정말 사랑해 (Jeongmal Saranghae) – Part 3

정말 사랑해 (Jeongmal Saranghae) – Part 3

Author       : Choineke

Title            : 정말 사랑해 (Jeongmal Saranghae)

Cast            : Choi Siwon

                         Choi Yongri as Park Yongri (OC)

Sub cast     : Park Jungsoo, Cho Kyuhyun, Goo Keyra (OC), Lee Donghae

Cameo        : Super Junior’s members

Genre         : Romance

Length      : Chapter

Rating        : PG-17

Author POV

 

Setelah Yongri merasa Siwon telah mampu menenangkan pikiran, Yongri dengan perlahan membuka pintu kamar Siwon. Ia menemukan Siwon sedang setengah berbaring di kasur dengan memainkan ponselnya. Entah Siwon tau atau tidak dengan kehadiran Yongri, ia tetap pada posisi semula. Yongri menutup pintu dan berjalan mendekati Siwon. Ia ikut naik ke atas kasur dan berbaring di sebelah Siwon. Ia miringkan badannya hingga menghadap Siwon.

“Oppa kau marah?” Tanyanya takut-takut.

“Ani.” Jawab Siwon ketus.

“Oppa kau marah.” Ucapnya lagi menarik kesimpulan. Siwon pun tidak memperdulikan lagi ucapan Yongri. Ia pura-pura menyibukkan diri dengan ponselnya. Setelah cukup lama, Siwon penasaran dengan apa yang di lakukan yeoja itu. Kenapa dia tidak berbicara apapun lagi setelah kalimat terakhir tadi yang di ucapkannya. Ketika ia alihkan pandangannya pada Yongri, ia mendapatkan gadis itu tertidur sembari menyembunyikan wajahnya di lengan Siwon. Siwon menghela nafas panjang melihat tingkah gadisnya. Ia meletakkan ponselnya, kemudian dengan hati-hati membalikkan tubuh Yongri menjadi terlentang. Siwon memperhatikan wajah Yongri yang tengah tertidur, hatinya mencelos ketika melihat pipi yeoja itu basah. Dan ia meyakini itu adalah air mata Yongri. Dengan hati-hati ia mengusap pipi Yongri kemudian mengecupnya pelan.

“Bagaimana mungkin aku bisa marah denganmu?” Gumam Siwon pelan. Di kecupnya lama kening Yongri kemudian mendekap tubuh yeoja itu ke dalam pelukannya. Dengan perlahan Siwon pun ikut terlelap dalam tidurnya.

~~~~~~~

Sinar matahari memaksakan Yongri untuk membuka matanya. Ia menyimpulkan ini sudah pagi, atau mungkin sudah siang. Mengingat cahaya matahari yang begitu menyengat. Ia mengerjapkan matanya berkali-kali hingga pandangannya menjadi jelas. Ia merasakan deru nafas pada puncak kepalanya. Yongri mendongakkan kepalanya dan mendapatkan Siwon yang masih tertidur pulas. Yongri baru sadar bahwa ia semalam tertidur di kamar Siwon. Di pandanginya wajah tampan Siwon ketika tidur. Dengan sedikit keberanian, di belaian pipi Siwon dengan pelan.

“Mianhaeyo oppa. Aku tidak pernah bermaksud untuk tidak jujur padamu.” Ucapnya pelan. Yongri pun melepaskan pelukan Siwon bermaksud untuk bangkit dari tempat tidur.

“Kau mau kemana?” Suara serak Siwon menghentikan pergerakannya. Dengan segera ia menoleh dan mendapatkan Siwon yang masih terpejam.

“Oppa kau sudah bangun?” Tanya Yongri setengah terkejut.

“Kau yang membangunkanku.” Jawab Siwon masih dengan nada ketus seperti semalam.

“Aku?”

“Siapa suruh kau bergerak di dalam pelukanku. Kau tau itu menganggu tidurku.” Seketika Yongri menjadi merasa bersalah lagi. Ia kembali meletakkan tangan Siwon di pinggangnya. Kemudian ia membenamkan wajahnya di dada Siwon.

“Mianhae oppa. Aku tidak akan bergerak lagi. Kau bisa melanjutkan tidurmu.” Ucap Yongri takut. Tanpa Yongri sadari Siwon tengah tersenyum melihat tingkah polosnya itu. Siwon mempererat pelukannya pada Yongri.

“Mianhae.” Ujar Siwon.

“Maaf sudah membuatmu menangis semalam.” Ujarnya lagi. Yongri mendongakkan kepalanya menatap Siwon yang tengah menatapnya juga.

“Aku yang minta maaf padamu oppa. Aku tidak bermak-”

“Sssttt.. Aku sudah tidak peduli lagi dengan masalah itu. Aku tidak peduli kau adik Leeteuk hyung atau bukan. Yang aku tau kau adalah yeojaku. Kau gadisku.” Ucap Siwon dengan menekankan pada kata ‘gadisku’.

“Tapi boleh aku tau kenapa kau melakukannya?” Tanya Siwon sedikit penasaran.

“Aku hanya tidak ingin kalian menyayangiku karena aku adik Jungsoo oppa. Aku ingin kalian menerimaku sebagai Park Yongri yang tidak memiliki siapapun. Bukan sebagai Park Yongri adik dari Park Jungsoo. Apa aku salah oppa?” Siwon tersenyum mendengar ucapan Yongri.

“Tapi kenapa? Bukankah lebih baik jika kami mengenalmu sebagai adik dari Leeteuk hyung?” Tanya Siwon lagi. Yongri menggeleng.

“Aku ingin mencari ketulusan oppa.” Jawab Yongri.

“Mianhae oppa sudah meragukan ketulusan kalian. Tapi sekarang aku sudah mendapatkannya. Gomawoyeo oppa.” Ucap Yongri lagi. Siwon semakin mempererat pelukannya.

“Ternyata aku tidak salah memilihmu sebagai yeojaku. Saranghae.” Bisik Siwon.

“Nado saranghae oppa.” Balas Yongri dan kembali membenamkan wajahnya pada dada Siwon, menghirup dalam-dalam aroma namja yang sekarang menempati posisi pertama di hatinya.

