Trust Me (FF Request) – Part 10

Trust Me (FF Request) – Part 10

Author : Choineke

TitleTrust Me

Cast : Cho Kyuhyun, Park Min Hyo (OC)

Sub cast : Choi Jihee (OC), Park Sanghyun (Thunder)-Mblaq, Park Chanyeol-EXO K, Cho Ahra

Genre : Romance

Length : Chapter

Rating : PG-15

Note : oke ini ff request dari salah satu reader disini, namanya Poppy Lodaya. Semoga suka ya  happy reading all^^

 

Author POV

“MINHYO DAN KYUHYUN PUTUS?!” Teriak beberapa member terkejut dengan apa yang disampaikan Leeteuk barusan. Ya, Leeteuk baru saja menceritakan apa yang terjadi antara Kyuhyun dan Minhyo hingga menyebabkan ketegangan antara Eunhyuk dan Kyuhyun. Semua member tampak terkejut sekaligus tidak percaya dengan apa yang disampaikan Leeteuk.

“Wahh,, benar-benar sulir dipercaya. Aku bahkan tidak bisa mengatakan apa-apa lagi.” Gumam Donghae.

“Eunhyuk kesal karena Kyuhyun tidak menyelesaikan masalahnya secara baik-baik. Saat itu Kyuhyun benar-benar emosi dan Minhyo sampai dibuat menangis.” Jelas Leeteuk lagi.

“Dan itu semua karena foto yang dikirimkan oleh Jihee?” Tanya Yesung memastikan. Leeteuk mengangguk.

“Begitulah yang aku dengar dari pertengkaran mereka kemarin. Tetapi aku tidak tau pasti, foto seperti apa yang dikirimkan Jihee.” Jawab Leeteuk.

“Jihee benar-benar rela melakukan apapun untuk membuat Kyuhyun menjadi miliknya.” Ucap Sungmin pelan.

“Lama-lama seperti ini, aku menjadi kesal dengan gadis itu.” Kata Shindong dan di balas anggukan oleh member lain.

“Kita sama-sama tau bahwa ini bukan pertama kalinya Jihee membuat Kyuhyun meninggalkan kekasihnya. Tetapi selama ini aku setuju dengan apa yang dilakukan Jihee karena kekasih-kekasih Kyuhyun terdahulu memang tidak baik. Dan untuk Minhyo, aku rasa gadis itu sudah cukup baik untuk Kyuhyun.” Ujar Sungmin.

“Ya, aku setuju denganmu, Sungmin-ah..” Sahut Leeteuk.

“Dimana Eunhyuk sekarang?” Tanya Yesung.

“Dia ada di kamar. Sepertinya sedang tidur.” Jawab Donghae.

“Bagaimana caranya membuat hubungan Eunhyuk hyung dan Kyuhyun membaik?” Tanya Ryeowook pada member yang lain. Mereka terlihat mengangkat bahu pertanda tidak tau.

“Mungkin jika Kyuhyun dan Minhyo kembali bersama, maka hubungan Kyuhyun dan Eunhyuk akan membaik.” Donghae memberikan pendapat.

“Kau gila, Donghae-ya. Kau tidak lihat saja bagaimana marahnya Kyuhyun pada Minhyo saat itu. Menurut sudut pandangku, mereka tidak akan pernah kembali bersama.” Kata Leeteuk.

“Memangnya bagaimana marahnya Kyuhyun saat itu, hyung?” Tanya Shindong dan di balas tatapan ingin tau dari member yang lain.

“Aku tidak mungkin menceritakan dari awal. Yang pasti saat itu Kyuhyun mengatakan bahwa Minhyo adalah gadis murahan dan brengsek.” Jawab Leeteuk membuat mata seluruh member terbelalak karena tidak percaya.

Belum sempat mereka mengomentari ucapan Leeteuk, seluruh member dikejutkan dengan bunyi pintu dorm mereka yang tampak terbuka. Semuanya dengan segera menoleh ke arah pintu dan menemukan Kyuhyun yang berjalan tanpa semangat. Laki-laki itu tampak menundukkan kepalanya tapi mereka dapat melihat mata Kyuhyun yang sedikit bengkak.

“Kau kenapa, Kyuhyun-ah?” Tanya Shindong. Kyuhyun tidak menjawab dan memasukki kamarnya. Seluruh member tampak saling tatap dan terdiam dalam waktu yang cukup lama. Namun tiba-tiba mereka semua terlonjak saat mendengar suara teriakan dari kamar Kyuhyun, diikuti suara barang-barang yang terjatuh. Dengan serempak mereka semua berdiri dan hendak ke kamar Kyuhyun saat tiba-tiba melihat Eunhyuk keluar kamar.

“Siapa yang sudah teriak-teriak tidak jelas di siang hari seperti ini?” Tanya Eunhyuk terlihat kesal karena tidurnya terganggu. Semua member terus diam dan tidak berani menjawab.

Kembali terdengar teriakan dari kamar Kyuhyun yang membuat mereka semua menoleh termasuk Eunhyuk.

“Aishh,, anak setan itu. Apa lagi yang dilakukannya kali ini?” Geram Eunhyuk. Eunhyuk melangkah menuju kamar Kyuhyun diikuti member yang lain. Ketika Eunhyuk membuka pintu, semua member terlihat terkejut menemukan keadaan kamar yang tampak seperti kapal pecah. Kyuhyun sendiri terlihat duduk dilantai dengan bersandar pada sisi tempat tidur sembari memeluk lututnya.

“Kau mau kemana, Eunhyuk-ah?” Tanya Donghae saat melihat Eunhyuk hendak masuk ke dalam kamar.

“Tentu saja masuk. Kalian tunggu saja disini.” Ujar Eunhyuk dan segera masuk sembari menutup pintu. Tidak lupa menguncinya. Terdengar ketukan pintu dari member yang terlihat khawatir. Mereka takut Eunhyuk dan Kyuhyun bertengkar di dalam kamar.

Eunhyuk menghela nafas sembari berjalan mendekati posisi Kyuhyun sekarang. Sedikit kesusahan karena semua barang di kamar itu tergeletak tak berdaya di lantai. Bahkan beberapa kali Eunhyuk menginjaknya hingga terdengar bunyi patahan. Eunhyuk duduk di atas tempat tidur Sungmin, tepatnya di hadapan Kyuhyun. Ia memperhatikan Kyuhyun dengan tatapan yang sulit diartikan.

“Kau kenapa?” Tanya Eunhyuk terdengar cuek. Tidak ada jawaban apapun dari Kyuhyun.

“Yahh!!” Eunhyuk menyentuh kaki Kyuhyun dengan jari kakinya. Masih tidak ada jawaban apapun dari Kyuhyun. Laki-laki itu terlihat betah dengan posisinya sekarang.

“Aishh!!” Geram Eunhyuk.

“Aku menyesal, hyung…” Ujar Kyuhyun tiba-tiba membuat dahi Eunhyuk berkerut sehingga kedua alisnya tampak menyatu.

“Apa yang kau bicarakan?” Tanya Eunhyuk. Kyuhyun mendongakkan kepalanya dengan perlahan dan Eunhyuk terkejut melihat wajah laki-laki itu basah.

