kekasih?” Tanya Kyuhyun akhirnya. Tuan Choi terlihat terkejut. Tidak menyangka jika Kyuhyun akan mengetahuinya.

“Kau mengetahuinya?” Kyuhyun mengangguk. Tuan Choi terlihat menghela nafas pelan. Laki-laki paruh baya itu menyandarkan punggungnya pada sandaran dibelakangnya.

“Aku tidak akan membatalkan pernikahan hanya karena itu, ahjussi. Kau tenang saja. Aku hanya ingin memastikan satu hal saja.” Ujar Kyuhyun mencoba menenangkan Tuan Choi.

“Yongri memang memiliki kekasih. Seorang manager umum di perusahaan ini.” Kata Tuan Choi.

“Lalu, kenapa ahjussi ingin menjodohkannya denganku?” Inilah yang ingin Kyuhyun ketahui sedari tadi. Pertanyaan mengenai Yongri hanya sebagai perantara saja. Karena ia takut jika langsung menanyakan hal ini kepada Tuan Choi, Tuan Choi tidak akan menjawabnya.

“Laki-laki itu tidak baik untuk Yongri.” Ucap Tuan Choi pelan.

“Maksudmu?” Kyuhyun terlihat bingung.

“Ia tidak benar-benar mencintai Yongri. Aku tau dia hanya ingin memanfaatkan Yongri untuk merebut posisiku sekarang. Dia adalah laki-laki miskin dengan obsesi tinggi. Aku dapat melihat itu dari sikapnya selama ini.” Jelas Tuan Choi. Kyuhyun tidak dapat mempercayai penjelasan yang diberikan Tuan Choi. Jika memang seperti itu, Kyuhyun merasa kasihan kepada Yongri. Sepertinya gadis itu sangat mencintai kekasihnya itu.

“Aku bahkan pernah melihatnya berkencan bersama gadis lain. Sayangnya aku tidak bisa memberitahukan hal itu kepada Yongri. Aku tidak mau melihatnya terluka. Yongri adalah putriku satu-satunya. Dan aku sangat menyayanginya.”

“Untuk itulah aku melakukan perjodohan ini. Aku berharap ada seorang laki-laki yang dapat menyelamatkan anakku dari laki-laki brengsek itu.”

“Bersediakah kau melakukannya untukku, Kyuhyun-ah? Maukah kau menyelamatkan Yongri dari laki-laki itu?” Pinta Tuan Choi dengan tulus. Ia menatap Kyuhyun dengan tatapan memohon. Membuat Kyuhyun merasakan kesedihan yang sebenarnya sedang dirasakan Tuan Choi saat ini. Lagipula, ayah mana yang tidak sedih saat melihat anaknya dipermainkan?

“Tentu saja aku bersedia, ahjussi. Jika tidak, untuk apa aku menerima perjodohan ini.” Kata Kyuhyun dengan tersenyum. Kyuhyun bermaksud menghilangkan kekhawatiran Tuan Choi. Ia sudah menganggap Tuan Choi sebagai ayahnya sendiri. Selain karena Tuan Choi yang akan menjadi ayah mertuanya sebentar lagi, Tuan Choi juga memiliki pribadi yang hangat, sama seperti ayahnya, Tuan Cho. Membuat Kyuhyun sangat nyaman berada didekatnya.

“Terima kasih, Kyuhyun-ah. Tetapi aku minta tolong untuk tidak mengatakan apapun kepada Yongri mengenai kebrengsekan laki-laki itu. Aku benar-benar tidak mau melihatnya terluka.” Pesan Tuan Choi.

“Tenang saja, ahjussi.” Balas Kyuhyun dan kemudian keduanya tersenyum bersama.

——

Yongri berdecak kesal sembari menatap layar ponselnya. Entah sudah berapa kali ia mencoba menghubungi Siwon hari ini. Hari ini adalah hari minggu. Ia berencana untuk mengajak Siwon berjalan-jalan, sembari membicarakan persiapan pernikahan mereka. Tetapi Siwon tidak menjawab sekalipun panggilannya. Membuat Yongri benar-benar kesal.