~~~~~~~~~~~

Yongri dan member super junior baru saja sampai di dorm. Ya, mereka baru pulang dari liburan mereka ke Indonesia.

“Lelahnyaa..” Keluh Ryeowook. Tampak seluruh member dan Yongri tengah duduk di sofa ruang tengah untuk merenggangkan otot-otot tubuh mereka. Perjalanan dari Indonesia ke Korea yang memakan waktu berjam-jam menguras sedikit tenaga mereka. Yongri bergegas ke kamarnya sembari membawa koper yang berisi barang-barangnya untuk di bereskan. Setelah itu ia kembali keluar dan melihat semua member belum beranjak dari tempatnya.

“Oppadeul kalau lelah istirahat di kamar.” Desisnya sembari menarik-narik tangan Leeteuk.

“Oppa ayo pindah ke kamar.” Suruhnya. Dengan malas Leeteuk bangkit dan beranjak ke kamarnya, diikuti dengan member yang lain -kecuali Siwon.

“Ya Tuan Choi tidur di kamarmu.” Ucapnya sembari menepuk pelan pipi Siwon.

“Aku malas. Biarkan aku tidur sebentar di sini.” Tolak Siwon sembari menepis pelan tangan Yongri yang belum beranjak dari pipinya.

“Andwaeyo.” Yongri menarik paksa tangan Siwon. Namun karena tubuhnya yang mungil dan tubuh Siwon yang kekar, ia malah jatuh menindih tubuh Siwon.

“Aww!!” Erangnya menahan sakit karena tubuhnya terbentur tubuh Siwon.

“Eoh? Gwenchana?” Tanya Siwon melihat Yongri meringis.

“Gwenchana, ahh tapi ini sedikit sakit. Tubuhmu keras sekali.” Keluh Yongri sembari menekan-nekan badan Siwon. Melihat Yongri yang baik-baik saja Siwon kembali memejam matanya sembari merasakan jar-jari mungil Yongri di badannya. Melihat itu, Yongri mendengus kesal. Sekilas ide jahil muncul di otaknya. Ia menyeringai kecil. Dengan perlahan Yongri mendekatkan mulutnya tepat di samping telinga Siwon. Ia menarik napas banyak-banyak, kemudian……..

“CHOI SIWON BANGUN !!!!!” Teriaknya sekencang mungkin.

“Aish YAAA!!” Balas Siwon murka. Yongri bangkit dan berkacak pinggang di hadapan Siwon.

“Kau mau pindah tidak?” Tanya Yongri dengan ekspresi kesalnya. Siwon mengacak rambutnya frustasi.

“Arrayo!!” Siwon berdiri dan menarik tangan Yongri menuju kamarnya.

“Ya lepaskan aku!”

“Diam!” Setelah sampai di kamarnya, Siwon mengunci pintu kamar.

“Ya! Ya! Kenapa di kunci?” Tanya Yongri bingung bercampur gugup.

“Aku ingin tidur….. Dan kau…..ikut aku tidur di sini.” Jawabnya enteng dan menghempaskan tubuhnya dan tubuh Yongri ke tempat tidurnya.

“Haaaahh!! Tempat tidur ini terasa lebih nyaman.” Ujar Siwon sembari merengkuh tubuh Yongri ke dekapannya. Yongri hanya bisa melongo dengan sikap Siwon.

“Kau tidak boleh keluar dari kamar ini sebelum aku bangun, arra?”

“W-wae?” Ucap Yongri akhirnya.

“Katakan ya atau kau ku cium?” Ancam Yongri. Yongri mendengus gusar.

“Ya.” Ucapnya dengan sedikit terpaksa.  Siwon tersenyum puas.

“Oppa…” Panggil Yongri.

“Hmm..” Jawab Siwon.

“Aku ingin bertemu orangtuamu. Bolehkah? Aku ingin berkenalan dengan mereka.” Ucap Yongri di dalam dekapan Siwon.

“Arraseo. Aku akan membawamu ke sana. Tapi tidak sekarang, ne? Tunggulah waktu yang tepat.” Jawab Siwon. Yongri menghela nafas.

“Wae? Kau marah?” Tanya Siwon.

“Aniyo.” Jawab Yongri.

“Lalu kenapa?”