“K–kau…m–me–menangis?” Eunhyuk benar-benar tidak dapat menutupi rasa terkejutnya. Seorang Kyuhyun bisa menangis? Benar-benar menakjubkan!

“Aku..aku sudah salah paham, hyung..” Sesal Kyuhyun.

“Sebenarnya apa yang kau bicarakan? Dan..dan apa yang terjadi? Kenapa kau menangis?” Eunhyuk terlihat benar-benar bingung.

“Minhyo,, hyung..”

“Minhyo?”

“Laki-laki yang ada di foto itu adalah kakak Minhyo.”

“M–mwo?!”

“Bagaimana ini, hyung? Aku benar-benar menyesal sekarang..” Airmata Kyuhyun kembali mengalir.

“Dasar bodoh! Sudah tau seperti itu, seharusnya kau mendatangi Minhyo dan minta maaf padanya. Bukan menangis seperti ini!” Kata Eunhyuk kesal.

“Seandainya bisa.. Aku sudah melakukannya dari tadi, hyung. Sayangnya gadis itu tidak ada disini..”

“Tidak ada disini? Memangnya Minhyo di mana?”

“London.. Dia pulang ke London…” Eunhyuk terdiam mendengar kata-kata Kyuhyun. Di satu sisi ia ingin sekali mengolok-olok Kyuhyun atas kebodohannya. Tetapi di sisi lain, ia kasihan melihat Kyuhyun yang terlihat sangat menyesal.

“Apa yang sudah kulakukan padanya, hyung? Aku benar-benar sudah melukai perasaannya..” Kata Kyuhyun pelan. Eunhyuk terlihat menghela nafas.

“Sejujurnya,, aku sudah bisa menebak bahwa Minhyo bukan gadis seperti yang kau tuduhkan. Makanya aku sangat kesal saat kau membentaknya. Tetapi aku tidak menyangka jika yang ada bersamanya di foto itu adalah kakaknya. Kau benar-benar melakukan kesalahan besar, Kyuhyun-ah. Aku tidak bisa membayangkan bagaimana perasaan Minhyo saat itu. Ia pasti benar-benar terpukul atas tuduhan yang tidak pernah dilakukannya.” Ujar Eunhyuk sembari tersenyum tipis. Kyuhyun terlihat kembali menundukkan kepalanya. Airmatanya kembali mengalir mengingat pertengkarannya saat itu dengan Minhyo. Ia merasa dirinya benar-benar brengsek.

“Aku tidak akan mengatakan, kau tidak perlu menyesali apa yang terjadi. Karena yang ingin aku katakan, justru kau harus menyesali apa yang sudah kau lakukan. Ini pelajaran untukmu, Kyuhyun-ah. Kau harus bisa menghargai dan mempercayai siapapun pasanganmu nanti.” Kata Eunhyuk dan berdiri dari duduknya. Laki-laki itu berbalik dan keluar dari kamar Kyuhyun. Masih terlihat para member di depan kamar, namun Eunhyuk tidak peduli dan kembali masuk ke dalam kamarnya.

“Tinggalkan aku sendiri.” Ujar Kyuhyun saat merasakan ada yang hendak masuk ke kamarnya. Beberapa saat kemudian, ia mendengar pintu kamarnya tertutup. Kyuhyun terus menangis sembari menyesali perbuatannya. Bagaimana caranya membuat Minhyo kembali? London sangat luas. Dan lagi ia tidak memiliki waktu untuk ke sana. Lagipula, belum tentu Minhyo mau memaafkannya. Mengingat apa yang sudah dilakukan laki-laki itu pada Minhyo.

“Kau laki-laki bodoh, Cho Kyuhyun! Kau bodoh!!”