Yongri menyambar tas selempang yang berada di atas tempat tidurnya, dan kemudian memakainya. Gadis itu memutuskan untuk pergi ke apartemen Siwon. Sepertinya laki-laki itu masih tidur, pikir Yongri. Yongri menuruni anak tangga dan menemukan Tuan serta Nyonya Choi sedang bersantai di ruang keluarga.

“Kau mau kemana?” Tanya Tuan Choi.

“Pergi.” Jawab Yongri singkat.

“Bersama laki-laki itu?” Tebak Tuan Choi.

“Dia memiliki nama, appa.” Balas Yongri kesal.

“Kau sudah memiliki calon suami, Choi Yongri!” Tuan Choi mulai terlihat emosi.

“Aku tidak pernah menerima perjodohan itu, appa. Jadi, jangan memaksaku.” Yongri terlihat tidak peduli dan berlalu untuk meninggalkan rumah.

Yongri membuka pintu rumah, dan untuk kedua kalinya dibuat terkejut dengan kehadiran Kyuhyun. Gadis itu bahkan hampir menjerit. Namun setelahnya Yongri kembali memasang wajah ketus dan berlalu begitu saja dari hadapan Kyuhyun. Kyuhyun dengan cepat menahannya. Ia tidak mau kembali ditinggalkan begitu saja oleh Yongri.

“Kau mau kemana?” Tanya Kyuhyun.

“Bukan urusanmu.”

“Jika kau ingin pergi, aku akan mengantarmu.” Kata Kyuhyun membuat Yongri menatapnya.

“Kau yakin?” Yongri menunjukkan senyum sinisnya.

“Tentu.”

“Aku akan pergi ke apartemen kekasihku. Kau mau mengantarku?” Tanya Yongri dengan senyum penuh kemenangan. Kyuhyun terlihat terkejut dan terdiam. Laki-laki itu benar-benar kesal sekarang. Yongri kembali berbalik dan hendak meninggalkan Kyuhyun, saat melihat laki-laki itu hanya diam saja. Ia tau Kyuhyun tidak akan mungkin mau mengantarkannya ke rumah Siwon.

“Masuk ke mobilku.” Suara Kyuhyun menghentikan langkah Yongri. Yongri menoleh dan meminta penjelasan lebih dari Kyuhyun.

“Aku akan mengantarmu.” Kata Kyuhyun dan langsung menuju mobilnya. Yongri sedikit terkejut saat tau Kyuhyun bersedia mengantarnya. Tanpa pikir panjang, gadis itu segera memasukki mobil Kyuhyun. Well,, ia ingin melihat sampai mana batas kesabaran Kyuhyun.

——

Sial! Yongri benar-benar merasa kesal sekarang. Ia benar-benar tidak menyangka jika Kyuhyun akan mengikutinya, hingga Yongri berdiri di depan apartemen Siwon sekarang. Gadis itu pikir, Kyuhyun hanya akan mengantarnya saja, dan setelah itu pulang. Tetapi Kyuhyun bersikeras untuk ikut dengan Yongri. Membuat Yongri kehabisan akal untuk mengusirnya.

Yongri memasukkan kombinasi angka yang menjadi password apartemen Siwon. Setelahnya ia segera memasukki apartemen itu diikuti Kyuhyun dibelakangnya.

“Kau bahkan mengetahui password apartemennya? Sepertinya hubungan kalian benar-benar serius.” Gumam Kyuhyun. Yongri tidak menanggapinya dan hanya mendelik tajam kearahnya.

Apartemen terlihat sangat sepi, membuat Yongri berpikir jika Siwon tidak ada di sana. Gadis itu berjalan menuju ruang tengah, masih diikuti oleh Kyuhyun. Namun tiba-tiba langkahnya terhenti, saat ia melihat sesuatu yang membuatnya tercengang. Yongri merasakan jantungnya berdetak berkali-kali lebih cepat. Ia juga merasakan aliran darahnya berhenti untuk sesaat. Kyuhyun pun dapat melihat apa yang dilihat Yongri saat ini. Laki-laki itu mengumpat karena merasa waktunya sangat tidak pas. Seharusnya Yongri tidak memutuskan untuk ke apartemen ini, hari ini.