“Aku tidak apa-apa. Sudahlah lebih baik sekarang tidur.”

~~~~~~~~~~

Hari ini semua member kembali ke aktifitas seperti biasa. Namun semua kegiatan mereka di mulai sedikit sore, sehingga pagi ini, mereka sedikit bersantai. Siang nanti mereka baru berencana akan ke SM building. Pagi ini mereka sibuk dengan urusan masing-masing. Leeteuk, Siwon, Donghae, Eunhyuk, Yesung dan Shindong sedang menonton TV bersama. Kyuhyun dan Yongri sedang bermain game di kamar Yongri. Ryeowook dan Sungmin sedang membicarakan tentang sukira.

‘Tingtong…. Tingtong’

 

“Biar aku yang buka.” Ujar Leeteuk menawarkan diri dan segera beranjak dari duduknya. Setelah pintu terbuka sempurna, mata Leeteuk membulat sempurna melihat siapa yang datang.

“Neo?” Ucap Leeteuk dengan menahan emosi yang entah sejak kapan muncul.

“Hahh.. Akhirnya ada orang juga di sini. Taukah kalian seminggu yang lalu aku terus ke sini, tetapi tidak ada yang membukakan pintu.” Keluh orang itu dan masuk begitu saja melewati Leeteuk.

“Keyra-ssi..” Panggil Leeteuk yang membuat langkah orang yang di panggil itu terhenti.

“Yes?” Balas Keyra.

“Adakah yang mengizinkanmu masuk?” Leeteuk berusaha untuk menahan emosinya yang sudah memuncak.

“Haruskah aku meminta izin?” Keyra kembali melanjutkan langkahnya dan tidak menghiraukan Leeteuk.

“Wahh sepertinya sedang santai nih..” Ucap Keyra ‘sok’ akrab. Member yang berada di sana tampak terkejut dengan kehadiran Keyra. Keyra yang tidak peduli langsung mengambil tempat di sebelah Siwon. Padahal tempat di sebelah Siwon telah diisi oleh Donghae. Seakan jijik dengan keberadaan Keyra di dekatnya, Donghae segera berdiri dan menjauh.

“Oppa apa kabar?” Tanya Keyra manja. Siwon mencoba menjauhkan sedikit posisi nya dengan Keyra, namun Keyra terus mendekat.

“Ya! Apa kau tidak punya malu?” Tanya Eunhyuk kesal.

“Wae? Apa aku menganggumu?”

“Sangat! Dan kau…..kau berhentilah menganggu Siwon. Siwon sudah memiliki yeojachingu.” Ucap Eunhyuk geram.

“Mwo?! Tetapi aku belum menjadi yeojachingu Siwon oppa lagi.” Jawab Keyra dengan percaya diri. Member yang ada di sana mengepal tangan menahan geram.

“Bukan kau! Tapi Yongri. Jadi jauhkan tubuhmu itu dari Siwon.” Geram Leeteuk. Tubuh Keyra tampak menegang mendengar ucapan Leeteuk. Ia memandangi wajah Siwon yang sedang tersenyum salah tingkah.

“Jeongmalyeo oppa?” Tanya Keyra pada Siwon. Siwon mengangguk mantap.

“Kumohon kau bisa menjaga jarak. Aku tidak ingin Yongri salah paham.” Ucap Siwon. Keyra berdeham pelan untuk meredam emosinya pada Yongri.

“Chu-chukhaeyo oppa. Akhirnya kau menemukan penggantiku.”. Kata Keyra dengan nada sedikit mengejek.

“Ah ne gomawo.” Balas Siwon singkat.

“Jadi untuk apa lagi kau disini?” Tanya Leeteuk berusaha untuk mengusir Keyra.

“Jika aku disini tidak bisa sebagai yeojachingu Siwon oppa, bisakah aku berada disini sebagai temannya?” Tanya Keyra balik. Tidak ada yang menjawab pertanyaan Keyra.

“Oppa, bolehkah aku memberimu selamat satu kali lagi secara special?”

“Special?” Siwon yang masih memasang raut kebingungan langsung terkejut saat Keyra mendaratkan bibirnya di bibir Siwon. Bertepatan dengan itu, Yongri dan Kyuhyun baru keluar dari kamarnya setelah selesai bermain. Tubuh Yongri menegang melihat pemandangan yang seolah-olah Siwon berciuman dengan Keyra. Kyuhyun yang menyadari itu langsung membalikkan tubuh Yongri agar tidak terus melihat itu.

“YA BRENGSEKKK!!” Teriak Kyuhyun menyadarkan Siwon dan langsung mendorong kasar tubuh Keyra. Siwon menoleh dan terpaku ketika mendapati Yongri dalam dekapan Kyuhyun.

“Apa yang kau lakukan Goo Keyra?” Geram Siwon.

“Aku? Aku hanya memberimu selamat.” Jawab Keyra cuek diiringi senyum kemenangan.

“Keluar dari dorm ini!” Ucap Siwon tajam.

“Kau mengusirku?”

“AKU BILANG KELUAR!” Bentak Siwon dan membuat tubuh Keyra tersentak.

“Okay.. Aku akan keluar, tidak perlu membentak. Dan ngomong-ngomong, terima kasih atas ciumannya.” Ujar Keyra dengan meraba bibirnya dan tersenyum sinis. Sebelum benar-benar keluar, Keyra berhenti di hadapan Kyuhyun yang sedang menatapnya tajam. Kemudian ia beralih melihat Yongri yang sedang memunggunginya.

“Chukhaeyo Yongri-ssi. Apa kau senang? Semoga kesenanganmu itu bisa terus berlanjut.” Ucapnya dan tidak di pedulikan sama sekali oleh Yongri.

Setelah Keyra keluar dari dorm, keadaan dorm menjadi hening dan tidak ada yang bergerak dari posisinya satu orang pun. Tidak lama, tubuh Yongri mulai bergetar dan isakan pun terdengar. Yongri hampir terjatuh di lantai jika Kyuhyun tidak menahannya. Siwon segera berdiri dan menghampiri Yongri.

“Yongri-ya..” Panggil Siwon sembari memegang pundak Yongri. Yongri menyeka air matanya dan berbalik menghadap Siwon. Ia mencoba menatap Siwon dan tersenyum.

“Ne oppa?” Jawabnya dengan sedikit terisak.

“Mianhae. Itu tidak seperti yang kau lihat.” Jelas Siwon.

“Nan gwenchana. Aku ingin istirahat dulu. Tolong jangan ganggu aku.” Ucap Yongri dan segera memasuki kamarnya, tak lupa menguncinya. Di dalam kamar Yongri memeluk bantal dan menangis sejadi-jadinya. Ia membekap wajahnya dengan bantal untuk meredam suara tangisnya.

Sementara di luar, keadaan masih sedikit tegang.

“Apa yang kau lakukan, hyung?” Tanya Kyuhyun dengan nada kecewa.

“Kau… Kau menyakiti Yongri, hyung. Kau tau itu?” Ucapnya lagi masih dengan nada kecewa dan putus asa.