 

~~~

 

“Dimana Kyuhyun oppa?” Tanya Jihee pada member Super Junior saat ia sudah memasukki dorm. Para member terlihat seperti enggan menjawab pertanyaan dari Jihee. Membuat gadis itu menatap mereka dengan bingung.

“Yahh,, Kyuhyun oppa dimana?” Tanyanya lagi.

“Sebaiknya kau tidak usah menemui Kyuhyun dulu.” Ujar Yesung tanpa menatap Jihee.

“Memangnya kenapa aku tidak boleh bertemu Kyuhyun oppa?” Jihee tampak heran.

“Keadaannya sedang tidak baik. Bisa-bisa kau kena dampaknya.” Kata Yesung mengingatkan. Jihee terlihat tertawa geli.

“Maksud oppa, Kyuhyun oppa akan memarahiku? Begitu? Oppa bercanda.. Sejak kapan Kyuhyun oppa bisa marah padaku?” Jihee masih terus tertawa.

“Terserah kalau kau tidak mau mendengarkanku.” Yesung terlihat menaikkan kedua bahunya, pertanda tidak peduli.

Sesaat kemudian, Kyuhyun keluar dari kamarnya dengan tampang lusuh. Rambut yang terlihat berantakan, baju yang kusut, serta wajah yang pucat. Jihee yang melihat Kyuhyun keluar kamar, segera menghampirinya.

“Oppa..” Panggilnya. Kyuhyun terlihat mendongak dan menatap Jihee. Tatapan yang tadinya terlihat biasa saja, kini tampak terlihat tajam. Mata laki-laki itu tidak berkedip sama sekali dan terus menatap Jihee. Jihee yang melihat tatapan Kyuhyun tidak seperti biasa, tentu saja terlihat takut dan salah tingkah.

“Ke–kenapa melihatku seperti itu?” Tanya Jihee terbata.

“Foto itu…darimana kau mendapatkan foto itu?” Tanya Kyuhyun datar. Jihee tampak berpikir sebentar sebelum akhirnya tersenyum kecil.

“Minhyo dan laki-laki selingkuhannya?” Jihee mencoba memastikan. Kyuhyun mengepalkan tangannya saat Jihee menanyakan itu. Rahang laki-laki itu terlihat mengeras dan mulut yang tertutup rapat.

“Saat itu, aku tidak sengaja melihatnya bersama laki-laki itu. Aku hanya ingin memastikan apa laki-laki itu selingkuhannya atau bukan. Dan ternyata laki-laki itu benar-benar selingkuhannya. Mereka berpelukan dan laki-laki itu mencium keningnya. Minhyo tidak sebaik yang kau kira, oppa.” Jelas Jihee sembari tersenyum mengejek. Ia semakin terlihat puas saat melihat wajah Kyuhyun yang terlihat marah. Gadis itu yakin saat ini hubungan Kyuhyun dan Minhyo tidak baik-baik saja. Makanya Kyuhyun terlihat berantakan.

“Gadis itu terlihat polos di depannya saja. Buktinya di belakangmu, ia berani berselingkuh dengan laki-laki lain.” Jihee masih terus menjelek-jelekkan Minhyo. Tangan Kyuhyun yang mengepal terlihat menimbulkan otot-otot yang tampak nyata disana. Laki-laki itu mengangkat tangannya dan tampak hendak menampar Jihee.

“CHO KYUHYUN!!” Teriakan beberapa member membuat gerakan tangan Kyuhyun terhenti diudara. Jihee sendiri terlihat terkejut saat mengetahui Kyuhyun hendak menamparnya. Kyuhyun terus menatapnya tajam dengan tangannya yang masih terangkat.

“O–oppa…” Mata Jihee terlihat berkaca-kaca. Selain terkejut, gadis itu juga takut. Pertama kalinya Kyuhyun memperlakukannya seperti ini. Kyuhyun menurunkan tangannya dan terdengar helaan nafasnya yang kasar.

“Apa kau tau siapa laki-laki itu?” Tanya Kyuhyun ketus.

“Se–selingkuhan Minhyo..” Jawab Jihee terbata.

“Berhenti berkata bahwa laki-laki tu selingkuhan Minhyo!! Kau tidak tau apapun!!” Bentak Kyuhyun. Semua member terlihat diam dan hanya menatap keduanya. Mereka tidak berniat untuk membela Jihee karena mereka tau Jihee salah. Mereka membiarkan Kyuhyun untuk melampiaskan kekesalannya pada gadis itu. Selagi tidak memakai kekerasan.

“Aku melihatnya, oppa! Mereka berpelukan!!” Jihee masih terus meyakinkan Kyuhyun. Walaupun nyatanya airmata gadis itu sudah terlihat mengalir. Ia tidak terima Kyuhyun memarahinya hanya karena seorang Minhyo.

“KUBILANG KAU TIDAK TAU APAPUN, CHOI JIHEE!!!” Teriak Kyuhyun membuat Jihee menutup telinganya dengan kedua tangannya. Gadis itu menundukkan kepalanya dan tangisnya semakin menjadi. Nafas Kyuhyun yang tersengal terdengar sahut-sahutan di ruang tengah. Ia mencoba melampiaskan semua emosi yang sudah ditahannya sejak kemarin.  Tetapi laki-laki itu sadar, siapa gadis yang berdiri di hadapannya saat ini. Jihee adalah sahabat yang sangat disayanginya. Sebenarnya Kyuhyun juga tidak mau marah dengan Jihee hingga seperti ini. Namun jika mengingat hubungannya dan Minhyo yang berakhir hanya karena foto yang dikirim Jihee, membuatnya benar-benar kesal. Kyuhyun terdengar menghela nafas kasar.

“Laki-laki itu….laki-laki itu adalah kakak Minhyo..” Ucap Kyuhyun pelan. Jihee mendongak dan terlihat sangat terkejut. Ia menatap Kyuhyun dengan pandangan tidak percaya.

“Ka–kakak?” Jihee membeo.

“Ya. Kau terkejut? Sama, Jihee-ya. Aku juga terkejut saat mengetahuinya. Dan sebelum aku tau tentang itu, aku juga menyangka laki-laki itu adalah selingkuhannya Minhyo. Dan kau tau apa akibatnya? Hubunganku dan gadis itu berakhir. Bahkan, Minhyo sampai pulang ke London.” Ucap Kyuhyun dengan matanya yang memerah. Laki-laki itu kembali terpukul saat mengingat bagaimana kejamnya ia saat itu.

Jihee terlihat tidak mampu berkata apa-apa. Ia tidak menyangka jika laki-laki itu adalah kakaknya Minhyo. Ia juga tidak menyangka jika niat awalnya yang ingin membuat hubungan Kyuhyun dan Minhyo berakhir, malah menjadi seperti ini. Keinginannya itu tercapai, hanya saja ia mendapat bonus amarah dari Kyuhyun.

“Kau tau apa yang aku rasakan sekarang? Aku kesal. Aku marah. Tetapi itu bukan padamu, Jihee-ya. Aku marah pada diriku sendiri. Kenapa aku tidak bisa mempercayai Minhyo yang saat itu berstatus sebagai kekasihku? Kenapa pikiranku sangat dangkal?” Dua bulir airmata mengalir dari sudut mata Kyuhyun. Ia tidak mau repot-repot untuk menyekanya. Jihee tertegun melihat Kyuhyun menangis. Ini memang bukan yang pertama untuknya melihat Kyuhyun menangis. Namun bukan berarti Kyuhyun sering menangis. Entah mengapa, Jihee benar-benar merasa bersalah melihat airmata Kyuhyun yang terus mengalir dengan perlahan.

“Kenapa kau lakukan ini padaku, Jihee-ya?” Tanya Kyuhyun pelan yang terdengar seperti bisikan. Sengaja berbicara pelan agar suaranya yang bergetar tidak terdengar.

“O–oppa, maafkan a–aku..” Gadis itu menundukkan kepalanya. Terdengar isakan dari bibir mungilnya.

“Kali ini aku bisa memaafkanmu. Tapi tidak untuk kedua kalinya, Jihee-ya. Kuberitahukan satu hal padamu. Aku akan mencari Minhyo dan akan membuatnya kembali padaku.” Ujar Kyuhyun.

“Aku mengerti, oppa. Sekali lagi maafkan aku.” Ujar Jihee dan membungkukkan sebentar badannya sebelum melangkah keluar dari dorm masih dengan tangisnya. Kyuhyun terlihat menghela nafas kasar.

“Siapa saja, tolong aku untuk susul gadis itu dan pastikan ia baik-baik saja.” Ucap Kyuhyun dan kembali masuk ke kamarnya.

 

~~~

 

Leeteuk terlihat berlari-lari kecil di sepanjang koridor dorm Super Junior. Dengan segera ia memasukkan kombinasi angka, hingga pintu dorm seketika terbuka. Masih dengan tergesa-gesa, Leeteuk membuka sepatu yang dipakainya dan kembali berlari ke dalam.

“Di mana Kyuhyun?” Tanyanya pada beberapa member di ruang tengah.

“Kau pikir dimana lagi selain dikamarnya, hyung?” Sahut Ryeowook. Leeteuk dengan segera menuju kamar Kyuhyun. Tanpa mengetuknya terlebih dahulu, Leeteuk membuka pintunya dan menemukan Kyuhyun yang sedang tidur.

“Kyuhyun-ah..” Leeteuk mengguncang tubuh Kyuhyun. Kyuhyun hanya menggeliat pelan.

“Ya,, Cho Kyuhyun!!” Panggil Leeteuk lagi lebih keras. Leeteuk dapat mendengar Kyuhyun berdecak kesal hingga akhirnya membuka mata.

“Ada apa, hyung?” Tanyanya.

“Ada kabar baik untukmu.” Kata Leeteuk dengan antusias. Kyuhyun terlihat bangkit dari posisinya menjadi duduk dan menatap Leeteuk dengan malas.

“Kabar apa?” Tanyanya tanpa minat.

“Tiga hari lagi akan ada konser SMTown di London.” Jawab Leeteuk.

“Aku sudah tau.” Kyuhyun tetap menunjukkan wajah tanpa minatnya.

“Aishh,, itu di London, bodoh.. London!!” Ujar Leeteuk dengan sedikit kesal.