“Bagaimana jika kita pulang? Sepertinya sedang ada pesta disini dan kita tidak diundang.” Kata Kyuhyun. Kyuhyun mencoba menarik tangan Yongri untuk membawanya keluar dari apartemen Siwon. Namun Yongri menepisnya. Yongri kembali memfokuskan pandangannya pada sesuatu yang sedang berceceran dilantai. Pakaian laki-laki dan perempuan, lengkap dengan pakaian dalamnya. Yongri tentu tau pakaian laki-laki tersebut milik siapa.

Perhatian Yongri teralihkan, saat gadis itu mendengar suara-suara aneh dari sebuah kamar. Yongri menatap kamar tersebut yang kebetulan pintunya tidak tertutup dengan sempurna. Yongri hendak menghampirinya tetapi Kyuhyun mencoba menahannya. Yongri mendongak dan menatap Kyuhyun dengan matanya yang memerah.

“Kita pulang saja.” Kata Kyuhyun pelan. Kyuhyun benar-benar tidak mau Yongri melihat sesuatu yang menjijikkan di dalam kamar itu. Ia sudah berjanji pada Tuan Choi untuk tidak membuat Yongri terluka. Kembali, Yongri menepis tangan Kyuhyun. Ia berjalan perlahan untuk menghampiri kamar Siwon. Gadis itu mencoba melihat apa yang sedang terjadi melalui celah pintu yang terbuka. Dan apa yang dilihatnya saat ini, benar-benar membuat pandangannya memburam. Hatinya terasa hancur berkeping-keping, dan dilengkapi dengan rasa sesak. Sebentar saja untuk airmata mengalir dipipi mulusnya. Gadis itu menutup mulutnya untuk menahan isakan yang mungkin saja akan keluar. Ia bahkan merasakan kakinya lemas, hingga hampir terjatuh, jika Kyuhyun tidak menangkapnya. Akibatnya, siku Kyuhyun tidak sengaja mendorong pintu, hingga akhirnya pintu kamar itu terbuka lebar.

“Astaga!!” Pekik gadis yang sedang berada di atas Siwon sembari membelakangi laki-laki itu. Gadis itu dengan segera turun dari atas tubuh Siwon dan mencari selimut untuk menutupi tubuh polosnya. Siwon segera mengalihkan pandangannya ke pintu, dan terlihat benar-benar terkejut. Laki-laki itu segera bangkit menjadi duduk dan menutupi tubuh bagian bawahnya. Wajah Siwon benar-benar memucat sekarang. Ia tidak menyangka jika Yongri akan melihat semuanya.

Yongri benar-benar tidak dapat menahan tangisnya lagi. Dengan menatap Siwon, gadis itu menangis dengan sangat kencang. Ia benar-benar tidak menyangka jika Siwon tega mengkhianatinya hingga seperti ini. Hingga melakukan hal yang sangat menjijikan menurut Yongri.

“Yong–Yongri-ya..” Panggil Siwon terbata. Dengan mengumpulkan kekuatannya, Yongri berdiri dengan sempurna. Gadis itu segera berbalik dan berlari untuk meninggalkan apartemen Siwon. Siwon yang melihat itu, dengan spontan menuruni tempat tidurnya dan hendak menyusul Yongri. Namun Kyuhyun dengan cepat menahannya.

“Sebaiknya kau berpakaian terlebih dahulu, Tuan. Ck! Kalian benar-benar menjijikkan.” Desis Kyuhyun sembari menatap Siwon dan gadis itu bergantian. Setelahnya, Kyuhyun segera berlari untuk mengejar Yongri.

“Aarrghh!!!” Jerit Siwon sembari memukul pintu.

——

Kyuhyun masih setia duduk di samping Yongri yang terus menangis. Airmata gadis itu terus mengalir, namun ia tidak terisak. Dengan ragu, Kyuhyun menarik Yongri ke dalam pelukannya. Memeluk gadis itu dengan erat, seolah memberikannya kekuatan. Tangis Yongri semakin pecah di dalam pelukan Kyuhyun. Ia bahkan memukuli punggung Kyuhyun untuk melampiaskan kemarahannya. Kyuhyun sendiri tidak mempermasalahkannya, asalkan gadis itu dapat kembali tenang.