“Ini tidak seperti yang kau lihat Kyuhyun-ah. Keyra yang menciumku.” Jawab Siwon membela diri.

“Tapi kau bisa menolaknya kan hyung?” Ucap Kyuhyun lagi. Belum sempat Siwon menjawab, Leeteuk berjalan menghampiri Siwon dan……..

BUGHHH!!

“HYUNG!!” Teriak beberapa member terkejut melihat Leeteuk yang memukul Siwon.

“Ku harap pukulan ini bisa menyadarkanmu dari ketidaktegasanmu.” Ucap Leeteuk dingin dan berlalu dari hadapan mereka. Siwon meringis memegangi sudut bibirnya yang berdarah. Sedangkan member lain hanya bisa menghela nafas dan tidak tau harus berbuat apa.

“Hahh.. Sudah ku duga nenek sihir itu pasti akan berulah lagi.” Ucap Ryeowook ketika semua member kecuali Kyuhyun, Leeteuk, dan Siwon berkumpul di ruang tengah.

“Apa dia akan mencelakakan Yongri lagi?” Ujar Yesung khawatir.

“Entahlah, kita harus berbuat sesuatu untuk menghentikan tindakannya yang semena-mena itu.” Jawab Shindong.

“Tapi, aku sedikit setuju dengan ucapan Leeteuk hyung tadi.” Kata Sungmin.

“Yang mana?” Tanya Eunhyuk.

“Siwon memang tidak ada ketegasan.” Jawab Sungmin. Semua member mengangguk setuju.

“Tapi, kita sama-sama tau bagaimana sifat Siwon. Dia memang tidak bisa berbuat kasar pada wanita. Apalagi Keyra merupakan seseorang yang sangat dicintainya dulu.” Ucap Donghae mencoba membela Siwon. Lagi-lagi semua member mengangguk.

“Sekarang apa yang harus kita lakukan? Aku khawatir dengan Yongri” Ucap Donghae lagi.

“Nan molla hyung. Aku juga khawatir dengan keadaan Yongri.” Sambar Ryeowook.

“Sudahlah, kita bicarakan saja nanti. Sekarang ayo kita ke SM building, ingat kita ada performance.” Ujar Eunhyuk.

“Sungmin-ah, kau panggil Kyuhyun. Aku akan memanggil Leeteuk hyung. Dan kau Eunhyuk-ah, panggil Siwon.” Perintah Yesung dan di sambut anggukan dari Sungmin dan Eunhyuk.

Yongri meringkuk di atas tempat tidurnya. Pandangannya lurus ke depan tetapi tatapannya kosong. Beberapa kali ia menghela nafas.

“Ada apa denganmu Park Yongri? Kenapa kau tadi menangis? Apa kau cemburu?” Gumamnya pada diri sendiri.

“Bukankah wajar jika aku cemburu? Siwon oppa itu namjaku. Kenapa Keyra terus mendekati Siwon oppa.” Ucapnya lagi sembari menghela nafas putus asa.

“Haruskah aku marah pada Siwon oppa? Tapi aku tidak bisa. Aku sangat mencintainya. Ya Tuhan otteokeh?” Ucap Yongri sembari mengacak rambutnya frustasi. Akhirnya ia memutuskan untuk keluar dari kamarnya. Ketika keluar, ia mendapati dorm kosong.

“Jungsoo oppa…” Panggilnya. Namun tidak ada jawaban.

“Apa mereka sudah pergi? Huhh,, mereka tidak pamitan padaku.” Ucapnya kecewa. Yongri akhirnya duduk di ruang tengah dan menonton TV. Setengah jam menonton TV, ia merasakan lapar. Ia beranjak ke dapur dan membuka kulkas namun tidak mendapatkan sesuatu yang bisa di masak.

“Aku lapar sekali. Bagaimana ini? Aku takut untuk keluar.” Keluhnya. Ia melihat jam yang menunjukkan pukul 7 malam. Ia mencari ide dan mencoba menghubungi Leeteuk.

“Yoboseo oppa..” Ucapnya ketika Leeteuk menjawab teleponnya.

“Ada apa Yongri-ya? Neo gwenchana?” Tanya Leeteuk.

“Ne, nan gwenchana. Oppa kau pulang jam berapa?”

“Aku tidak tau, mungkin pukul 9 atau 10.” Raut wajah Yongri menyiratkan kekecewaan. Bagaimana mungkin dia menunggu Leeteuk sampai jam segitu untuk membelikannya makanan.

“Ada apa memangnya?” Tanya Leeteuk.

“Ah aniyo. Baiklah aku hanya tanya itu saja. Annyeong oppa.” Ia langsung memutuskan sambungan telepon dan memegangi perutnya.

‘Otteokeh? Apa aku harus keluar mencari makanan?’ Batinnya. Setelah menimbang-nimbang dan perutnya juga tidak bisa di ajak bekerja sama, ia memutuskan untuk membeli makanan. Ia berencana untuk membeli makanan di dekat dorm saja. Ia mengedarkan pandangannya ketika sampai pintu lobby.

“Ah ada jajangmyeong!” Ucapnya senang. Tampak kedai jajangmyeon di seberang yang kebetulan sedang buka di sana. Jaraknya juga tidak terlalu jauh, sehingga Yongri langsung memutuskan untuk ke sana. Ketika ia hendak menyebrang, sebuah mobil berhenti tepat di depannya. Keluarlah dua orang pria memakai tuxedo hitam, salah satu dari mereka membawa sapu tangan di tangannya. Mereka menghampiri Yongri dan langsung membekap mulut dan hidungnya.

“…mmmmpphhh…mmmppphhh….” Yongri mencoba berontak, namun tidak lama tubuhnya terkulai lemas. Dua orang tadi langsung membawanya ke dalam mobil.

“Bagus!” Ucap seorang yeoja di dalam mobil itu.

~Kara Mr. Simple~                            

Semua penonton bersorak sorai ketika Super Junior menyelesaikan penampilan mereka dengan membawa lagu Mr Simple.

“Gamsahamnida….” Ucap Leeteuk dan beberapa member yang lain sembari membungkukkan badan mereka. Setelah itu mereka melambai-lambai pada penonton dan bergegas ke backstage.

“Yeeaayyy.. Akhirnya selesai juga.” Ucap Ryeowook riang.

“Kaja kalian segera beres-beres. Kita harus segera pulang. Yongri sendirian di dorm. Aku khawatir padanya.” Ujar Leeteuk sembari membereskan barang-barangnya.

“Ne, hyung.” Jawab beberapa member.

Di dalam van beberapa member ada yang sedang mengobrol, ada yang mendengarkan lagu, bahkan ada yang tertidur. Kelelahan tampak sekali di wajah mereka. Bahkan keringat pun masih bersarang di pelipis mereka.

“Wonnie, setelah ini apa yang akan kau lakukan pada Yongri?” Tanya Leeteuk tiba-tiba, membuat suasana van menjadi hening dan sedikit tegang.

“Ada apa?” Tanya prince manager melihat suasana menjadi hening. Tidak ada yang menjawab pertanyaan sang manager. Mereka takut salah bicara jika memutuskan untuk menjawab.