“Lalu kenapa kalau di Lon- LONDON?!” Mata Kyuhyun langsung membesar. Ia juga sudah berdiri dan menatap Leeteuk dengan pandangan terkejut. Leeteuk yang melihat raut wajah Kyuhyun seperti itu lantas tersenyum.

“Ya. Itu di London. L-O-N-D-O-N!” Ucap Leeteuk sembari mengeja huruf London satu per satu.

“I–itu artinya aku-”

“Majayo! Kau mungkin bisa bertemu Minhyo.” Leeteuk melanjutkan kalimat yang hendak Kyuhyun ucapkan. Wajah Kyuhyun terlihat senang dan menghela nafas lega. Ia menatap Leeteuk penuh minat.

“Kapan, hyung?”

“Tiga hari lagi.”

“Tidak bisakah kita pergi lebih cepat?” Wajah Kyuhyun terlihat memelas.

“Tidak bisa, Kyuhyun-ah. Kita masih ada jadwal hingga dua hari kedepan.” Kata Leeteuk mengingatkan. Semangat Kyuhyun terlihat sedikit mengendur. Namun sesaat kemudian, Kyuhyun kembali menatap Leeteuk.

“Boyband baru yang bernama EXO itu, apa mereka juga ikut?” Tanyanya.

“Tentu saja! Mereka juga keluarga SM.” Jawab Leeteuk.

“Mungkinkah aku bisa mendapatkan alamat Minhyo di London dari Chanyeol?”

“Tidak akan ada yang bisa tau bila kau belum mencoba.” Leeteuk tersenyum sembari menepuk pelan bahu Kyuhyun. Setelahnya ia keluar dari kamar Kyuhyun, meninggalkan laki-laki itu dengan ribuan harapan.

 

 

 

Gedung SM sore itu tidak terlalu ramai. Hanya terlihat beberapa orang saja yang tampak berlalu lalang di sana. Termasuk di dalamnya adalah Cho Kyuhyun. Laki-laki itu terlihat sesekali tersenyum sendiri sembari memasukki lift. Setelah menunggu sebentar, lift terbuka dan ia segera keluar. Kyuhyun kembali berjalan sembari bersenandung pelan. Setelah sampai di depan sebuah pintu, laki-laki itu tampak menghela nafas dan mengetuk pintunya. Tidak ada tanggapan apapun dari dalam. Kyuhyun dapat mendengar suara musik yang cukup kencang dari ruangan itu. Ia mencoba membuka pintu dan menemukan 12 orang laki-laki sedang meliukkan badan mereka membentuk beberapa gerakan mengikuti alunan musik.

Kyuhyun tidak berniat untuk mengganggu aktivitas ke-12 laki-laki itu. Ia melipat kedua tangannya di depan dada sembari menatap mereka. Bukan mereka tepatnya, tetapi satu orang laki-laki yang termasuk di dalam 12 laki-laki itu. Siapa lagi kalau bukan Park Chanyeol?

Musik berhenti dan ke-12 laki-laki itu tampak bertepuk tangan sembari bersorak senang. Kyuhyun ikut bertepuk tangan hingga membuat mereka mengalihkan pandangannya pada Kyuhyun. Kyuhyun terlihat salah tingkah dan sedikit membungkuk pada mereka.

“Annyeong..” Sapanya.

“Mau bertemu Chanyeol lagi, hyung?” Tanya salah satu laki-laki disana. Kyuhyun tampak tersenyum canggung dan mengangguk. Ia mengalihkan pandangannya pada Chanyeol yang sedang tidak menatapnya atau tepatnya tidak mau menatapnya.

“Maaf menganggu waktumu, Chanyeol-ah. Aku ingin bicata sebentar denganmu.” Kata Kyuhyun sedikit tidak enak. Chanyeol terlihat menghela nafas kasar dan keluar dari ruang latihan, tidak lupa dengan menutup pintu.

“Ada apa lagi, hyung?” Tanya Chanyeol dengan wajah tidak suka. Kyuhyun terlihat bingung dengan sikap Chanyeol yang sedikit berbeda padanya. Namun ia berpikir, ini bukan waktu yang tepat untuk mempermasalahkannya.

“Bisa beritahu aku alamat rumah kalian di London?” Pinta Kyuhyun.

“Haruskah aku memberitahumu? Bukankah hubungan kalian sudah berakhir?” Sindir Chanyeol membuat Kyuhyun terkejut.

“K–kau tau?”

“Aku sudah mendengar semuanya dari hyungku.” Sahut Chanyeol tanpa minat. Kyuhyun terdiam seolah mencerna kata-kata Chanyeol.

“Aku tidak pernah suka pada siapapun yang menyakiti keluargaku.” Desis Chanyeol.

“Itu hanya salah paham, Chanyeol-ah..” Kyuhyun mencoba menjelaskan. Chanyeol terlihat tersenyum sinis.

“Salah paham? Kau bahkan menghinanya habis-habisan hingga dia menangis, hyung. Taukah kau kalau noonaku tidak pernah menangis karena laki-laki? Kau yang pertama melakukannya, hyung!” Suara Chanyeol terdengar meninggi.

“Aku akui saat itu aku memang salah dan aku ingin minta maaf padanya.” Ujar Kyuhyun.

“Dengan maaf semua selesai? Kau pikir rasa sakit hati yang Minhyo noona rasakan akan hilang dengan kata maaf?” Dengus Chanyeol membuat Kyuhyun kembali diam.

“Ternyata noona benar, kau orang yang tidak punya sopan santun. Aku sungguh menyesal membiarkanmu mendekati noonaku hingga akhirnya kalian berpacaran. Kau pasti tidak tau saat kembali ke London noona jatuh sakit.” Mata Kyuhyun terlihat membesar saat Chanyeol mengatakan Minhyo sakit.

“Kalau saja kau bukan sunbaeku dan aku bukan artis pendatang baru, aku pasti sudah menghabisimu, hyung. Beruntunglah karena kenyataan yang ada membuat wajahmu itu akan baik-baik saja.” Kata Chanyeol dan bersiap membuka pintu ruang latihan sebelum Kyuhyun menahan bahunya.

“Ada apa lagi? Apa kata-kataku tadi belum jelas?” Chanyeol terlihat benar-benar kesal.

“Aku mohon kali ini saja..” Pinta Kyuhyun.

“Aku tidak bisa.” Chanyeol menepis kasar tangan Kyuhyun dan segera masuk ke ruang latihan. Tidak lupa dengan menutup pintunya dengan keras, membuat Kyuhyun sedikit terlonjak. Laki-laki itu menatap pintu dengan pandangan kosong. Tidak percaya dengan apa yang terjadi padanya barusan. Kyuhyun hanya dapat menghela nafas sebelum akhirnya berbalik dan pergi meninggalkan gedung SM.