“Brengsek! Jahat! Keterlaluan! Bagaimana mungkin ia tega melakukan ini padaku?? Aku benar-benar membencinya!!” Isak Yongri. Kyuhyun mengusap punggung Yongri. Membiarkan Yongri memaki Siwon sesuka hatinya.

“Dia bukan laki-laki yang pantas untuk kau tangisi. Airmatamu terlalu berharga untuknya.” Ucap Kyuhyun pelan.

“Aku benar-benar mencintainya. Apa salahku hingga ia tega melakukan ini padaku?” Kata Yongri.

“Kau tidak salah. Tetapi laki-laki itu yang bodoh. Bodoh karena memilih menyakitimu daripada mencintaimu.” Ujar Kyuhyun. Yongri tidak lagi membalas ucapan Kyuhyun dan hanya terus menangis. Ia benar-benar terluka sekarang. Tidak menyangka jika Siwon akan melakukan ini padanya. Selama ini, ia selalu membela Siwon di depan Tuan Choi. Ia selalu menganggap Siwon laki-laki baik. Tetapi ternyata perkiraannya salah. Siwon hanyalah lelaki brengsek yang tidak tau diri.

Kyuhyun melepaskan pelukannya saat merasa Yongri cukup tenang. Dengan perlahan laki-laki itu mengusap pipi Yongri untuk membersihkan airmatanya. Yongri menghela nafas panjang dan mendongak menatap Kyuhyun. Menatap Kyuhyun dengan sangat dalam, membuat Kyuhyun menjadi salah tingkah.

“A–ada apa?” Tanya Kyuhyun.

“Kita…kita menikah saja.”

“Apa?!”

——

Kyuhyun terlihat tidak sabar untuk melihat Yongri yang sedang mencoba gaun pengantinnya. Dihadapannya sebuah tirai besar sedang tertutup, dimana didalamnya Yongri berada. Ia benar-benar menantikan tirai tersebut terbuka dengan lebar. Kyuhyun sendiri terlihat sudah mengenakan tuxedo berwarna putih gading. Lusa adalah hari pernikahan mereka. Untuk itu, saat ini keduanya sedang memfitting baju pengantin.

Beberapa saat kemudian, tirai besar itu terbuka lebar. Kyuhyun dapat melihat Yongri yang sudah menggunakan gaun pengantin. Yongri terlihat sangat cantik dengan gaun pengantin bermodel kemben, sehingga memperlihatkan bahu putih mulusnya. Rambutnya di gulung ke atas, serta make up tipis sudah menghiasi wajah Yongri. Kyuhyun tidak tau kata apa yang cocok dengan penampilan Yongri sekarang. Cantik? Sepertinya itu terlalu sederhana. Yongri terlihat seperti seorang dewi dimatanya.

Sayangnya, Yongri tidak menampilkan senyum sedikit pun. Matanya terlihat kosong dan wajahnya terlihat datar. Semenjak tirai dibuka, Yongri bahkan tidak menatap Kyuhyun sekalipun. Gadis itu sepertinya tidak peduli dengan penampilan calon suaminya. Membuat Kyuhyun lagi-lagi terluka.

“Bisa tinggalkan kami berdua?” Pinta Kyuhyun kepada beberapa pegawai yang membantu Yongri mengenakan gaun pengantinnya. Mereka membungkuk sopan sebelum akhirnya meninggalkan Kyuhyun dan Yongri. Kyuhyun menghampiri Yongri, dan berdiri di depan gadis itu. Saat itu, barulah Yongri mendongak dan menatap Kyuhyun. Tetapi lagi-lagi tatapan matanya terlihat sangat kosong.

“Mari kita buat ini semakin jelas, Choi Yongri.” Ucap Kyuhyun sembari memasukkan kedua tangannya ke dalam saku celana.

“Pernikahan ini, apakah aku yang memaksamu melakukannya?” Tanya Kyuhyun. Semakin lama, Kyuhyun tidak dapat menyembunyikan rasa terlukanya.

“Bukankah kau yang menginginkannya?” Tanya Kyuhyun lagi. Yongri mengangguk pelan.

“Kalau begitu, kenapa wajahmu menunjukkan bahwa kau seolah-olah dipaksa untuk menikah? Aku tau kau tidak mencintaiku, tetapi setidaknya tunjukkan sedikit senyummu padaku.”