“Aku akan minta maaf padanya, hyung. Kau tenang saja.” Jawab Siwon akhirnya.

“Baguslah. Tapi ku harap setelah ini kau bisa lebih tegas pada Keyra. Kau tau dia wanita seperti apa.” Pesan Leeteuk.

“Arraseo hyung. Aku tau apa yang harus aku lakukan.” Jawab Siwon lagi.

“Ya! Ini ada apa?” Tanya prince manager lagi.

“Aniyo hyung. Masalah pribadi.” Jawab Leeteuk.

Ketika mereka sampai di dorm, jam menunjukkan pukul setengah 11 malam.

“Jaljayo yeorobeun.” Ucap Eunhyuk dan langsung masuk ke kamarnya. Siwon tidak langsung menuju kamarnya, melainkan menuju kamar Yongri.

‘Tok…tok…tok…’

Tidak ada jawaban dari dalam kamar Yongri. Akhirnya Siwon pun segera membuka pintu yang memang tidak di kunci.

“Yongri-ya…” Ucapnya. Namun seketika ia terkejut ketika tidak menemukan Yongri di dalam.

“Yongri-ya… Eodiga?” Ucap Siwon panik. Siwon memeriksa ke kamar mandi namun hasilnya juga nihil.

“Ya Park Yongri! Kau di mana?” Teriak Siwon bermaksud agar Yongri mendengarnya.

“Ada apa hyung?” Tanya Kyuhyun ketika mendengar teriakan Siwon.

“Yongri tidak ada di dorm.” Jawab Siwon putus asa.

“Mwo?! Jangan bercanda hyung.”

“Apa kau pikir aku punya waktu untuk bercanda Kyuhyun-ah?” Tanya Siwon semakin putus asa. Siwon segera menekan beberapa angka pada iphonenya. Di letakkan benda persegi panjang itu di telinganya dan berharap orang yang memiliki nomor itu menjawabnya.

“Akhh!!” Erangnya kesal karena orang itu yang tak lain adalah Yongri tidak juga menjawab teleponnya.

“Ada apa ini? Kenapa ribut sekali?” Tanya Leeteuk dan segera menghampiri Siwon dan Kyuhyun.

“Yongri tidak ada di sini, hyung.” Jelas Siwon.

“Mworago? Apa yang kau katakan Siwon-ah?” Tanya Leeteuk tak percaya.

“Dia tidak ada di mana-mana, hyung. Aku sudah meneleponnya, tapi tidak ada jawaban.” Ucap Siwon lagi semakin terdengar putus asa. Semua member berhambur di ruang tengah ketika mendengar keributan. Mereka terkejut ketika mengetahui Yongri tidak ada di tempat yang seharusnya.

“Aku akan coba cari di luar.” Ucap Siwon dan bergegas keluar dari dorm.

“Aku ikut!” Teriak Leeteuk.

Tiga puluh menit kemudian, Leeteuk dan Siwon kembali ke dorm dengan nafas terengah dan wajah kecewa.

“Otteokeh?” Tanya Eunhyuk.

“Eobseo.” Jawab Siwon lemas. Semua member mengerang frustasi.

“Apa mungkin ini perbuatan Keyra?” Tebak Donghae.

“Mwoya? Apa maksudmu Hae? Mana mungkin Keyra di balik ini semua.” Ujar Siwon setengah percaya.

“Kenapa tidak? Dia pernah menyakiti Yongri. Bukan tidak mungkin jika ia kembali melakukannya.” Sambar Kyuhyun cepat.

“Mwo? Menyakiti Yongri?” Raut wajah Siwon benar-benar menyiratkan kebingungan. Kyuhyun terdiam, tidak berniat menjawab pertanyaan Siwon.

“Ya! Apa maksudmu Kyuhyun-ah?” Tanya Siwon gusar sembari menghampiri Kyuhyun dengan sedikit emosi.

“Brengsek!!” Teriak Leeteuk frustasi. Semua member menoleh ke arah Leeteuk.

“Hyung tenanglah. Yongri pasti baik-baik saja.” Ucap Sungmin menenangkan.

“Bagaimana mungkin aku bisa tenang? Dia itu adikku! Adik kandungku! Dia trauma keluar malam, dan sekarang dia tidak tau di mana. Ini sudah malam. Aakkhh!!” Teriak Leeteuk lagi. Siwon merasa matanya mulai memanas. Perasaan marah, kecewa, sedih, putus asa mulai menguasainya.

“Coba kau hubungi Keyra, hyung.” Ucap Kyuhyun datar. Siwon memandang Kyuhyun dengan raut wajah bingung, namun ia tetap melakukannya. Namun hasilnya nihil, sama seperti Yongri.

“Nomornya tidak aktif.” Kata Siwon.

“Aku yakin ini pasti ulahnya!” Ucap Leeteuk.

“Sebenarnya apa maksud kalian? Kenapa kalian bisa terlalu yakin bahwa Keyra di balik ini semua? Tolong beritau aku. Yongri itu kekasihku. Kumohon jangan sembunyikan apapun.” Ucap Siwon dengan setetes airmata membasahi pipinya. Tubuhnya merosot dengan lutut sebagai penyanggahnya. Yesung menghampiri Siwon dan merangkul pundaknya.

“Berdirilah Siwon-ah.”

“Aniyo. Katakan padaku apa yang terjadi. Jebal.” Pintanya lagi.

“Kau ingat kejadian ketika Yongri hampir di perkosa?” Ucap Kyuhyun tiba-tiba dan membuat Siwon mendongakkan kepalanya menatap Kyuhyun.

“Itu semua atas perintah Keyra.” Lanjutnya.

“MWO?!” Teriak Siwon.

“K-kau ber-bercanda?” Tanya Siwon terbata.

“Wae? Kau tidak percaya perempuan itu mampu melakukannya? Dia itu iblis!” Jawab Kyuhyun setengah emosi.

“Kalau sampai ini memang perbuatannya. Aku akan membunuhnya dengan tanganku sendiri.” Ucap Leeteuk dingin.

“Sebaiknya sekarang kita istirahat. Besok kita pikirkan kembali apa yang harus kita lakukan.” Ucapnya lagi.

“Mworago? Hyung! Kau masih bisa memikirkan istirahat sementara keadaan Yongri tidak tau dimana?” Ujar Siwon.

“LALU AKU HARUS APA SIWON-AH?? AKU TAU KAU KHAWATIR. TAPI DIA HANYA KEKASIHMU, SEDANGKAN AKU.. DIA ADALAH ADIKKU. AKU LEBIH KHAWATIR DARIPADA KAU!” Ucap Leeteuk berteriak meluapkan emosi dan juga kekhawatirannya.

“Kita sudah bersama-sama mencarinya. Dan kau tau hasilnya nihil. Lalu apa yang harus kita lakukan lagi sekarang? Kita juga harus melihat keadaan supaya bisa tau apa yang harus kita lakukan.” Lanjutnya dengan nada lebih rendah. Eunhyuk dan Donghae segera menghampiri Siwon dan menarik namja itu untuk segera masuk ke kamarnya. Sementara Shindong menuntun Leeteuk untuk kekamarnya, ia juga sekalian ingin menenangkan pikiran leader mereka itu. Dan para member yang lain segera melesat ke kamar mereka masing-masing.