 

~~~

 

-London, Inggris-

Minhyo membuka pintu kamar Sanghyun dengan kuat, membuat Sanghyun dengan cepat menoleh ke arah pintu. Gadis itu memasukki kamar Sanghyun dan berdiri tepat di samping Sanghyun yang sedang duduk di kursi kerjanya.

“Chanyeol akan ke London? Apa maksudnya?” Tanya Minhyo langsung sembari menunduk menatap Sanghyun.

“Ke London ya ke London. Memangnya apa yang dibingungkan?” Sanghyun tampak berkutat dengan laptop putihnya. Minhyo memukul keras bahu Sanghyun karena kesal. Membuat Sanghyun meringis sembari mengusap bahunya.

“Aku serius, oppa! Memangnya Chanyeol sedang libur sekarang? Bagaimana dia bisa pulang ke London?”

“Dia tidak liburan. Tetapi akan tampil di sini.”

“Benarkah?” Minhyo terlihat terkejut sekaligus senang.

“Untuk apa aku berbohong? Tentu saja benar. Perusahaan kita penjadi investor terbesar untuk konser itu. Tetapi bukan hanya Chanyeol saja, seluruh artis di bawah naungan agency mereka juga ikut.” Jelas Sanghyun.

“Mwo? Seluruh artis? Jadi-”

“Termasuk Super Junior di dalamnya. Konser SMTown. Kurasa kau pernah mendengarnya.” Potong Sanghyun. Jantung Minhyo terlihat berdegup dengan kencang. Sudah lama tidak mendengar kabar tentang Super Junior. Memang gadis itu tidak pernah melupakan Kyuhyun, tetapi ia sebisa mungkin menghindari hal-hal yang berbau Kyuhyun. Termasuk berita tentang Super Junior.

“Oh..” Minhyo hanya dapat megeluarkan satu kata itu. Ia tidak tau harus memberikan respon seperti apa atas berita yang diberitahukan oleh Sanghyun ini. Senang? Kesal?

“Sekedar informasi untukmu, adikku sayang. Kita mendapatkan tiket untuk menonton konser itu di kursi VVIP. Dan appa sudah memutuskan agar kita bertiga pergi ke sana.” Ujar Sanghyun.

“Kita bertiga?” Minhyo membeo.

“Ne, bertiga. Kau, aku, dan appa.”

“Shireo! Aku tidak mau pergi.” Ujar Minhyo dan berbalik hendak keluar kamar Sanghyun.

“Silahkan saja dan kau bersiap akan kena marah oleh appa.” Celetuk Sanghyun membuat langkah Minhyo terhenti. Minhyo berbalik dan menatap Sanghyun kesal.

“Oppa kau tau masalahku! Apa oppa tidak bisa membantuku untuk menjelaskannya pada appa?” Sungut Minhyo kesal.

“Aku memang tau masalahmu. Tetapi appa kan tidak tau. Lagipula kau harus melihat bagaimana adik bungsu kita bernyanyi. Bukankah ini pertama kalinya untuk kita?” Balas Sanghyun membuat Minhyo kehilangan kata-katanya.

“Kalau kau memang tidak ingin pergi, silahkan katakan sendiri pada appa.” Ujar Sanghyun. Minhyo mendengus dan keluar dari kamar Sanghyun dengan menghentakkan kakinya. Sanghyun terlihat menghela nafas pelan sembari kembali melanjutkan kerjaannya yang tertunda.

 

~~~

 

Wajah Minhyo terlihat tertekuk saat menuruni tangga. Ia menghampiri Sanghyun dan Tuan Park yang sudah menunggunya di ruang tamu. Sanghyun terlihat tampan dengan pakaian santainya. Dan Tuan Park terlihat berwibawa dengan tuxedo hitamnya. Minhyo sendiri juga hanya memakai pakaian santai karena ia memang tidak berniat untuk mendatangi acara ini.

“Wajahmu kenapa?” Tanya Tuan Park bingung.

“Aku tidak mau pergi!” Jawab gadis itu.

“Kau mau mati? Apa kau tidak tau bahwa adikmu juga akan ada di atas panggung nanti?” Ujar Tuan Park mencoba menunjukkan wajah garangnya.

“Kalian bisa merekamnya dan memberikannya padaku.” Sahut gadis itu.

“Ya!!-”

“Hyo,, jangan membuat appa marah.” Sela Sanghyun cepat sebelum Tuan Park membentak Minhyo. Minhyo mengerucutkan bibirnya dan kembali menghentakkan kakinya keluar rumah. Tuan Park dan Sanghyun terlihat saling pandang dan melempar senyum geli. Minhyo berbalik dan menatap mereka.

“Mau pergi tidak?!” Tanyanya ketus membuat Tuan Park dan Sanghyun salah tingkah dan segera keluar kamar kemudian masuk ke dalam mobil.

 

 

Ketiganya sampai di tempat konser SMTown sekitar setengah jam kemudian. Mereka segera memasukki venue untuk ke tempat duduk mereka. Banyak staff yang terlihat menyalami Tuan Park dan juga Sanghyun. Sedangkan Minhyo sendiri hanya diam sembari melihat-lihat ke kanan dan ke kiri. Beberapa penonton sudah terlihat mulai berdatangan sembari membawa lightstick berbagai macam warna. Selain itu juga ada yang memakai bando serta aksesoris lainnya dengan nama idola mereka masing-masing. Minhyo mendengus karena merasa apa yang mereka lakukan tidak ada gunanya. Ia sendiri tidak mau repot-repot melakukannya.

Tempat duduk VVIP berada di depan. Tuan Park, Minhyo dan Sanghyun sudah menempati tempat mereka. Tuan Park dan Sanghyun terlihat terus mengobrol dan membuat Minhyo merasa diacuhkan. Gadis itu membuka tasnya dan mencoba mengeluarkan ponselnya. Tetapi setelah dicari, ponselnya tidak ada di dalam tas.

“Ada apa?” Tanya Sanghyun saat merasakan suara berisik dari sebelahnya.

“Sepertinya ponselku tertinggal dimobil.” Ujar gadis itu.

“Kalau begitu ambil saja.” Sanghyun memberikan kunci mobil pada Minhyo.

“Oppa menyuruhku mengambilnya sendiri?” Tanya Minhyo.

“Memangnya dengan siapa? Appa? Coba saja jika appa mau menemanimu.” Kata Sanghyun polos.

“Tentu saja oppa yang menemaniku!!” Ujar Minhyo kesal.

“Aku? Yahh,, aku sudah malas berdiri.” Tolak Sanghyun.

“Oppa….” Rengek Minhyo.

“Kau itu sudah dewasa, Hyo.. Tidak pantas merengek seperti itu.” Ejek Sanghyun. Minhyo kembali mengerucutkan bibirnya.

“Jalan dari sini ke tempat parkir cukup jauh, oppa. Bagaimana kalau aku tersesat?” Gadis itu masih terus mencari alasan agar Sanghyun menemaninya. Sanghyun berdecak kesal dan berpura-pura ingin menjitak Minhyo.

“Cepatlah..” Ujar laki-laki dan sudah berdiri dari duduknya. Minhyo tersenyum kekanakkan dan ikut berdiri kemudian keluar dari venue.

Lingkungan tempat terjadinya konser hingga ke depan sudah lumayan sepi. Mengingat banyaknya penonton yang sudah menempati tempat mereka di dalam. Sanghyun dan Minhyo terlihat mengobrol ringan agar perjalanan ke tempat parkir tidak terasa jauh. Sama seperti saat baru masuk tadi, saat hendak keluar pun banyak staff yang menyapa Sanghyun dan dibalas senyuman sopan dari Sanghyun.