“Maaf.”

“Bukan permintaan maaf yang aku inginkan. Aku hanya ingin semuanya jelas. Jika kau memang tertekan dengan pernikahan ini, lebih baik kita batalkan saja.” Kata Kyuhyun hingga membuat Yongri menatapnya dengan terkejut. Mata gadis itu terlihat berkaca-kaca.

“Disini bukan hanya kau yang terluka. Aku pun juga. Kau terluka karena mantan kekasihmu yang brengsek itu, dan aku terluka karena kau.”

“Maafkan aku, Kyuhyun-ssi. Aku hanya belum bisa menerima ini semua. Bukan tentang pernikahan ini. Tetapi tentang semua yang telah dilakukan Siwon oppa padaku. Aku benar-benar tidak bisa menerima semuanya.” Ujar Yongri dengan airmata yang mulai mengalir.

“Aku tidak akan pernah memaafkannya. Aku sangat-sangat membencinya.” Isak Yongri. Kyuhyun menghela nafas panjang. Dengan sabar, Kyuhyun menyeka airmata Yongri yang terus mengalir. Kyuhyun takut airmata itu melunturkan make up Yongri.

“Kalau begitu jangan pernah sekalipun mencoba untuk memaafkannya. Jika itu bisa membuatmu sedikit tenang, lakukanlah seperti itu. Tetapi jangan pernah menangis seperti ini lagi. Terutama dihadapannya. Kau tau, laki-laki itu akan semakin diatas angin jika mengetahuinya.” Nasehat Kyuhyun. Kyuhyun tersenyum kecil, untuk membuat Yongri menjadi lebih tenang. Yongri pun memaksakan senyumnya dan lebih mendekat kepada Kyuhyun. Kyuhyun sedikit terkejut saat Yongri memeluknya. Gadis itu menyandarkan kepalanya di dada bidang Kyuhyun. Dengan ragu, Kyuhyun pun akhirnya membalas pelukan Yongri.

“Pernikahan ini, jangan pernah sekalipun berpikir untuk membatalkannya. Gumam Yongri dan membuat Kyuhyun kembali terkejut.

——

Pernikahan Kyuhyun dan Yongri pun berlangsung dengan sangat meriah. Tentu saja meriah, mengingat keduanya berasal dari keluarga yang sangat terkenal dan juga kaya. Entah berapa banyak uang yang mereka habiskan untuk menggelar pesta pernikahan tersebut. Sepertinya juga dari dua keluarga itu tidak terlalu memperdulikan uang mereka. Yang mereka pikirkan adalah kehidupan putra dan putri mereka yang telah menjadi sepasang suami istri.

Begitu malam tiba, Kyuhyun dan Yongri pulang ke rumah baru mereka. Rumah pemberian Tuan Cho selaku ayah dari Kyuhyun, dan juga ayah mertua dari Yongri. Rumah yang tidak bisa dibilang sederhana. Namun tetap tidak semewah rumah Yongri yang dulu.

“Rumah yang terlalu besar untuk kita berdua.” Ucap Yongri, membuat Kyuhyun menoleh padanya.

“Berdua?” Kyuhyun membeo.

“Eo. Tentu saja berdua. Kau dan aku. Memangnya ada siapa lagi?”

“Anak kita? Apa kau tidak memperhitungkannya?” Goda Kyuhyun membuat wajah Yongri memanas. Yongri dengan segera mengalihkan pandangannya dari Kyuhyun. Jika tidak, laki-laki itu akan lebih betah menggodanya.

“Aku ingin melihat kamar tidurnya.” Gumam Yongri sembari melangkah menuju kamar yang sepertinya merupakan kamar utama. Rumah tersebut hanya memiliki satu lantai, sehingga semuanya terletak di situ-situ saja.

Yongri membuka pintu kamar dan kembali merasa tercengang. Kamarnya begitu luas, dengan tempat tidur berukura king size. Yongri memasukki kamar diikuti Kyuhyun dibelakangnya.

“Yongri-ya.” Panggil Kyuhyun membuat Yongri berbalik untuk menatapnya.