~~~~~~~~~

“CUT!!” Teriak sang sutradara. Dengan tergesa-gesa, sutradara tersebut menghampiri Siwon.

“Neo!! Hahhh.. Apa yang sebenarnya terjadi denganmu Choi Siwon? Kau tau, kita sudah dua puluh lima kali mengulang scene ini. Ya Tuhan, ada apa denganmu?” Geram sutradara di hadapan Siwon. Siwon hanya bisa menundukkan kepala merasa bersalah.

“Jika kau ada masalah, tolong kau selesaikan baik-baik dan jangan menganggu syuting ini. Disini bukan hanya kau sendirian, arraseo?” Ucap sutradara lagi.

“Arraseo, hyung. Mianhada.” Ucap Siwon sembari membungkukkan badannya.

“Hahh!! Percuma jika kita lanjutkan syuting hari ini. Besok kita lanjutkan lagi.” Teriak sang sutradara agar dapat di dengar oleh semua kru. Siwon menghela nafas berat dan berjalan gontai ke arah mobilnya. Kehilangan Yongri yang sudah memasuki hari ke tiga, benar-benar menganggu pikirannnya.

“Akhhh!!” Teriaknya sembari memukul stir mobil.

“Yongri-ya, neo eodiga?” Gumamnya. Siwon menjalankan mobilnya kembali ke dorm. Di dalam perjalanan, ia terus memperhatikan jalan yang mungkin saja terdapat Yongri di sana. Namun hasilnya nihil. Bahkan orang yang mirip Yongri sekalipun tidak di temukannya. Beberapa saat kemudian dia sampai di basement dorm. Dengan sedikit tergesa ia menuju lift dan sampai di dorm.

“Apa sudah ada kabar?” Tanyanya langsung pada siapa saja yang ada di dalam sana.

“Belum sama sekali.” Jawab Shindong putus asa.

“Bukankah ini aneh, kenapa di saat bersamaan handphone Keyra juga tidak bisa dihubungi? Aku semakin curiga ini semua ulahnya.” Ujar Sungmin. Siwon menghampiri member dan duduk di sofa. Ia menengadahkan kepalanya dan bersandar di sana. Sambil memejamkan mata, Siwon memikirkan bagaimana keadaan Yongri sekarang. Apa ia sudah makan? Apa ia baik-baik saja? Atau bahkan sebaliknya. Tanpa di sadarinya, setetes air mata lolos dari sudut mata Siwon yang terpejam. Donghae yang kebetulan berada di sebelahnya melihat itu dan memandang Siwon dengan prihatin.

“Dia pasti baik-baik saja Siwon-ah.” Ucap Donghae sembari memukul pelan pundak Siwon.

“Aku juga berharap begitu. Tapi mengingat bagaimana terpukulnya ia saat kejadian waktu itu, membuatku ragu dengan pikiran itu. Bagaimana jika saat ini ia sedang ketakutan? Siapa yang akan menenangkannya, Hae?” Ucap Siwon. Semua member hanya bisa menghela nafas.

“Aku bukan kekasih yang pantas untuknya. Aku bahkan tidak bisa menjaganya. Dan tidak tau keberadaannya di mana. Aku….aku….” Airmata Siwon semakin banyak mengalir dari sudut matanya. Ia masih mempertahankan posisinya seperti tadi. Eunhyuk menghampiri Siwon dan mengambil duduk di sebelahnya. Di tariknya tubuh Siwon dan memeluk seseorang yang sudah di anggapnya saudara itu.

“Kau yang terbaik Siwon-ah. Jika kau berkata seperti itu di hadapannya, Yongri pasti kecewa.” Ucapnya sembari mengelus punggung Siwon.

“Aku takut Hyuk-ah.. Aku takut..” Gumamnya di dalam pelukan Eunhyuk.

Leeteuk dengan terburu-buru memarkirkan mobilnya di depan rumah orangtuanya. Setelah itu ia segera masuk ke sana dan mencari siapa saja yang ada di sana.

“Eomma… Eommaa…” Teriaknya.

“Ya! Ada apa Jungsoo-ya, kenapa teriak-teriak?” Ucap Eommanya yang keluar dari dapur masih dengan memakai celemek.

“Eomma, apa Yongri sempat kemari?” Tanya Leeteuk.

“Mwo?! Apa maksudmu? Terakhir dia kemari adalah saat bersama kau waktu itu.” Jawab Eommanya. Leeteuk langsung menunduk kecewa.

“Ada apa Jungsoo-ya? Apa yang terjadi pada Yongri?” Tanya Eommanya dengan perasaan sedikit khawatir. Leeteuk hanya diam saja tidak tau harus mengatakan apa.

“Jungsoo katakan padaku!” Ucap Eommanya yang semakin khawatir.

“Eomma…. Yongri…dia hilang.”

“MWO?!”

“Ada apa ini? Kenapa eomma berteriak?” Ucap In Young yang entah datang dari mana. Eomma yang saat itu masih berdiri mendadak merosot dan langsung di tahan oleh Jungsoo dan In Young.

“Eomma!!” Teriak mereka bersamaan.

“Jungsoo ada apa?” Tanya In Young lagi.