Langkah kaki Minhyo tiba-tiba saja terhenti saat melihat rombongan Super Junior berada di hadapan mereka. Membuat Sanghyun pun ikut menghentikan langkahnya. Jantung gadis itu berdegup dengan kencang saat tatapan matanya bertabrakan dengan Kyuhyun. Keduanya tampak sibuk saling menatap dan tidak memperdulikan orang-orang disekitar mereka. Minhyo menatap Kyuhyun dengan pandangan benci dan rindu. Sedangkan Kyuhyun menatap Minhyo dengan pandangan menyesal dan rindu.  Sanghyun ikut menatap Kyuhyun dengan pandangan tajam. Seluruh member Super Junior menyadari Kyuhyun dan Minhyo yang saling menatap. Sedikit banyak mereka mengerti bagaimana perasaan kedua insan itu.

“Annyeong, Minhyo-ya.. Lama tidak bertemu..” Sapa Yesung. Sapaan Yesung membuat Kyuhyun dan Minhyo sama-sama mengalihkan pandangan mereka. Minhyo terlihat memandangi member Super Junior satu per satu.

“Ayo, oppa..” Minhyo melingkarkan tangannya di lengan Sanghyun. Membuat Sanghyun sedikit terkejut. Minhyo kembali melanjutkan langkahnya tanpa niatan untuk membalas sapaan Yesung tadi. Membuat seluruh member mengerti jika gadis itu begitu marah pada Kyuhyun, hingga berdampak ke seluruh member. Kyuhyun sendiri terus menatap Minhyo yang walaupun sudah berjalan jauh. Ia tersentak saat merasakan bahunya ditepuk, hingga membuatnya mengalihkan pandangan dari Minhyo.

“Percuma kau memandanginya. Ia tidak akan pernah kembali padamu..” Ujar Eunhyuk. Kyuhyun terlihat menatap Eunhyuk dengan kesal.

“Aku pasti bisa membawanya kembali padaku, hyung.” Ujarnya yakin dan segera berjalan untuk ke ruang tunggu khusus Super Junior. Beberapa member terlihat menghela nafas dan mereka mengikuti langkah Kyuhyun.

 

 

Seperti biasa, penampilan Super Junior selalu terlihat menakjubkan dalam setiap acara. Begitupun malam itu, mereka berhasil membuat ELF lagi-lagi terpukau dengan penampilan mereka. Walaupun tidak men-cap dirinya sebagai ELF, Minhyo pun terlihat terpukau dengan penampilan Super Junior. Terutama Kyuhyun. Matanya tak pernah mau lepas dari laki-laki berkulit putih itu. Seperti ada magnet di dalam diri Kyuhyun, membuatnya terus tertarik untuk menatap laki-laki itu.

“Katanya benci.. Katanya tidak mau melihat laki-laki itu lagi..” Sindir Sanghyun tepat di telinga gadis itu. Membuat Minhyo menatap Sanghyun dengan kesal. Sanghyun tersenyum kecil.

“Kau merindukan laki-laki itu, kan?” Tanya Sanghyun sekaligus menebak.

“Ani.” Jawab Minhyo dan mengalihkan pandangannya.

“Jangan berbohong. Mulutmu bahkan sampai terbuka karena menatap laki-laki itu. Saat Chanyeol tampil tadi, kau tidak sampai seperti itu..” Ujar Sanghyun.

“Berhenti menggodaku! Kuadukan pada appa nanti!” Ancam gadis itu membuat Sanghyun mendengus dan kembali menatap ke depan.

Konser SMTown hari itu berjalan dengan lancar. Seluruh artis SM Entertainment terlihat berkumpul di panggung dan membungkuk hormat kepada seluruh penonton. Beberapa artis ada yang melambaikan tangan kepada para fans, membuat fans berteriak histeris. Kyuhyun sendiri terlihat lebih tertarik menatap Minhyo yang sedang tidak menatapnya. Gadis itu sedang menatap Chanyeol dan mereka saling melempar senyum. Kyuhyun benar-benar merindukan senyum gadis itu. Andai saja kesalahpahaman itu tidak terjadi…

Tuan Park, Sanghyun dan Minhyo berjalan bersama keluar dari venue. Ada juga penonton lain terlihat berjalan bersama mereka. Sanghyun terlihat merangkul Minhyo sembari terus menggoda gadis itu. Sedangkan Minhyo hanya bisa berpura-pura tidak mendengar godaan dari Sanghyun.

“Appa dan oppamu akan bertemu sebentar dengan Direktur Lee, CEO SM Entertainment. Kau mau ikut?” Tanya Tuan Park saat mereka sudah berada di depan pintu sebuah ruangan.

“Untuk apa aku ikut? Aku tidak mengenal Direktur Lee.” Ujar Minhyo.

“Kau bisa berkenalan dengannya.” Sahut Sanghyun.

“Sayangnya aku tidak tertarik dengan laki-laki tua seperti itu.” Balas Minhyo.

“Hei!! Jaga ucapanmu. Jika ada yang mendengar, kan tidak enak.” Ujar Tuan Park.

“Aku tau laki-laki seperti apa yang menarik perhatianmu.” Goda Sanghyun.

“Oppa!! Kau benar-benar menyebalkan!!” Minhyo memukuli Sanghyun melampiaskan kekesalannya pada laki-laki itu sedari tadi.

“Ya! Ya! Kalian itu sudah dewasa. Jangan bertindak kekanak-kanakkan.” Sela Tuan Park. Minhyo berhenti memukuli Sanghyun dan menatap laki-laki itu dengan garang.

“Jadi kau mau ikut atau tidak?” Tanya Tuan Park sekali lagi.

“Tidak. Aku tunggu di mobil saja. Kalian hanya sebentar, kan?”

“Ne, kami cuma sebentar. Yasudah, kau tunggu dimobil saja.” Sanghyun memberikan kunci mobil pada Minhyo. Minhyo segera berbalik meninggalkan dua laki-laki itu untuk menuju parkiran.

 

Minhyo terus menggerutu selama perjalanannya menuju parkiran. Seharusnya dari awal ia memang tidak ikut pergi malam ini. Lihat saja sekarang ia ditinggal sendiri karena Tuan Park dan Sanghyun terlihat sibuk. Belum lagi ia harus bertemu Cho Kyuhyun. Laki-laki yang sangat dibencinya tetapi juga dirindukannya diam-diam. Ia bisa melihat wajah Kyuhyun yang terlihat pucat dan badannya yang terlihat lebih kurus. Kenapa? Apa laki-laki itu juga terpukul dengan perpisahan mereka? Tetapi bukankah Kyuhyun sendiri yang  menyuruhnya untuk pergi waktu itu?

“Aaakkhhh!!!” Minhyo merasa pergelangan tangannya dicengkram seseorang dan tubuhnya tertarik entah kemana. Ia merasa punggungnya sakit karena bertabrakan dengan tembok. Keadaan lumayan gelap menyebabkan gadis itu tidak bisa melihat dengan benar.