“Rumah ini memiliki beberapa kamar. Aku tidak akan memaksa untuk berada di kamar yang sama denganmu. Kau bisa tidur di tempat ini, dan aku akan tidur di kamar lain.” Kata Kyuhyun dengan tersenyum kecil. Yongri dengan segera menahan Kyuhyun, saat laki-laki itu terlihat akan meninggalkan kamar. Yongri menatap Kyuhyun dan tersenyum.

“Berapa kali harus kukatakan jika aku sama sekali tidak keberatan dengan pernikahan ini? Aku yang memutuskan untuk menikah. Ini bukan paksaan. Jika ini sebuah paksaan, mungkin aku tidak akan mau berada di satu kamar yang sama denganmu. Tetapi ini keinginanku. Mungkin sekarang, aku memang belum mencintaimu. Tetapi aku akan belajar melakukannya. Biar bagaimanapun, kau adalah suamiku.” Ujar Yongri. Kyuhyun tidak dapat menutupi rasa senangnya. Ia sangat bahagia saat tau Yongri tidak akan menghindarinya. Gadis itu bahkan benar-benar menganggapnya sebagai suami yang dicintainya. Kyuhyun sangat tidak menyangka itu. Dan Kyuhyun berjanji pada dirinya sendiri, bahwa ia akan membuat Yongri mencintainya. Seperti apa yang dirasakan laki-laki itu sekarang padanya.

“Bolehkan aku membantumu untuk membuatmu mencintaiku?” Tanya Kyuhyun. Yongri kembali tersenyum hingga memperlihatkan deretan giginya yang putih.

“Tentu saja, Kyuhyun-ssi.” Jawab Yongri pasti. Kyuhyun ikut tersenyum dan menggenggam kedua tangan Yongri.

“Untuk permulaan, bisakah kau tidak memanggilku seformal itu? Kyuhyun-ssi, Kyuhyun-ssi. Kepalaku sakit mendengarnya.” Gurau Kyuhyun membuat Yongri tertawa.

“Arraseo, Kyuhyun-ah.” Kata Yongri membuat keduanya tertawa bersama.

——

“Kau yakin akan menemuinya?” Tanya Kyuhyun untuk kesekian kalinya. Laki-laki itu membenarkan letak dasinya sembari menatap Yongri dengan lembut. Yongri mengangguk dan menghampiri Kyuhyun. Membantu sang suami merapikan pakaiannya.

“Kau sudah menanyakannya lebih dari tiga kali, Kyuhyun-ah. Dan jawabanku tetap sama. Aku akan menemuinya. Aku akan menemui Siwon oppa.” Jawab Yongri.

“Tidak bisakah dibicarakan di telepon saja?” Usul Kyuhyun. Yongri tersenyum kecil dan menatap Kyuhyun.

“Kau cemburu karena aku akan menemuinya?” Tanya Yongri bermaksud menggoda Kyuhyun.

“Cemburu tentu saja! Istriku akan menemui laki-laki lain, siapa yang tidak cemburu?” Ujar Kyuhyun membalas godaan Yongri. Keduanya sama-sama tertawa. Namun Kyuhyun dengan cepat menghentikan tawanya dan menatap Yongri serius.

“Aku percaya padamu, Yongri-ya. Aku hanya takut laki-laki itu kembali menyakitimu. Aku yakin luka yang yang sekarang saja belum sembuh. Bagaimana jika dia menambah luka yang baru?” Kata Kyuhyun dengan khawatir.

“Aku akan menerima apapun itu, Kyuhyun-ah. Kau tenang saja. Lagipula, aku memang harus mengakhiri hubungan ini secara resmi. Kami belum sempat bertemu setelah hari itu. Sepertinya memang ada yang harus kami selesaikan.”

“Bagaimana jika aku menemanimu?” Kyuhyun menawarkan.

“Tidak perlu. Aku bisa sendiri. Bukankah kau bilang jika kau percaya padaku?”

“Aku memang percaya padamu. Tetapi aku tidak percaya pada laki-laki itu. Dia pernah menyakitimu, bukan tidak mungkin jika dia kembali menyakitimu.”

“Aku akan segera menghubungimu jika dia menyakitiku.” Janji Yongri.

“Memang sudah seharusnya seperti itu. Jika memang itu terjadi, aku akan langsung membunuh laki-laki itu.” Ucap Kyuhyun dengan sedikit emosi. Yongri mengangguk pelan.