“Andwae Jungsoo-ya. Yongri….Yongri anakku.” Gumam Eommanya sambil terisak.

“Noona kita antarkan eomma ke kamar dulu. Aku akan jelaskan semuanya.” Ucap Jungsoo dan di jawab anggukan oleh In Young. Mereka membawa eomma mereka ke kamarnya. Setelah itu mereka membaringaknnya dan menyelimutinya. Eomma masih terus bergumam memanggil Yongri.

“Eomma tenang saja. Aku akan menemukan Yongri.” Ujar Leeteuk menenangkan.

Setelah eomma tertidur, In Young segera menarik Leeteuk keluar dari kamar itu.

“Jelaskan padaku, ada apa dengan Yongri?” Tanya In Young to the point.

“Yongri hilang, noona. Ia tidak ada di dorm semenjak tiga hari yang lalu. Kami tidak bisa menghubunginya.” Jawab Leeteuk frustasi.

“Mwo?! Ya Park Jungsoo! Apa kau tidak menjaga adikmu dengan baik, huh?! Apa saja yang kau lakukan di dorm itu?” Teriak In Young marah.

“Ssttt noona! Kau bisa membangunkan eomma!” Ucap Leeteuk gusar.

“Aku tau aku salah. Tapi ini bukan pertama kalinya aku meninggalkan Yongri di dorm. Selama ini dia baik-baik saja.” Ucapnya lagi. In Young menekan pelipisnya yang mendadak sakit.

“Bagaimana jika appa tau.” Desis In Young.

“Noona kumohon bantu aku. Kau harus memberitau appa mengenai masalah ini, kau hubungi semua teman Yongri yang memungkinkan Yongri ada di sana. Jika ada perkembangan beritau aku noona.” Pinta Leeteuk. In Young menghela nafas berat dan mengangguk.

“Jika kau temukan dia jangan lupa juga memberitau kami.” Ucap In Young. Sama seperti halnya In Young, Leeteuk pun mengangguk.

“Semoga kau baik-baik saja adikku.” Gumam in Young.

“Aku pergi dulu noona.” Ucap Leeteuk dan segera berlalu dari rumahnya. Setelah keluar dari kawasan rumahnya, Leeteuk berkeliling Seoul untuk kembali mencari Yongri. Sejujurnya ia tidak tau harus mencari kemana, tapi daripada ia harus duduk-duduk dan menunggu hasil itu membuatnya semakin khawatir. Leeteuk terus menoleh ke kanan dan ke kiri untuk menemukan sosok Yongri. Ia mendesah pelan ketika tidak mendapatkan hasil. Namun tiba-tiba ia memicingkan matanya ketika melihat seorang yeoja yang menyerupai Yongri sedang berjalan memunggunginya. Dengan cepat Leeteuk menepikan mobilnya dan segera keluar. Tanpa penyamaran sama sekali, Leeteuk berlari kecil menyusul yeoja itu.

“YONGRI!!” Teriak Leeteuk, membuat beberapa orang menoleh padanya.

“Yongri..” Panggil Leeteuk sembari meletakkan tangannya di pundak yeoja yang masih membelakanginya itu. Merasa pundaknya memiliki beban, yeoja itu menoleh.

“Ne? Ada ap- Eoh? Bukankah kau Leeteuk super junior?” Ucap yeoja itu yang ternyata bukan Yongri.

“Ahh maaf agashi. Saya pikir anda seseorang yang saya kenal.” Kata Leeteuk sembari membungkukkan badannya berkali-kali dan segera berlalu dari sana.