Mata Minhyo membulat saat merasakan bibirnya tersentuh oleh bibir lain. Bibir itu bergerak diatas bibirnya. Melumat bibirnya dengan sedikit kasar dan tergesa. Gadis itu panik karena takut terjadi apa-apa pada dirinya. Namun lama kelamaan ia seperti mengenali bibir itu. Ia pernah merasakan bibir itu dibibirnya. Minhyo tau siapa yang tengah menciumnya saat ini. Ia juga dapat mencium aroma tubuh yang sangat dirindukannya.

Minhyo hampir saja terlena dengan kerinduannya pada laki-laki itu. Namun ia cepat-cepat menyadarkan dirinya dan mendorong tubuh itu dengan sekuat tenaga. Sedikit rasa kecewa saat merasakan bibir itu menjauh dari bibirnya.

 

PLAKKK!!

 

Minhyo melayangkan tamparannya pada pipi laki-laki itu. Nafas keduanya terlihat tersengal akibat aktivitas yang baru saja mereka lakukan. Walaupun dalam keadaan gelap, Minhyo dapat melihat sepasang mata yang sedang menatapnya tajam namun tidak membuatnya takut sedikitpun.

“Kau pikir apa yang sedang kau lakukan, Cho Kyuhyun?!” Jerit Minhyo marah.

“Mencium kekasihku.” Jawab Kyuhyun santai.

“Kekasihmu? Cih! Hubungan kita sudah berakhir! Kurasa kau ingat itu!” Dengus gadis itu kasar.

“Aku tidak pernah mengatakan hubungan kita berakhir.” Sahut Kyuhyun.

“Kau menyuruhku pergi saat itu!” Balas Minhyo cepat. Kyuhyun terlihat menghela nafas panjang sembari menundukkan kepalanya. Sesaat kemudian ia kembali mendongak dan menatap Minhyo.

“Karena itulah aku berada di hadapanmu sekarang. Aku ingin minta maaf.” Kata Kyuhyun pelan. Minhyo tersenyum sinis.

“Maaf? Dasar laki-laki brengsek. Kau pikir semudah itu meminta maaf?” Minhyo terlihat hendak meninggalkan Kyuhyun, namun Kyuhyun dengan cepat menahan gadis itu dan mengunci tubuhnya. Ia meletakkan kedua tangannya di samping bahu Minhyo. Mencegah gadis itu untuk lari.

“Aku mau pergi! Apa kau tidak lihat bahwa ‘kekasihku’ ada disini?!” Kata Minhyo sembari menekankan pada kata ‘kekasihku’. Kyuhyun mendengus saat tau bahwa gadis itu mengarang cerita. Ia tau siapa yang dimaksud kekasih oleh gadis itu. Kyuhyun tau Minhyo sedang menyindirnya.

“Aku tau dia bukan kekasihmu.” Kata Kyuhyun membuat Minhyo terkejut. Namun ia tidak mau menanyakan darimana Kyuhyun tau soal itu.

“Dia kakakmu. Bukan begitu?”

“Kau sendiri yang mengatakan bahwa laki-laki brengsek itu selingkuhanku!” Ujar Minhyo.

“Berhenti menyindirku, Nona Park. Bukankah kukatakan aku mau minta maaf padamu?” Ucap Kyuhyun. Minhyo terdiam. Ia takut sekali airmatanya mengalir. Ia tidak mau menangis lagi dihadapan Kyuhyun.

“Kau menyesal?” Tanya Minhyo pelan dengan suaranya yang bergetar. Kyuhyun terlihat mengangguk.

“Aku sangat menyesal. Seharusnya aku mendengarkan penjelasanmu saat itu. Maaf atas kata-kata kasar yang aku lontarkan padamu. Saat itu aku benar-benar emosi. Kumohon maafkan aku, Nona Park.” Sesal Kyuhyun. Laki-laki itu menjatuhkan kepalanya pada bahu kecil Minhyo. Ia menghirup dalam-dalam aroma tubuh Minhyo yang sangat dirindukannya. Ia benar-benar menyesal sudah menyakiti gadis ini. Sama halnya seperti Kyuhyun, Minhyo pun tampak menghirup aroma Kyuhyun. Aroma yang -entahlah Minhyo tidak bisa menjelaskannya. Namun ia sangat menyukai aroma laki-laki itu.

Dengan pelan, Minhyo mendorong tubuh Kyuhyun agar menjauh darinya. Kyuhyun menatap Minhyo dengan pandangan bertanya. Sedangkan Minhyo menatap Kyuhyun dengan mata berkaca-kaca.

“Aku tidak bisa.” Desis Minhyo. Kyuhyun terlihat terkejut.

“Kau tidak bisa memaafkanku?” Tanya laki-laki itu. Minhyo menggeleng.

“Bukankah aku sudah pernah memintamu untuk menarik kata-kata saat kau mengusirku? Tetapi apa yang kau lakukan? Kau bilang kau akan menyesal jika mempertahankanku.” Kata Minhyo.

“Aku salah. Aku tau, aku salah.” Sahut Kyuhyun cepat. Minhyo kembali menggeleng.

“Aku juga tidak akan menarik kata-kataku. Bukankah aku katakan padamu bahwa aku tidak akan pernah mentolerir saat kau merasakan penyesalan?”

“Tidak. Aku mohon jangan seperti ini. Katakan padaku apa yang harus aku lakukan agar kau memaafkanku?” Kyuhyun menggenggam erat kedua tangan Minhyo. Laki-laki itu sangat takut sekarang. Takut Minhyo benar-benar tidak bisa memaafkannya.

“Kau tidak perlu melakukan apapun. Karena aku tidak akan pernah kembali padamu. Aku tidak mau menjalin hubungan bersama laki-laki yang tidak bisa mempercayaiku. Aku mempunyai hati, Kyuhyun-ah.. Aku tidak mau merasakan sakit lagi.” Airmata yang sedari tadi ditahan oleh gadis itu akhirnya mengalir. Berat untuknya mengatakan seperti itu pada Kyuhyun. Tetapi ia harus melakukannya. Minhyo melepaskan genggaman tangan Kyuhyun. Ia menatap Kyuhyun sebentar sebelum akhirnya berbalik meninggalkan laki-laki itu.