“Pergilah ke kantor. Bukankah kau bilang ada rapat penting?”

“Arraseo. Aku pergi dulu. Kau hati-hati, ya.” Pesan Kyuhyun. Laki-laki itu mengecup kening Yongri dengan sayang. Sebelum akhirnya berangkat ke kantor.

——

Dari kejauhan, Yongri dapat melihat kehadiran Siwon. Yongri lupa sudah berapa lama ia tidak bertemu dengan laki-laki yang masih dicintainya hingga sekarang. Siwon berdiri tepat dihadapannya. Yongri dapat melihat rambut-rambut halus yang tumbuh disekitar dagu laki-laki itu. Sepertinya Siwon tidak mengurus dirinya dengan baik akhir-akhir ini.

“Apa yang ingin kau bicarakan?” Tanya Yongri langsung. Jangan lupakan nada ketus yang diberikannya. Membuat Siwon merasa sedih.

“Aku ingin minta maaf.” Jawab Siwon. Yongri tersenyum sinis.

“Jika aku tau itu yang ingin kau bicarakan, seharusnya dari awal aku katakan padamu, bahwa aku tidak akan pernah memaafkanmu.” Kata Yongri.

“Aku tau bahwa perbuatanku tidak bisa termaafkan, Yongri-ya. Tetapi aku benar-benar menyesal telah melakukannya. Aku menyesal karena telah mengkhianati dan menyakitimu.” Sesal Siwon. Yongri menatap mata Siwon dan dapat melihat rasa penyesalan disana. Tapi menurut Yongri, semuanya sudah terlambat.

“Satu hal yang ingin kutanyakan padamu. Selama tiga tahun kita menjalin hubungan, pernahkan kau mencintaiku?” Tanya Yongri dengan bibir bergetar. Yongri mengepalkan kedua tangannya. Bersiap dengan jawaban apapun yang akan diberikan oleh Siwon.

“Aku..aku..” Siwon terlihat sangat bingung harus menjawab apa. Laki-laki itu bahkan tidak tau dengan perasaannya sendiri.

“Tidak pernah?” Gumam Yongri dengan mata berkaca-kaca. Siwon menatap Yongri dan semakin merasa bersalah saat melihat gadis itu akan menangis.

“Kau..hanya menginginkan hartaku?” Tanya Yongri sekaligus menebak. Mata Siwon melebar saat mendengar tebakan Yongri. Seperti sebuah lemparan yang mengenai sasaran yang tepat.

“Jika seperti itu, percuma kau menyesali perbuatanmu. Semua sudah terlambat.” Ucap Yongri sembari menyeka airmata yang mengalir dipipinya. Ia tidak mau terlihat lemah dihadapan Siwon.

“Tidak, Yongri-ya. Tidak ada yang terlambat. Kita bisa memulainya dari awal.” Bantah Siwon. Laki-laki itu meraih tangan Yongri dan menggenggamnya. Namun perhatiannya teralihkan saat merasakan sesuatu di jari manis Yongri. Siwon tertegun saat melihat sebuah cincin tersemat manis di jari Yongri.

“Cincin ini–”

“Cincin pernikahanku.” Potong Yongri langsung. Siwon menatap Yongri dan menunjukkan raut tidak percaya.

“Ti–tidak mungkin. Bukankah kau mencintaiku?” Tanya Siwon.

“Benar. Aku mencintaimu. Sangat mencintaimu, bahkan hingga detik ini.” Jawab Yongri.

“Kalau begitu kenapa kau menikah?”

“Kau benar-benar ingin tau alasannya?” Siwon mengangguk cepat.

“Karena mulai detik ini juga.. Aku memutuskan untuk berhenti mencintaimu, Siwon-ssi.” Kata Yongri sembari melepaskan genggaman tangan Siwon. Siwon tidak dapat menahan laju airmata yang mengalir dipipinya. Rasanya sangat menyakitkan. Siwon tidak tau jika seperti ini rasanya sebuah penolakan.

“Kau hanya masala laluku. Dan suamiku, adalah masa depanku. Aku akan melupakanmu dan belajar mencintai suamiku. Kita tidak ditakdirkan untuk bersama.”