“Yongri, kau membuatku gila!!” Ucapnya gusar dan kembali menjalankan mobilnya.

~~~~~~~~~~

Sebuah gudang tua yang tidak berpenghuni selama bertahun-tahun, beberapa hari ini menjadi tempat yang berpenghuni. Cahaya yang remang-remang berdasarkan sinar matahari yang masuk melewati celah, serta sebuah api unggun kecil di tengah ruangan membuat semua orang yakin jika gudang itu di tempati oleh seseorang atau bahkan beberapa orang. Seorang yeoja yang tidak sadarkan diri tengah duduk di sebuah kursi kayu dengan tubuh terikat oleh tali. Wajah yang lebam serta beberapa memar di tubuhnya, membuat tenaganya terkuras. Tampak dua orang laki-laki bertuxedo hitam serta memakai kacamata hitam berdiri tidak jauh dari yeoja yang tidak sadarkan diri itu.

“Bangunkan dia!” Perintah seseorang kepada pria bertuxedo yang ada di sana. Dengan cepat pria itu mengambil ember yang berisi air dan menyiramkannya pada yeoja tak berdaya itu.

“Ngghh..” Erangnya ketika merasakan perih di sekujur tubuhnya.

“Heii!! Kau kira aku membawamu ke sini hanya untuk tidur, huh?!” Ucap orang itu lagi.

“Kau….apa yang kau…inginkan..?” Ucap yeoja itu dengan susah payah.

“Hahh.. Harus berapa kali kubilang, LEPASKAN CHOI SIWON!! Apa kau tuli? Siwon oppa itu milikku, gadis bodoh!!” Teriaknya. Yeoja itu tersenyum sinis.

“Apa kau tidak punya malu, huh?! Sadarkah kau Siwon oppa sudah tidak mencintaimu lagi?” Balas yeoja itu.

“PARK YONGRI BRENGSEK!!”

“Cambuk dia!!” Perintahnya lagi. Dua pria bertuxedo itu mengangguk dan segera mencambuk tubuh Yongri yang sudah tidak berdaya.

“Akkhhh!!” Teriak Yongri kesakitan.

‘Jungsoo oppa tolong aku. Siwon oppa selamatkan aku. Kyuhyun oppa temukan aku. Jebal.’ Batin Yongri.

“Ku…..mo…hon henti…kan..” Ucap Yongri terbata. Orang itu mengangkat tangannya ke atas pertanda untuk berhenti.

“Jadi kau mau melepaskannya?” Tanyanya lagi. Yongri menggeleng.

“Brengsek! Sampai kapan kau akan merebut semua milikku Yongri-ssi? Dari dulu sampai sekarang kau selalu merebut milikku.” Geram orang itu.

“Mwo?! Apa maksudmu?”

“Jadi kau benar-benar tidak ingat aku?” Yongri menggeleng.

“Coba kau pikirkan baik-baik namaku. Goo…Key…Ra..” Yongri tampak berpikir, namun beberapa saat kemudian matanya membulat.

“Kau ingat sekarang, huh? Goo Keyra, seseorang yang posisinya selalu kau rebut! Semua yang ku miliki kau rebut. Kau brengsek Park Yongri!!” Umpat Keyra sembari melayangkan tamparan pada pipi Yongri.

“Aku……aku tidak pernah merebut apapun darimu.” Ucap Yongri.

Flashback…..

“Anak-anak, hari ini kalian akan kedatangan murid baru.” Ucap Jung seosangnim.

“Namja atau yeoja, sam?” Tanya seorang namja.

“Kalian lihat saja. Kau… Ayo masuk dan perkenalkan dirimu.” Ucap Jung seosangnim lagi.

“Ne, sam. Annyeong.. Joneun Park Yongri imnida. Bangapseumnida.” Ucap murid baru itu yang bernama Yongri.

“Yongri kau cantik! Kenalkan aku Kim Taewon.” Ujar seorang namja yang langsung di sambut teriakan heboh oleh siswa lain.

“Sudah-sudah.. Sekarang Yongri-ssi, kau bisa duduk di……..ah di sebelah Cha Dongjoo..” Ujar Jung seosangnim sembari menunjuk salah satu bangku kosong. Yongri mengangguk dan segera duduk di tempatnya.

“Annyeong. Cha Dongjoo imnida.” Ucap namja tampan yang duduk di sebelah Yongri itu.

“Park Yongri.” Ujar Yongri sembari tersenyum manis.

“Ah kau sangat cantik. Benar kata Taewon.” Kata Dongjoo malu-malu.

“Kau bisa saja Dongjoo-ssi.” Ucap Yongri tidak kalah malu.

“Tidak perlu seformal itu Yongri-ya. Bolehkan aku memanggilmu seperti itu?”

“Ne, terserah kau saja.”

“Oh ya, jika kau tidak keberatan, aku bisa mengantarmu untuk berkeliling sekolah ini.”

“Jinjjayeo? Apa tidak merepotkan?”

“Aniyo.. Tentu saja tidak.” Semenjak hari perkenalan itu, Yongri dan Dongjoo menjadi semakin dekat. Dongjoo merupakan idol di sekolah itu yang mendapat julukan “prince”. Semua yeoja iri melihat kedekatan Yongri dengan Dongjoo. Tanpa Yongri ketahui, Dongjoo menaruh perasaan padanya. Tetapi Yongri yang memang dari awal menganggap Dongjoo sebagai teman, tidak pernah menanggapi perasaan itu.

“Dongjoo-ya..” Panggil seorang yeoja seksi yang datang entah dari mana.

“Eoh? Keyra-ssi.. Ada apa?” Tanya Dongjoo pada yeoja yang di panggil Keyra itu.

“Dongjoo-ya, nuguya? Kekasihmukah?” Tanya Yongri sembari terkekeh pelan.

“Aniyo. Dia hanya temanku. ” Jawab Dongjoo sembari mengibaskan tangannya di depan wajah Yongri.

“Jika kekasihmu juga tidak apa-apa.” Ucap Yongri.

“Kau siapa?” Tanya Keyra pada Yongri.

“Ah Joneun Park Yongri imnida.” Ucap Yongri seramah mungkin. Keyra tidak memperdulikan Yongri dan kembali fokus pada Dongjoo.

“Dongjoo-ya, bagaimana kalau malam ini kita pergi bersama?” Ajak Keyra.

“Ah mianhae, Keyra-ssi. Aku sudah ada janji dengan Yongri.” Tolak Dongjoo dengan halus. Keyra memandang Yongri dengan tidak suka, kemudian keluar dari kelas itu.

Keyra merupakan yeoja populer di sekolah itu. Jika Dongjoo di juluki “prince”, maka Keyra adalah “princess”. Dia cantik, kaya, pintar. Tetapi Keyra sangat sombong. Semenjak kehadiran Yongri, lama-lama julukan itu berpindah padanya. Yongri cantik, kaya, pintar, tetapi tidak sombong. Sehingga semua orang senang berteman dengannya. Keyra merasa kehadiran Yongri menganggu hidupnya. Ia beranggapan jika Yongri mengambil semua yang menjadi miliknya, mulai dari julukan itu, peringkat di sekolah, sampai perhatian Dongjoo. Pernah suatu saat Keyra hendak mengerjai Yongri, namun sialnya ia ketahuan oleh Leeteuk yang kebetulan menjemput Yongri.

“Goo Keyra..” Ucap Leeteuk sembari membaca badge nama Keyra.

“Nuguya?” Tanya Keyra ketus.

“Na? Naneun Park Jungsoo. Kakak kandung Park Yongri. Kau….jika kau berani mengganggu Yongri, aku akan membalasmu. Arra?” Ancam Leeteuk.

Flachback end….

–To be continued–

Advertisements

17 thoughts on “정말 사랑해 (Jeongmal Saranghae) – Part 3

  1. kasihan yongri, sih keyra ma udah sadar dari awal
    yongrinya aja yang ga sadar, siapa keyra..
    parah tuh cewe, masa mpe dicambuk sih, ckckck…
    semoga yongri cepet ditemuin deh, miris kondisinya si yongri…

  2. aigoo Keyra jahat banget dari dulu sama Yongri dan ternyata mrk dulu satu sekolah.. Kasihan Siwon oppa and Yongri

  3. Hwaaaaa yongri d culik, keyra bener2 jaatt dia cm iri sm yongri ternyata dr dulu…
    siwon juga mau2 aja d cium wanita centil itu,siwon sedih banget ga tega liatnya…u,u
    plisss cepet temuin yongri…

  4. Oommmooooo, keyra mintah dibunuh sumvehhhhh-_- omegoottt dia parah sekaliiii-_-
    ayodongggg masa gaada yang bisa nemuin yongri!! Oppadeullll FIGHTINGGGG

    nice job thor^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s