“Minhyo-ya.. Park Minhyo.. Park Minhyo!!” Teriakan Kyuhyun tidak dipedulikan oleh gadis itu. Ia bahkan menutup kedua telinganya seolah enggan mendengar suara Kyuhyun. Kyuhyun sendiri terus menatap gadis itu dengan matanya yang memerah, hingga akhirnya airmata mengalir dari sana. Sekarang apa yang harus dilakukannya? Bagaimana caranya membuat gadis itu kembali padanya? Apakah memang tidak akan ada kesempatan lagi? Kyuhyun hanya dapat memejamkan matanya dan membiarkan airmatanya semakin banyak mengalir.

~~~

–To Be Continued–

Advertisements

72 thoughts on “Trust Me (FF Request) – Part 10

  1. wah si jihee enak bgt ya cm mnta maaf, mentang2 lg suasana lebaran pd minta maaf semua hahaha
    bagus deh klo minhyo ga lngsng nerima kyu biar lah titisan setan peliharaan super junior itu menyesal dan mule ngejer2 minhyo lg
    Cm jd kasian sama ahra loh aq nya, minhyo bolos n g izin ma dy, bgmnpun itu mlanggar kode etik kerja, hrsnya at least minhyo mnghubungi cho ahra, ijin kek, mdh2an di part selanjutnya ada scene ahra-minhyo, biar minhyo ga di cap sbg pegawai mangkir yg kurang ajar.
    Dan lg2 aq slh fokus, makinnn sayangg ma hyukjae hahaha
    btw kmrn tuh si kiki gikwang cm numpang lewat doank yah???kirain bakal jd org ketiga, ah…..
    Ineke, jihee itu org yg sama dgn yg ff henry bukan?aq br baca 1/2nya sih

  2. Aaaaaa Akhirnya ada jugaaaa… T.T Berasa long waiting banget Thor… Ayo cemumut Thor nulis next partnyaaa… (‘-‘)9 Makin geregetan aja…. Err Happy ending please Thooorrr… Plis pliiiis…

  3. Akhirnya part 10 ny muncul.. daebak cerita… kyuhyun menyesal ya.. akhirny jihee dpt akibatnya.. ayo, kyuhyun berjuang dptin minhyo.. jd penasaran ama lanjutannya.. daebak..

  4. Jihee benar2 menyebalkan, hanya minta maaf tnp membantu Kyu oppa u mempersatukan cinta Kyu oppa dan Minhyo.. wajar kalau Minhyo msh menolak Kyu oppa saat ini krn kata2 hinaa dan amarah kyu oppa begitu menyakitkan dan sangat sakit u diterima.. kyu oppa hrs banyak usaha kalau ingin Minhyo kembali lg.. eunhyuk oppa daebak

  5. Waaaaah dramatis sekali ceritanyaaaa 🙂 mian baru komen di part ini aku baca ff ini ngacak hehe suka sm ceritanya keren 🙂

  6. dan akhirnya kyu nyesel, tapi salut sama konsistensi minhyo yang mengabaikan laki-laki bersuara merdu nan tampan ini haha
    next part ya thor asap 😀 fighting thor 🙂

  7. Eonni tuhkan bener kyuhyun nyesel lagian sih udah dikasih tau dia gitu -_- tapi eon pliss balikan aja kasian ngeliatnya ._.v ditunggu next chapter

  8. Kyuhyun, sabar yahh.. makanya nyebelin sih! marah gak mikir dulu! kayak siwon dong. *lho?*
    hahaha… Sabar yah, kyuhyun. semoga author ini berbaik hati memberikan kesempatan happy ending. *ngarep happy end*

    Next part selalu dinantikan!!

  9. akhirnya keluar juga yg ditunggu tunggu XD
    bagus minhyo, jangan dimaafin, biar tahu rasa tuh si evil
    aduh, aku suka gayamu chanyeol, reaksinya bagus XD
    tuh nyesel kan makanya mikir dulu sebelum ngomong yah, nak kyu
    jangan asal jeber aja tuh mulut, tanggung sendiri akibatnya
    nah, si jihee juga yah, enak tinggal maaf..
    klo gitu ma penjara kosong XP

    ditunggu next partnya yah chingu…

  10. hah! rasain tuh jinhee di maki kyu -.-
    kira2 jinhee tobat gak ya -.-
    wah chanyeol juga ikutan ngebenci kyu nih 😦
    yakkkkk, sedih sekali baca part dimana mereka lagi ciuman, gimana minhyo nolak kyu, kyu yg lg berusaha bwt perbaikin hubungan tp gagal huahhh
    campur aduk semuanya yg jelas sih sedih ya 😦
    gak sabar pengen tau next chapt nya 😀
    keep writting 😉

  11. haah akhirnya kyuhyun nyesel juga kan
    tapi acara marah marahin jihee nya kurang eoni wkwkw takutnya dia ga kapok malah bikin ulah lagi haaah -_____-
    ditunggu part selanjutnya eoni ;;)

  12. Aku bayangin muka marah nya chanyeol pasti g kalah serem sm kyu kkk…
    Teukie oppa heboh sendiri pas mreka mau ke london *btw I miss you leeteuk-ssi*abaikan.
    Aaaa kyuuu kau harus berjuang lebih keras untuk meluluhkan minhyo.
    Dan suka banget sam sanghyun oppa nge goda nya bikin ketawa

  13. Hai kak! Duh maaaff banget aku baca dari part 8 sampai part 10 ini baru komen di part ini soalnya juga aku bacanya langsung sekaligus. Huft grgr setiap hari liburan mulu jadinya aku baru inget untuk visit blog kakak krn blog kakak ke bookmark di hp lama ku sedangkan selama liburan aku gak pernah bawa hp lama #curcol
    Sebenernya aku ikutan greget dan benci sama kyuhyun pas kyuhyun dan minhyo bertengkar hebat sampai kyuhyun segala ngatain minhyo gitu. Ugh sebel bgt aku sama dia disiti. Belum lagi jihee yang keterlaluan, akhirnya agak nyadar juga tuh anak hghghg
    Dan akhirnya chanyeol tahu juga ttg kyuhyun minhyo termasuk sampai pertengkaran makanya dia gak ngasih alamatnya dan uououo pas chanyeol marah sama kyuhyun kok di imajinasi aku keren banget ya wkwk
    Nah loh mampus lo cho kyuhyun, skrg jadi bener bener susah utk memulai lagi hubungan sama minhyo kan, gak nyalahin sikap minhyo disini sih soalnya kesalahan ada di kyuhyun.
    Ah udh ah capek ngetik pada posisi terlentang diatas kasur, bikin pegel tangan-_-v
    Next part asap yoooo

  14. Eonni daebak!!!good job!
    Jihee sumpah enak banget main minta maaf aja -_-
    Bikin mereka balik lagi dong eon~ kasian abang kyu~
    Next part eon~ kekeke

  15. haloo readers baru nih, maaf ni baru coment di part 10. Soalnya penasaran g keburu coment,habis bacanya sambil gregetan. Part selanjutnya dong thor… udh lm bngt nih dr tgl post terakhir.

  16. Sepenting itukah jihee buat kyu yawloh
    Greget sendiri baca nya….
    Untung aja sekarang kyu udah sadar …

    Keren lh pokoknya ini ff seru

  17. Bagian ini yg paling aku suka

    Ia benar-benar menyesal sudah menyakiti gadis ini. Sama halnya seperti Kyuhyun, Minhyo pun tampak menghirup aroma Kyuhyun. Aroma yang -entahlah Minhyo tidak bisa menjelaskannya. Namun ia sangat menyukai aroma laki-laki itu.

    Erggg pas bagian itu 😂😂😂😂 gue ngiri bener sama minhyo. Menurut gue scen beginian sumpah adegan yg bikin deg deg kalau sama cowok gitu. Apalagi cowoknya kyu 😢😢😢

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s