“Yongri-ya..” Siwon merasakan suaranya tercekat.

“Jika nanti kau telah menemukan penggantiku, jangan pernah sakiti dia seperti kau menyakitiku.”

“Aku rasa tidak ada lagi yang harus kita bicarakan. Jika suatu saat kita bertemu, berpura-puralah jika kita tidak saling mengenal. Itu yang terbaik untuk kita berdua. Jaga dirimu baik-baik. Aku pergi.” Yongri segera membalikkan badannya untuk meninggalkan Siwon. Airmata gadis itu semakin banyak mengalir. Ia tidak tega melihat wajah terluka Siwon. Tetapi gadis itu berjanji, ini terakhir kalinya ia menangisi Siwon. Untuk selanjutnya, ia hanya akan tersenyum. Tersenyum besama Kyuhyun.

Terima kasih untuk segalanya, Siwon oppa.

——

–Fin–

Hai!! Hai!! Bertemu lagi dengan FF oneshoot dari saya..

Silahkan nikmati FF ini.. Kritik dan sarannya tetap saya butuhkan..

Gomawo^^ Annyeong……….

Advertisements

30 thoughts on “Stop to Loving You

  1. Ya ampun knpa dsni Wonppa jhat sekali……
    yaahhh.. walopun sedikit ga rela Yongri ma Kyuvil, tpi akurapopo dh… yg penting Yongri bahagia….
    and bt Wonppa ubah sikapmu itu dan kembalilah jd Wonppa ku yg tampan, baik hati okre… hehehe..
    Gomawo ^^

  2. Kelakuan siwon bener2. Aku pengen jitak2 kepala ny siwon. Hehehe
    author, ceritany bagus. Aku ny sampe kebawa alur. D tunggu cerita yg lain.

  3. Waah keren. Harusnya cast utamanya kyuhyun aja un. Terus ada sequelnya yg ceritain kehidupan yongri sama kyuhyun, trus siwon sama yeoja barunya, pasti keren deh. Aku request aja sih, soalnya aku suka cerita yg ini:) thankyouu, sorry bawel bgt(?)

  4. Kangen banget sama ff eonni….
    Baru buka blog langsung baca ff ini udah bikin nyesek.. Kenapa Siwon oppa harus berakhir sad ending eonni..
    Tapi aku tetap suka kok sama alur yang eonni buat..
    Hwaiting untuk ff lainnya 😀

  5. Yyeeyyy seneng yongri gk sama siwon.. hahaha .. selamat ya cho setan. Semoga yongri bisa cinta amaa kyu ,, siwon jdi bnran ada prsaan sama yongri? Haha tp telat sih .., bagus kalo ada sequel nih torr…

  6. Suka bgt sama endingnya 🙂 uri Kyuhyun emang jjang, dia mau menerima yongri walaupun yongri gak cinta sama dia. Jarang2 nemu karakter Kyuhyun oppa yg kek gini 😀 biasanya donghae oppa yg jdi karakter kek gini..

  7. menurutku alurnya kecepetan jadi aku kurang dapet feelnya hehehe
    disitu kok siwonnya ga dibuat menderita sih? kan kalau dibuat menderita sepertinya akan lebih seru #plakk /ditabok siwonest/

  8. Itu sih emang salahnya siwon oppa,, jadi disini aku dukung kyu-yong #gag nanya. menurutku ending disini gag terlalu sad, karna yongri udah menentukan pilihan yang tepat. jadi, aku suka endingnya gag ngegalau-galau amat emang itu pilihan terbaik mereka ,,,

  9. Seru bgt ff nya, ternyata Siwon oppa mengkhianati Yongri dr dulu dan hny menginginkan harta keluarga Yongri, Appa nya Yongri sendiri sdh pny firasat dan bukti ttg ketidaksetiaan Siwon oppa tp ia takut anaknya tersakiti dan seiring waktu berjalan Yongri melihat itu semua dan memutuskan u menikah dgn Kyu oppa serta berusaha u mencintainya

  10. Daebak eoni ,, ini pertamankalinya aku baca ff chasnya kyu sama yongri,, aku suka eonni,,
    Klo bisa d buat sequelnya eonni kehidupan yongri sama kyu,,,, fighting eooni,,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s